Bola.net - - Ketua Asosiasi Pelatih Italia, Renzo Ulivieri menyarankan agar Carlo Ancelotti ditunjuk sebagai pelatih baru Azzurri setelah Giampiero Ventura.
Posisi pelatih timnas Italia saat ini memang tengah lowong. Kegagalan Italia menembus putaran final Piala Dunia 2018 membuat Giampiero Ventura pada akhirnya dipecat sebagai pelatih.
Ventura dinilai sebagai sosok yang bertanggung jawab atas kegagalan yang pertama kalinya sejak tahun 1958 itu.
Beberapa nama juga telah muncul sebagai kandidat pengganti. Mulan dari Roberto Mancini, Antonio Conte hingga Carlo Ancelotti menjadi beberapa nama yang dijagokan akan melatih Azzurri.
"Ancelotti? Dia akan menjadi solusi paling sederhana an dia akan disukai semua orang," ujar mantan bos Bologna tersebut.
"Piala Dunia? Tak lolos adalah sebuah masalah. Tavecchio? Saya percaya pada proyek ini," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Kandidat Pelatih Baru Timnas Italia
Editorial 16 November 2017, 09:49
-
Sacchi: Italia Terlalu Sombong
Piala Dunia 16 November 2017, 09:45
-
Ravanelli: Italia Harus Pulangkan Conte
Piala Dunia 16 November 2017, 09:40
-
Sacchi: Kesuksesan Conte Tipu Presiden FIGC
Piala Dunia 16 November 2017, 09:22
-
'Ancelotti Solusi Terbaik Italia'
Piala Dunia 16 November 2017, 09:05
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
-
Benjamin Sesko Bongkar 'Rahasia' di Balik Ketajamannya Bersama Man United, Apa Itu?
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35





















KOMENTAR