Alasan Jude Bellingham Lolos Kartu Merah usai Tutupi Mulut saat Bicara dengan Jordan Ayew

Alasan Jude Bellingham Lolos Kartu Merah usai Tutupi Mulut saat Bicara dengan Jordan Ayew
Pemain Inggris, Jude Bellingham dalam pertandingan melawan Ghana di Piala Dunia 2026, Rabu (24/6/2026). (c) AP Photo/Martin Meissner

Bola.net - Jude Bellingham menjadi pusat perbincangan setelah laga imbang tanpa gol antara Inggris dan Ghana di Piala Dunia 2026. Gelandang Inggris itu tertangkap kamera menutupi mulut saat berbicara dengan Jordan Ayew.

Momen tersebut langsung memicu perdebatan karena FIFA kini memiliki regulasi baru terkait tindakan menutupi mulut saat berbicara di lapangan. Aturan itu bahkan dapat berujung kartu merah jika dianggap sebagai bagian dari konfrontasi.

Meski demikian, Jude Bellingham tetap melanjutkan pertandingan tanpa hukuman. Keputusan wasit ini menimbulkan pertanyaan dari banyak pihak mengenai konsistensi penerapan aturan baru tersebut.

Alasannya ternyata tidak sesederhana gestur menutupi mulut semata. FIFA menilai konteks percakapan menjadi faktor utama sebelum menjatuhkan sanksi.

1 dari 4 halaman

Aturan Baru FIFA soal Menutupi Mulut

Presiden FIFA, Gianni Infantino berbicara dalam konferensi pers jelang pembukaan Piala Dunia 2026 di Mexico City, 10 Juni 2026. (c) AP Photo/Eduardo Verdugo

Presiden FIFA, Gianni Infantino berbicara dalam konferensi pers jelang pembukaan Piala Dunia 2026 di Mexico City, 10 Juni 2026. (c) AP Photo/Eduardo Verdugo

FIFA memperkenalkan aturan baru pada Piala Dunia 2026 yang memungkinkan pemain diusir jika sengaja menutupi mulut saat berbicara dengan lawan. Regulasi ini dibuat untuk meningkatkan akuntabilitas dan menjaga respek di lapangan.

Aturan tersebut mendapat dorongan dari Presiden FIFA, Gianni Infantino, setelah kasus yang melibatkan Gianluca Prestianni. Pemain Benfica itu menerima larangan bermain enam laga akibat tindakan homofobik pada awal tahun.

Infantino menjelaskan alasan di balik kebijakan itu. “Ini soal respek. Ini soal teladan yang harus kita berikan. Jika Anda tidak menyembunyikan apa pun, Anda tidak perlu menutupi mulut saat berbicara dengan seseorang.”

2 dari 4 halaman

Mengapa Jude Bellingham Tidak Dihukum?

Meski Jude Bellingham terlihat menutupi mulut saat berbicara dengan Ayew, tindakan itu tidak otomatis melanggar aturan. FIFA hanya menghukum gestur tersebut jika terjadi dalam situasi panas atau konfrontatif.

Kepala wasit FIFA, Pierluigi Collina, sudah memberi penjelasan sebelum turnamen dimulai. Ia menegaskan pemain tetap boleh menutupi mulut ketika berbicara dalam percakapan santai.

“Pemain tetap bisa menutupi mulut dengan lengan atau jersey karena mereka bisa saja berbicara dengan teman. Jika percakapannya bersifat ramah, itu tidak menjadi masalah.”

Dalam kasus Jude Bellingham dan Ayew, ofisial menilai tidak ada permusuhan yang terlihat. Percakapan mereka dianggap sebagai diskusi taktis biasa atau obrolan santai antarpemain.

Karena tidak ada indikasi konflik, VAR tidak memiliki dasar untuk melakukan intervensi. Situasi itu berbeda jauh dari kasus yang melibatkan Miguel Almiron.

3 dari 4 halaman

Kontroversi Lain dan Ketegangan di Pinggir Lapangan

Miguel Almiron tak percaya dikartu merah di laga Turki vs Paraguay di Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6/2026). (c) AP Photo/Jeff Chiu

Miguel Almiron tak percaya dikartu merah di laga Turki vs Paraguay di Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6/2026). (c) AP Photo/Jeff Chiu

Almiron menjadi pemain pertama yang menerima kartu merah akibat pelanggaran aturan ini saat membela Paraguay melawan Turki. Ia menutupi mulut ketika berbicara dengan Mert Muldur di tengah keributan besar.

Wasit menilai gestur itu sebagai upaya menyembunyikan ucapan ofensif. Akibatnya, Almiron diganjar kartu merah dan hukuman larangan bermain satu pertandingan.

Jude Bellingham juga terlibat ketegangan lain saat laga kontra Ghana berlangsung. Ia sempat beradu argumen dengan pelatih Ghana, Carlos Queiroz, pada jeda babak pertama.

Queiroz mengklaim Bellingham melontarkan kata-kata kasar setelah duel keras dengan Jerome Opoku. Setelah pertandingan, Queiroz juga mengkritik VAR dengan komentar pedas.

“Saya tidak yakin VAR masih bekerja di Piala Dunia. Mereka sangat beruntung. Sekali lagi, VAR pergi minum kopi. Itu penalti yang jelas, kartu merah.”

Sumber: GOAL

4 dari 4 halaman

Klasemen Piala Dunia 2026


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL