Bola.net - Pelatih Belanda, Louis Van Gaal, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai menyaksikan anak asuhnya ditahan imbang oleh Estonia 2-2 dini hari tadi (07/09).
Unggul cepat melalui gol Arjen Robben, Belanda harus berbalik tertinggal melalui dua gol Konstantin Vassiljev. Beruntung Robin van Persie mampu mengkonversi penalti di masa injury time untuk menyelamatkan wajah tim tamu.
"Kami bermain dengan bagus di babak pertama dan menciptakan situasi bagus setelah unggul penguasaan bola," ungkap Van Gaal kepada SBS6.
"Saat unggul 1-0 di awal pertandingan, nampaknya tak ada yang perlu dikhawatirkan. namun mereka tiba-tiba menyamakan kedudukan menjadi 1-1, situasi permainan berubah."
Meskipun mengkritik pasukannya yang dianggap kehilangan kepercayaan diri usai kebobolan, namun eks pelatih Bayern Munich ini juga memuji semangat Tim Oranye dalam mengejar ketertinggalan.
"Kepercayaan kami hilang usai ketinggalan. Kami susah bangkit dan takut dalam membangun serangan."
"Meskipun demikian, saya senang kami bermain pantang menyerah. Beruntung kami mendapatkan penalti untuk memaksakan hasil imbang 2-2," imbuh Van Gaal.
Pelatih yang terkenal berwatak keras ini menegaskan bahwa dirinya tetap optimis akan peluang Belanda untuk lolos ke Piala Dunia 2014. Saat ini, mereka masih memimpin klasemen Grup D dengan selisih enam angka dari peringkat kedua, Rumania.
"Hasil ini tidak memuaskan, tapi saya memiliki ambisi untuk berangkat ke Piala Dunia dengan pemain yang saya miliki. Mereka siap mati-matian berjuang bersama saya," tutup pelatih 62 tahun tersebut optimis. [initial]
Unggul cepat melalui gol Arjen Robben, Belanda harus berbalik tertinggal melalui dua gol Konstantin Vassiljev. Beruntung Robin van Persie mampu mengkonversi penalti di masa injury time untuk menyelamatkan wajah tim tamu.
"Kami bermain dengan bagus di babak pertama dan menciptakan situasi bagus setelah unggul penguasaan bola," ungkap Van Gaal kepada SBS6.
"Saat unggul 1-0 di awal pertandingan, nampaknya tak ada yang perlu dikhawatirkan. namun mereka tiba-tiba menyamakan kedudukan menjadi 1-1, situasi permainan berubah."
Meskipun mengkritik pasukannya yang dianggap kehilangan kepercayaan diri usai kebobolan, namun eks pelatih Bayern Munich ini juga memuji semangat Tim Oranye dalam mengejar ketertinggalan.
"Kepercayaan kami hilang usai ketinggalan. Kami susah bangkit dan takut dalam membangun serangan."
"Meskipun demikian, saya senang kami bermain pantang menyerah. Beruntung kami mendapatkan penalti untuk memaksakan hasil imbang 2-2," imbuh Van Gaal.
Pelatih yang terkenal berwatak keras ini menegaskan bahwa dirinya tetap optimis akan peluang Belanda untuk lolos ke Piala Dunia 2014. Saat ini, mereka masih memimpin klasemen Grup D dengan selisih enam angka dari peringkat kedua, Rumania.
"Hasil ini tidak memuaskan, tapi saya memiliki ambisi untuk berangkat ke Piala Dunia dengan pemain yang saya miliki. Mereka siap mati-matian berjuang bersama saya," tutup pelatih 62 tahun tersebut optimis. [initial]
(sbs/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Belanda Diimbangi Estonia, Van Gaal Murka
Piala Dunia 7 September 2013, 12:30
-
Highlights WCQ 2014: Estonia 2-2 Belanda
Open Play 7 September 2013, 04:20
-
Van Persie Bantah Tak Sukai Metode Moyes
Liga Inggris 5 September 2013, 21:16
-
Skuad Liga Champions Manchester United
Liga Champions 4 September 2013, 21:24
-
RVP Terserang Galau di Old Trafford
Liga Inggris 4 September 2013, 12:21
LATEST UPDATE
-
Cek Jadwal dan Link Live Streaming La Liga 2025/26 Hanya di Vidio
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 14:50
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persib vs Persijap
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 14:01
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR