
Bola.net - Josep Guardiola dipastikan tidak akan menjadi pelatih baru Timnas Italia. Pelatih asal Spanyol itu dikabarkan menolak pendekatan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) meski mendapat tawaran yang sangat menarik.
Keputusan tersebut menjadi pukulan bagi FIGC yang sedang membangun kembali kekuatan Gli Azzurri. Italia tengah mencari sosok tepat setelah kembali memasuki fase transisi di kursi pelatih.
Sebelumnya, Presiden FIGC Giovanni Malago mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Guardiola. Bahkan, federasi disebut siap memberikan perlakuan khusus terkait nilai kontrak demi meyakinkan mantan pelatih Manchester City tersebut.
Namun, Guardiola memilih tetap berpegang pada rencana pribadinya. Ia ingin mengambil jeda dari dunia sepak bola setelah mengakhiri pengabdian selama satu dekade bersama Manchester City.
Guardiola Pilih Istirahat, Italia Gagal Membujuk

Upaya FIGC mendatangkan Guardiola sebenarnya dilakukan dengan sangat serius. Selain menawarkan gaji besar, federasi juga siap memberikan kebebasan penuh kepada Guardiola untuk membangun proyek Timnas Italia sesuai visinya.
Sebelum menghubungi Guardiola, Italia lebih dulu mencoba mendekati Carlo Ancelotti. Namun, pelatih senior tersebut memilih tetap melanjutkan pekerjaannya bersama Timnas Brasil.
Setelah mempertimbangkan seluruh tawaran yang masuk, seperti laporan dari BBC Sport, Guardiola akhirnya memutuskan tidak menerima pinangan Italia. Ia ingin memanfaatkan masa jeda untuk beristirahat, menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga, serta bepergian.
Keputusan itu membuat Italia kembali harus mencari kandidat lain. Misi membangkitkan Gli Azzurri menjadi semakin penting setelah mereka gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
Andrea Pirlo Kini Jadi Kandidat Terdepan

Gagal mendapatkan Ancelotti dan Guardiola membuat FIGC mengalihkan fokus kepada nama lain. Andrea Pirlo kini disebut sebagai kandidat paling kuat untuk menduduki kursi pelatih Timnas Italia.
Mantan gelandang legendaris Gli Azzurri tersebut saat ini menangani United FC yang berbasis di Dubai. Pengalamannya sebagai pemain dinilai menjadi modal penting untuk memimpin regenerasi skuad Italia.
Pelatih baru Italia nantinya akan menghadapi tantangan besar sejak awal. Gli Azzurri harus bersaing dengan Prancis, Belgia, dan Turki pada fase grup UEFA Nations League sebelum memulai perjuangan menuju putaran final Euro 2028.
Siapa pun sosok yang akhirnya ditunjuk, tugas utamanya tidak hanya mengembalikan prestasi Italia. Pelatih baru juga dituntut membangun fondasi jangka panjang agar Gli Azzurri kembali menjadi kekuatan utama sepak bola Eropa.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga
- Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
- Cristian Romero Masuk Prioritas Inter Milan, Negosiasi dengan Tottenham Terus Berjalan
- Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
- Pau Cubarsi dan Piala Dunia 2026, Saat Dunia Akhirnya Menghapus Label 'Bek Muda' Darinya
- Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tolak Tawaran Fantastis Italia, Pep Guardiola Pilih Dekat dengan Keluarga
Piala Dunia 24 Juli 2026, 21:09
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSS Sleman vs Madura United 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:56
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persib 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 16:36
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 16:34
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
























KOMENTAR