
Bola.net - Timnas Inggris selalu menjadi unggulan saat tampil di Piala Dunia. Materi pemain komplit, liga yang bagus, dan punya basis suporter militan, sudah cukup untuk menjadi alasan mengapa Inggris menjadi unggulan.
Di Piala Dunia 2022 Qatar nanti, Inggris akan berada di grup B bersanding dengan negara Amerika Serikat, Iran, dan Wales. Menilik di atas kertas, seharusnya cukup 'mudah' bagi tim asuhan Gareth Southgate untuk lolos ke babak selanjutnya.
Sejarah menunjukan Inggris hanya sekali melaju ke final Piala Dunia. Momen itu terjadi pada Piala Dunia 1966 ketika mereka menjadi tuan rumah dan akhirnya meraih gelar juara. Kini, berbekal skuad yang komplit, tidak menutup kemungkinan asa meraih trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya.
Berikut empat pemain kunci yang bakal menjadi andalan Three Lions dalam mengarungi turnamen Piala Dunia 2022 nanti.
Harry Maguire

Mari lupakan sejenak performa kurang memuaskan di musim lalu pada sosok Harry Maguire. Menyandang status bek termahal di dunia dengan harga 80 juta pounds (sekitar Rp1,4 triliun), Maguire bertekad untuk menunjukkan performa menawan di musim ini baik di klub maupun di timnas.
Di Timnas Inggris, Harry Maguire adalah sosok yang tak tergantikan di lini pertahanan. Dia telah mengunci satu slot di pakem tiga bek yang diusung Gareth Southgate. Terbukti, eks pilar Leicester City ini jadi bagian penting kala membawa The Three Lions jadi semi-finalis Piala Dunia 2018, peringkat ketiga UEFA Nations League 2019, dan runner-up Euro 2020.
Kedatangan Erik ten Hag sebagai manajer Manchester United juga diprediksi kan membantu Maguire berkembang. Pada akhirnya, kondisi ini bakal menguntungkan juga untuk Inggris.
Declan Rice

Muda, kuat, dan trengginas adalah tiga kata jika menggambarkan seorang Declan Rice. Menempati posisi gelandang bertahan baik di klub maupun di Timnas Inggris, Rice menjadi pilar utama.
Bakat Rice pertama kali ditemukan oleh Tony Carr, Kepala Youth Development West Ham. Manuel Pellegrini, pelatih West Ham kala itu, punya andil besar mengembangkan Declan Rice. Di bawah Pellegrini, Rice diubah dari bek tengah menjadi gelandang bertahan.
Southgate mengandalkan Rice di posisi holding midfielder dalam skemanya karena kemampuan pemain kelahiran 14 Januari 1999 dalam menjemput dan mengalirkan bola. Ia tidak jarang untuk bermain di posisi sejajar dengan bek tengah agar tercipta semakin banyak opsi operan.
Phil Foden

Ketenaran seorang Phil Foden datang pada tahun 2017. Pada usia 17 tahun, dia mampu membawa Timnas Inggris menjadi runner-up Euro U-17. Setelah itu, pencapaian yang lebih besar ia dapatkan: membawa Timnas Inggris menjadi kampiun Piala Dunia U-17.
Pada ajang Piala Dunia itu, Foden jadi pemain terbaik. Saat itu sorotan publik Inggris dan dunia sudah mulai mengarah kepadanya. Dan di Manchester City, Foden menorehkan debut di Liga Champions (sekaligus saat itu menjadi pemain termuda Inggris yang jadi starter).
Di samping itu, Phil Foden adalah seorang pemain versatile. Dia sanggup memainkan peran winger kanan/kiri, gelandang serang, maupun striker dengan sama baiknya. Tak pelak, dia menjadi amunisi andalan bagi Gareth Southgate di ajang Piala Dunia nanti.
Harry Kane

Mungkin nama terakhir ini menjadi roh permainan Timnas Inggris di bawah komando Gareth Southgate. Harry Kane tidak hanya dikenal sebagai striker tajam di depan gawang lawan. Dia juga mempunyai visi permainan bagus layaknya seorang Regista.
Di Timnas Inggris, Kane selain bertugas mencetak gol dan menarik pergerakan bek lawan. Dia juga bisa menjadi pemantul atau pengumpan yang bagus untuk rekannya yang bergerak di area second line. Kane juga punya visi umpan yang istimewa.
Selain itu, Kane juga dipercaya sebagai kapten Timnas Inggris. Kane, jika mampu membawa Inggris menjadi juara Piala Dunia 2022, akan mencatat namanya dengan tinta emas dalam sejarah sepak bola Inggris.
Sumber: Diolah dari berbagai sumber
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Kedipan Mata Cristiano Ronaldo yang Bikin Wayne Rooney Dapat Kartu Merah di Piala Dunia 2006
- Mengenang Hattrick Miroslav Klose di Partai Pembuka Piala Dunia 2002
- Kampanye Hidup Sehat dari Sponsor Broadcast SCM untuk Menyiarkan Piala Dunia 2022
- Mengenal Brad Friedel, 'The Human Wall' dari Piala Dunia 2002
- Flashback Piala Dunia 2010: Ketika 'Tangan Tuhan' Luis Suarez Membawa Uruguay ke Semifinal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenang Kembali Sihir Luka Modric di Piala Dunia 2018
Piala Dunia 21 Juli 2022, 19:48
-
3 Final Piala Dunia, 2 Juara, 1 Cafu
Piala Dunia 21 Juli 2022, 19:37
-
Ronaldo dan Gaya Rambut Ikoniknya di Piala Dunia 2002
Piala Dunia 21 Juli 2022, 18:47
-
4 Calon Pemain Kunci Timnas Ekuador di Piala Dunia 2022
Piala Dunia 21 Juli 2022, 16:21
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Sassuolo vs Juventus - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 19:45
-
Daftar Pemain Voli Putra Surabaya Samator di Proliga 2026
Voli 6 Januari 2026, 19:31
-
IBL Indonesia 2026 Dimulai 10 Januari 2026, Total Gelar 137 Pertandingan
Basket 6 Januari 2026, 19:15
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 6 Januari 2026, 19:03
-
Menyala Bersama Kanada, John Herdman Dinilai Cocok Nahkodai Timnas Indonesia
Tim Nasional 6 Januari 2026, 18:07
-
Resmi! Chelsea Perkenalkan Liam Rosenior Sebagai Manajer Baru
Liga Inggris 6 Januari 2026, 17:42
-
Live Streaming Lecce vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR