
Bola.net - Timnas Italia segera memasuki babak baru setelah hampir menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih kepala. Legenda AC Milan dan Juventus itu diproyeksikan memimpin proyek jangka panjang untuk mengembalikan kejayaan Azzurri di level internasional.
Kursi pelatih Timnas Italia telah kosong sejak awal April 2026. Gennaro Gattuso memutuskan mundur setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia usai kalah dari Bosnia dan Herzegovina pada final play-off, 31 Maret lalu.
Meski proyek yang disiapkan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) disebut akan berlangsung dalam jangka panjang, Pirlo dipastikan tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi. Sejumlah agenda penting sudah menanti sejak bulan pertama masa kepemimpinannya.
Target pertama yang harus dicapai bukanlah turnamen besar, melainkan membawa Italia tampil kompetitif di UEFA Nations League. Kompetisi tersebut akan menjadi tolok ukur awal keberhasilan Pirlo dalam membangun kembali fondasi permainan Azzurri.
Nations League Jadi Prioritas Awal Andrea Pirlo

Menurut berbagai laporan, Andrea Pirlo akan segera diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Italia. Penunjukan itu mendapat dukungan dari direktur teknik FIGC, Paolo Maldini, yang memimpin proses pencarian pelatih baru.
Sebelum mengarah kepada Pirlo, Maldini sempat menemui Pep Guardiola di Barcelona untuk membahas peluang menangani Italia. Ia juga mengakui telah berdiskusi dengan Carlo Ancelotti, sementara Antonio Conte dan Roberto Mancini turut masuk dalam daftar kandidat.
Meski demikian, Pirlo menjadi sosok yang paling dipercaya untuk memulai proyek baru Timnas Italia. Bersama Maldini dan penasihatnya, Leonardo, FIGC disebut menyiapkan program pengembangan yang diperkirakan membutuhkan waktu delapan hingga sepuluh tahun.
Namun, rencana jangka panjang tersebut tidak mengurangi tuntutan terhadap hasil dalam waktu dekat. Pirlo tetap dituntut membawa Italia tampil kompetitif sejak pertandingan resmi pertamanya bersama Azzurri.
Hasil Nations League Berdampak pada Masa Depan Italia

UEFA Nations League 2026/2027 akan menjadi ujian pertama bagi Andrea Pirlo. Fase grup dijadwalkan berlangsung mulai September hingga November, sebelum putaran final digelar pada musim panas 2027.
Italia tergabung di Grup A bersama Prancis, Belgia, dan Turki. Azzurri akan menghadapi masing-masing lawan dalam format kandang dan tandang sehingga setiap pertandingan memiliki arti penting.
Selain menjadi ajang pembuktian bagi Pirlo, Nations League juga membawa dampak strategis bagi masa depan Timnas Italia. Perolehan hasil di kompetisi tersebut akan memengaruhi posisi Italia dalam ranking FIFA.
Peringkat FIFA memiliki peran penting dalam penentuan unggulan pada turnamen besar apabila Italia berhasil lolos melalui babak kualifikasi. Karena itu, keberhasilan Pirlo di Nations League bukan hanya soal prestise, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi perjalanan Azzurri menuju kompetisi internasional berikutnya.
Sumber: Football Italia
Baca Ini Juga
- Lupakan Guardiola, FIGC Segera Angkat Andrea Pirlo Jadi Pelatih Timnas Italia
- Andrea Pirlo Selangkah Lagi Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
- Tolak Tawaran Fantastis Italia, Pep Guardiola Pilih Dekat dengan Keluarga
- Gak Dulu! Pep Guardiola Tolak Latih Timnas Italia
- Italia Sudah Hubungi Guardiola dan Ancelotti, Maldini Pilih Tunggu Pelatih Ideal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Piala Dunia 2030, Ini Target Pertama Andrea Pirlo di Timnas Italia
Piala Dunia 26 Juli 2026, 00:14
LATEST UPDATE
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33






















KOMENTAR