
Bola.net - Brasil berhasil melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah melewati perlawanan Jepang pada babak 32 besar. Selecao harus bekerja keras sebelum akhirnya menang dramatis dengan skor 2-1.
Pertandingan ini memperlihatkan dua wajah berbeda dari Brasil. Tim asuhan Carlo Ancelotti tampil kesulitan pada babak pertama, tetapi berubah menjadi tim yang lebih agresif dan efektif setelah jeda.
Jepang sempat membuat Brasil berada dalam tekanan setelah Kaishu Sano mencetak gol pembuka. Namun, Casemiro dan Gabriel Martinelli membawa perubahan besar dengan mencetak gol yang memastikan comeback Selecao.
Kemenangan tersebut membuat Brasil lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka kini akan menghadapi pemenang pertandingan antara Pantai Gading dan Norwegia pada fase berikutnya.
Brasil Tertekan di Babak Pertama

Brasil datang ke pertandingan dengan status favorit, tetapi penampilan mereka pada babak pertama jauh dari ekspektasi. Jepang mampu bermain disiplin dan membuat lini serang Selecao kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Situasi semakin sulit ketika Kaishu Sano mencetak gol untuk Jepang. Gol tersebut menjadi gol internasional pertamanya dan membuat Brasil harus mengejar ketertinggalan.
Catatan statistik juga menunjukkan masalah Brasil sebelum turun minum. Untuk pertama kalinya sejak kekalahan dari Belgia pada perempat final Piala Dunia 2018, Brasil gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran dari dalam kotak penalti di babak pertama pertandingan Piala Dunia.
Bagi Carlo Ancelotti, situasi tersebut tentu menjadi ujian besar. Sebagai pelatih asing pertama Brasil di Piala Dunia, Ancelotti harus menemukan solusi setelah 45 menit yang mengecewakan.
Namun, pengalaman dan ketenangan Carlo Ancelotti sebagai pelatih terlihat setelah jeda. Brasil kembali ke lapangan dengan pendekatan berbeda dan mulai menekan Jepang lebih agresif.
Brasil Keluar dari Krisis

Brasil tampil jauh lebih berbahaya pada babak kedua. Intensitas permainan meningkat dan para pemain lebih berani menyerang area pertahanan Jepang.
Salah satu perubahan utama terlihat dari jumlah umpan silang yang dilakukan Brasil. Pada babak pertama, mereka hanya melepaskan 12 umpan silang, tetapi angka tersebut meningkat menjadi 28 kali setelah jeda.
Strategi tersebut terbukti efektif karena Jepang mulai kesulitan menghadapi pergerakan pemain Brasil di sisi lapangan. Gol penyama kedudukan Casemiro menjadi hasil dari pendekatan sederhana tetapi tepat sasaran tersebut.
Setelah kedudukan kembali imbang, Brasil semakin percaya diri. Mereka terus menekan hingga akhirnya Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan pada detik-detik akhir pertandingan.
Ancelotti berhasil membawa Brasil meraih comeback pertama dalam pertandingan babak gugur Piala Dunia sejak semifinal 2002 melawan Turki. Momen tersebut menjadi bukti bahwa pengalaman sang pelatih mulai memberi dampak.
Sumber: BBC Sport, FotMob
Baca Ini Juga
- Matheus Cunha Beberkan Alasan Memprovokasi Timnas Jepang: Ini Balasan dari Apa yang Mereka Mulai!
- Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
- Pertunjukan Ketangguhan Mental Maroko
- Bukan Pengecut, Julian Nagelsmann Menolak Mundur dari Timnas Jerman!
- Legenda Timnas Belanda Tuding Pemain Ini Biang Kerok Tersingkirnya Die Oranje dari Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
2 Wajah Brasil saat Kalahkan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 30 Juni 2026, 20:18
-
Prediksi Starting XI Brasil untuk Ladeni Jepang
Piala Dunia 28 Juni 2026, 23:31
-
Carlo Ancelotti Kejar Rekor Baru di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Piala Dunia 27 Juni 2026, 15:32
-
Tempat Menonton Skotlandia vs Brasil: Live TVRI, FolaPlay, dan MAXStream
Piala Dunia 25 Juni 2026, 01:30
-
Neymar Siap Beraksi dengan Seragam Brasil Setelah Absen 700 Hari
Piala Dunia 24 Juni 2026, 01:53
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR