
Bola.net - Piala Dunia 2022 akan menjadi panggung untuk membuktikan kualitas para pelatih kelas dunia. Tak hanya bagi para pelatih senior dengan segudang pengalaman, pelatih muda pun turut bertarung ilmu di turnamen empat tahunan ini.
Piala Dunia 2022 ini akan berjalan lebih menarik mengingat banyak tim yang akan dikomandoi pelatih muda. Meskipun berusia muda, bukan berarti kualitas para pelatih tersebut bisa diremehkan begitu saja.
Kualitas strategi yang ditawarkan pelatih muda bahkan sering kali mampu menarik minat tim-tim unggulan. Salah satunya adalah timnas Argentina yang akan dipimpin pelatih muda mereka, Lionel Scaloni.
Tak hanya Scaloni, beberapa pelatih muda juga diberikan kepercayaan besar oleh beberapa tim peserta Piala Dunia 2022. Siapa sajakah para pelatih muda tersebut? Bersama Scaloni, berikut empat pelatih yang akan bertarung di Piala Dunia 2022.
Aliou Cisse

Timnas Senegal akan berjuang di Piala Dunia 2022 bersama pelatih muda mereka, Aliou Cisse. Pelatih berusia 46 tahun ini akan membuat Senegal menjadi calon kuda hitam terkuat di Grup A Piala Dunia 2022.
Di tangan Cisse, Senegal menjelma menjadi salah satu tim terkuat benua Afrika. Ini dibuktikan dengan gelar Piala Afrika musim 2021/22 Cisse bersama timnas Senegal. Di bawah arahan Cisse, Senegal bahkan mampu menjegal Mesir untuk merebut satu tiket Piala Dunia 2022.
Cisse mulai menangani timnas Senegal pada Maret 2015. Total memainkan 79 laga, Cisse berhasil meraih statistik mengesankan dengan 51 kemenangan dan hanya kalah 10 laga saja.
Rigobert Song

Selain Senegal, timnas Kamerun juga mempercayakan pelatih muda sebagai pemimpin mereka di Piala Dunia 2022. Nama Rigobert Song ditunjuk sebagai juru taktik pilihan Kamerun yang akan menghadapi pertarungan berat di Grup G.
Pelatih berusia 46 tahun ini akan menjadi dalang strategi Kamerun menghadapi Brasil, Swiss, dan Serbia di Fase Grup G. Melawan tim unggul dan dua wakil Eropa tentu saja akan menjadi tantangan berat bagi Song.
Mantan bek Liverpool ini mengawali kariernya di Kamerun sebagai asisten pelatih di musim 2012/13. Sempat melatih timnas Kamerun U-23, Rigobert Song akhirnya diangkat menjadi pelatih timnas Kamerun pada Maret 2022 lalu.
Meskipun baru, Rigobert Song mampu memberikan kontribusi besar bagi timnas Kamerun sebagai pelatih. Berkat strateginya, Kamerun berhasil mendapatkan satu tiket ke Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Aljazair di Fase terakhir Kualifikasi.
Felix Sanchez Bas

Tuan rumah Qatar nyatanya memberikan kepercayaan besar terhadap pelatih muda untuk menangani timnas mereka. Felix Sanchez Bas menjadi nama yang dipilih oleh timnas Qatar sebagai pimpinan mereka menghadapi kerasnya persaingan Grup A.
Felix akan membuktikan kualitasnya dengan membawa Qatar lolos dari Fase Grup A Piala Dunia 2022. Namun langkahnya tidak akan mudah mengingat terdapat Belanda, Senegal, dan Ekuador yang siap menjegal Qatar.
Pelatih berusia 46 tahun ini sudah dipersiapkan lama oleh timnas Qatar untuk Piala Dunia. Felix sudah mulai melatih di Qatar saat musim 2013/14 dengan menangani timnas Qatar U-19.
Empat musim menangani timnas Qatar kelompok usia, Felix akhirnya diangkat menjadi pelatih kepala di musim 2017/18. Memainkan total 69 laga, mantan pelatih tim muda Barcelona ini berhasil menorehkan 1.71 poin per laga bersama Qatar.
Lionel Scaloni

Piala Dunia 2022 menjadi momentum yang tepat bagi pelatih muda Argentina, Lionel Scaloni. Pelatih termuda di Piala Dunia 2022 ini akan membuktikan kualitasnya dalam meracik strategi bersama Argentina.
Di bawah Lionel Scaloni, Argentina yakin bisa mencapai partai puncak Piala Dunia 2022. Tergabung di Grup C, Scaloni akan membawa Argentina menjadi juara grup dengan poin sempurna.
Mulai melatih Argentina pada Agustus 2018, Scaloni punya modal yang cukup bagus jelang Piala Dunia 2022 dengan meraih Copa Amerika 2020/21. Selain itu, Scaloni juga memenangkan Piala UEFA-CONMEBOL dengan mengalahkan wakil Eropa, Italia.
Sebelum melatih Argentina, Scaloni sempat menjadi asisten Jorge Sampaoli di Sevilla pada musim 2016/17. Kualitas Scaloni yang mumpuni membuat Sampaoli kembali membawanya menjadi asisten saat menangani timnas Argentina setelah dari Sevilla.
Saat ini Scaloni sudah memasuki musim keempatnya bersama timnas Argentina. Memainkan 49 laga, Scaloni hanya menelan empat kekalahan saja dengan formasi 4-4-2 andalannya.
Sumber: Transfermarkt
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bersama Kasper Hjulmand, Denmark Optimistis Bakal Berprestasi di Piala Dunia 2022
Piala Dunia 4 November 2022, 22:31
-
Piala Dunia 2022 Digelar di Tengah Musim Justru Untungkan Pemain, Kok Bisa?
Piala Dunia 4 November 2022, 21:45
-
Ruben Dias: Kerja Sama Tim Rahasia Juara Piala Dunia 2022
Piala Dunia 4 November 2022, 21:41
-
Kasper Schmeichel Mengenang Kepergian Sang Mentor Jelang Berlaga Di Piala Dunia 2022
Piala Dunia 4 November 2022, 21:32
-
Mengintip Keseruan La'eeb, Si Maskot Piala Dunia 2022 Saat Mampir ke Makassar
Piala Dunia 4 November 2022, 21:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR