Bola.net - - Johann Zarco mengaku dirinya bakal mudah tampil kompetitif andai benar-benar membela Repsol Honda, namun yakin bahwa membela Red Bull KTM Factory Racing merupakan tugas yang lebih menantang. Hal ini dinyatakan Zarco dalam wawancaranya dengan Tutto Motori.
Zarco memang sempat santer dikabarkan bakal menjadi tandem Marc Marquez, namun ia yakin Marquez akan terus menjadi rider nomor satu di Repsol Honda. Di lain sisi, KTM sangat menginginkannya, dan berjanji memberinya segala perangkat terbaik baginya untuk merebut gelar dunia.
"Saya bisa katakan KTM lah yang lebih menginginkan saya. Meski pada suatu titik saya bisa membela Honda, sejatinya tak ada tawaran nyata, dan saya harus ambil keputusan. Saya percaya pada tantangan baru ini. Jelas dengan Honda bakal lebih mudah bertarung di depan, tapi inilah keputusan saya dan saya menyukainya," ujarnya.
Bantah Polemik dengan Rossi
Sebelum santer dikabarkan ke Honda dan KTM, Zarco juga sempat terang-terangan mengincar salah satu kursi di tim pabrikan Yamaha. Sayang, keinginannya tak terwujud karena Yamaha memilih mempertahankan Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Keputusan ini ternyata menyulut amarah eks manajer Zarco kala itu, Laurent Fellon, yang menuduh Rossi sengaja memblokir langkah Zarco ke tim pabrikan.
Meski begitu, Zarco membantah bahwa ia sepemikiran dengan Fellon soal hal ini. "Saya tak punya apa-apa untuk dikatakan. Ini hanyalah kata-kata yang beredar di dalam paddock. Meski saya kerap berpikiran sama dengan mantan manajer saja, saya tak sungguh-sungguh sepakat dengan pernyataannya yang satu ini," ungkapnya.
Bakal Sabar Kejar Gelar
Bersama KTM, Zarco memang masih punya jalan panjang untuk ditempuh, mengingat motor RC16 masih ada dalam tahap pengembangan. Meski begitu, juara dunia Moto2 2015-2016 ini mengaku akan bersabar demi meraih gelar ketiganya di masa depan.
"Saya harap bisa meraih gelar sesegera mungkin dengan KTM. Saya rasa 'mission: impossible' melakukannya pada tahun pertama, karena masih ada banyak hal yang harus diperbaiki. Pada tahun kedua, barulah kita lihat apakah kami bisa masuk lima besar. Bila progresnya terus begini, saya bakal senang bertahan pada 2021-2022 dan mengejar gelar," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zarco: Honda Menarik, Tapi KTM Lebih Inginkan Saya
Otomotif 22 Februari 2019, 14:22
-
Pierer: KTM Bakal 'Kalah' Bila Gaet Marc Marquez
Otomotif 22 Februari 2019, 13:25
-
Bahu Membaik, Marquez Tak Sabar Kendarai Honda di Qatar
Otomotif 22 Februari 2019, 11:35
-
Belum Pulih Benar, Lorenzo Pede Hadapi Uji Coba Qatar
Otomotif 22 Februari 2019, 11:00
-
'Yamaha-Ducati Bakal Kompetitif, Tapi Honda Tak Kalah Garang!'
Otomotif 21 Februari 2019, 15:45
LATEST UPDATE
-
Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Jumpa Vietnam
Tim Nasional 8 April 2026, 23:42
-
Tempat Menonton PSG vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 8 April 2026, 22:02
-
PSBS Biak dan Ancaman Degradasi yang Makin Nyata
Bola Indonesia 8 April 2026, 20:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32





















KOMENTAR