Bola.net - Pablo Zabaleta meminta Argentina untuk belajar dari kesalahan Brasil, yang kalah 1-7 dari Jerman di semifinal Piala Dunia 2014.
Der Panzer akan jadi lawan Albiceleste di babak final pada Senin dini hari di Rio de Janeiro. Tim asuhan Alejandro Sabella sudah dua kali takluk di tangan wakil Eropa tersebut, di perempat final turnamen edisi 2006 dan 2010.
"Itu adalah pelajaran untuk kami, pertandingan yang dijalani Brasil. Bahkan jika anda kemasukan banyak gol sebelum 15 atau 20 menit, anda harus tetap tenang dan terus bermain dengan cara yang sama, seperti yang kami lakukan sebelumnya. Sepakbola ditentukan dalam 90 menit," tutur Zabaleta pada The Mirror.
"Jika anda kemasukan gol dan anda mencoba untuk mencetak gol secepat mungkin, anda akan meninggalkan ruang di belakang dan anda habis," pungkasnya.
Argentina menang 4-2 atas Belanda di babak empat besar melalui drama adu penalti sebelum memastikan diri maju ke final. [initial]
(mir/rer)
Der Panzer akan jadi lawan Albiceleste di babak final pada Senin dini hari di Rio de Janeiro. Tim asuhan Alejandro Sabella sudah dua kali takluk di tangan wakil Eropa tersebut, di perempat final turnamen edisi 2006 dan 2010.
"Itu adalah pelajaran untuk kami, pertandingan yang dijalani Brasil. Bahkan jika anda kemasukan banyak gol sebelum 15 atau 20 menit, anda harus tetap tenang dan terus bermain dengan cara yang sama, seperti yang kami lakukan sebelumnya. Sepakbola ditentukan dalam 90 menit," tutur Zabaleta pada The Mirror.
"Jika anda kemasukan gol dan anda mencoba untuk mencetak gol secepat mungkin, anda akan meninggalkan ruang di belakang dan anda habis," pungkasnya.
Argentina menang 4-2 atas Belanda di babak empat besar melalui drama adu penalti sebelum memastikan diri maju ke final. [initial]
Baca Juga:
- Zabaleta: Angkat Piala, Messi Bakal Spesial
- Zabaleta: Mascherano Manajer Argentina di Atas Lapangan
- Indra Sjafri: Jerman Fasih Terapkan Modifikasi Total Football
- UBL Gelar Nobar Final Piala Dunia 2014
- Ingin Juara, Mourinho Sarankan Jerman Kuasai Lini Tengah
- Scolari: Kegilaan Brasil Tak Akan Terulang Dalam 1000 Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mertesacker: Jerman Ingin Raih Sesuatu yang Spesial
Piala Dunia 12 Juli 2014, 23:53
-
Indra Sjafri: Waktu Recovery, Keuntungan Jerman
Piala Dunia 12 Juli 2014, 23:03
-
Menakar Final Jerman vs Argentina
Editorial 12 Juli 2014, 22:54
-
Indra Sjafri Kagumi Skema 4-3-3 Jerman
Piala Dunia 12 Juli 2014, 22:50
-
Barton: Hanya Masalah Waktu Sebelum Muller Lewati Klose
Piala Dunia 12 Juli 2014, 22:39
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR