
Bola.net - Pada Jumat, 5 Desember 2025, FIFA akan menggelar salah satu momen paling ditunggu: pengundian resmi Piala Dunia 2026. Acara ini akan menentukan jalur yang harus ditempuh 48 peserta menuju final yang akan digelar di New York–New Jersey pada 19 Juli 2026. Momen tersebut menjadi titik awal perjalanan baru bagi seluruh kontestan untuk memetakan lawan-lawan mereka sejak fase grup.
Pengundian akan berlangsung di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington DC, sebuah venue prestisius yang akan mempertemukan para pelatih dan ofisial dari tim-tim yang sudah memastikan lolos, termasuk mereka yang masih berjuang mendapatkan tempat terakhir. FIFA memastikan seluruh prosedur teknis telah selesai disusun untuk memastikan proses pengundian berlangsung transparan dan terstruktur.
Selain itu, FIFA juga menegaskan bahwa jadwal pertandingan lengkap—termasuk penempatan pertandingan di setiap stadion dan waktu kick-off—akan dirilis sehari setelah drawing, tepatnya Sabtu, 6 Desember. Informasi tersebut akan menjadi acuan bagi tim, ofisial, dan suporter dalam menyusun rencana perjalanan mereka di turnamen.
Dengan kurang dari 200 hari menuju kick-off, pengumuman detail pot dan prosedur undian menjadi salah satu tonggak penting dalam persiapan menuju Piala Dunia yang untuk pertama kalinya diikuti 48 tim. Pembentukan 12 grup berisi empat tim menjadi fokus utama dalam pengundian ini.
Pembagian Pot: 3 Tuan Rumah di Pot 1

FIFA telah menetapkan pembagian pot untuk pengundian berdasarkan Peringkat Dunia FIFA per 19 November 2025. Tiga negara tuan rumah—Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat—secara otomatis menempati Pot 1. Mereka ditemani sembilan negara berperingkat tinggi lainnya, menjadikan pot ini paling bergengsi dan paling menentukan arah undian.
Pot 1 berisi Kanada, Meksiko, AS, Spanyol, Argentina, Prancis, Inggris, Brasil, Portugal, Belanda, Belgia, dan Jerman. Komposisi ini memastikan bahwa tim-tim besar tidak akan saling berjumpa di fase grup. Mereka juga otomatis akan ditempatkan di posisi 1 pada grup masing-masing ketika bola mereka diundi.
Pot 2 juga tidak kalah kompetitif, dengan daftar tim kuat yang siap mengganggu dominasi negara top. Di dalamnya terdapat Kroasia, Maroko, Kolombia, Uruguay, Swiss, Jepang, Senegal, Republik Irlandia, Republik Korea, Ekuador, Austria, dan Australia. Negara-negara ini memiliki potensi besar menciptakan grup neraka.
Pada Pot 3, dinamika semakin menarik dengan kombinasi tim Eropa, Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Norwegia, Panama, Mesir, Aljazair, Skotlandia, Paraguay, Tunisia, Pantai Gading, Uzbekistan, Qatar, Arab Saudi, dan Afrika Selatan masuk dalam kelompok ini. Banyak di antara mereka merupakan kuda hitam yang bisa mengejutkan lawan.
Pot 4 diisi kombinasi tim reguler dan placeholder untuk jalur play-off. Tim-tim seperti Yordania, Tanjung Verde, Ghana, Curacao, Haiti, dan Selandia Baru sudah pasti hadir. Mereka ditemani empat placeholder play-off Eropa (A, B, C, D) serta dua slot pemenang Turnamen Play-Off FIFA. Pot ini akan menjadi yang paling dinamis karena tergantung hasil kualifikasi terakhir.
Pembagian Pot dan Daftar Lengkap Peserta

Pot 1: Kanada, Meksiko, Amerika Serikat, Spanyol, Argentina, Prancis, Inggris, Brasil, Portugal, Belanda, Belgia, Jerman
Pot 2: Kroasia, Maroko, Kolombia, Uruguay, Swiss, Jepang, Senegal, Republik Irlandia, Korea Selatan, Ekuador, Austria, Australia
Pot 3: Norwegia, Panama, Mesir, Aljazair, Skotlandia, Paraguay, Tunisia, Pantai Gading, Uzbekistan, Qatar, Arab Saudi, Afrika Selatan
Pot 4: Yordania, Tanjung Verde, Ghana, Curacao, Haiti, Selandia Baru, Play-Off Eropa A, B, C, D, Turnamen Play-Off FIFA 1, Turnamen Play-Off FIFA 2
Pengundian akan dimulai dari Pot 1 dan berlanjut ke Pot 2, Pot 3, dan Pot 4 secara berurutan. FIFA menegaskan bahwa urutan ini merupakan prosedur baku yang digunakan dalam penentuan komposisi grup Piala Dunia.
Batasan Pengundian: Aturan Ketat Demi Keseimbangan

FIFA mengatur sejumlah batasan teknis dalam pengundian untuk memastikan setiap grup memiliki komposisi yang seimbang. Salah satu ketentuan penting adalah penggunaan bola berwarna khusus untuk tiga tuan rumah: Meksiko dengan bola hijau di posisi A1, Kanada dengan bola merah di posisi B1, dan Amerika Serikat dengan bola biru di posisi D1. Ketiga posisi tersebut telah ditetapkan sejak keluarnya jadwal pertandingan pada 4 Februari 2024.
Untuk menjaga keseimbangan jalur menuju semifinal, FIFA menetapkan aturan khusus bagi empat tim dengan peringkat tertinggi saat drawing. Spanyol dan Argentina akan diundi secara acak ke dua jalur berbeda agar tidak bertemu sebelum final, dan aturan yang sama berlaku untuk Prancis serta Inggris. Ketentuan ini memastikan distribusi kekuatan tidak menumpuk di satu sisi bracket.
Sementara itu, penentuan posisi dalam grup bagi tim-tim pot 2 sampai 4 mengikuti pola alokasi yang telah dirancang dalam dokumen resmi prosedur drawing. Masing-masing tim akan ditempatkan berdasarkan pot asal serta grup yang mereka masuki, sesuai mekanisme yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh FIFA.
FIFA juga kembali menerapkan prinsip klasik: tidak boleh ada lebih dari satu tim dari konfederasi yang sama dalam satu grup, kecuali UEFA yang memiliki 16 wakil. Setiap grup wajib memiliki minimal satu dan maksimal dua tim UEFA. Aturan ini tetap berlaku termasuk bagi tim-tim yang berasal dari jalur placeholder Turnamen Play-Off FIFA.
FIFA menegaskan bahwa untuk dua placeholder dari Turnamen Play-Off FIFA, batasan konfederasi akan diterapkan pada ketiga tim yang berada dalam tiap jalur play-off tersebut. Ketentuan ini dirancang untuk mencegah terjadinya grup dengan dua tim dari konfederasi yang sama pada tahap akhir pengisian pot 4.
(FIFA)
Baca Juga:
- Ronaldo Bebas Hukuman di Piala Dunia 2026 Usai Kartu Merah Lawan Irlandia
- Ini Alasan Timur Kapadze Ogah jadi Asisten Cannavaro, dan Kode untuk PSSI
- Marco Materazzi Semprot Timnas Italia: Jangan Ngeluh, Protes Format, Ini Salah Kita Sendiri!
- PSSI Cari Pelatih Baru Timnas Indonesia, Timur Kapadze Tiba-Tiba Muncul di Jakarta: Kebetulan atau Pertanda?
- Gattuso Woles Ditanya Irlandia Utara, Tapi Murka Ditanya Soal Chiesa, Ada Apa?
- Hasil Undian Playoff Piala Dunia 2026: Italia Tantang Irlandia Utara, Bolivia Hadapi Suriname
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Rilis Pembagian Pot Undian Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Auto Masuk Pot 1
Piala Dunia 26 November 2025, 09:09
-
Pemain Cedera Saat Bela Negara di Jeda Internasional: Apakah Klub Dapat Ganti Rugi?
Piala Dunia 18 November 2025, 09:10
-
Portugal Ajukan Banding ke FIFA, Berupaya Kurangi Hukuman Cristiano Ronaldo
Piala Dunia 16 November 2025, 06:29
LATEST UPDATE
-
Kalah 3-0 di Kandang Brighton, Arsenal Memang Bermain di Bawah Standard!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:30
-
Dipermalukan Brighton, Mikel Arteta: Ini Pelajaran Berharga Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Barcelona saat Comeback Lawan Sevilla: Raphina Maut, Yamal Ngeri!
Liga Spanyol 20 September 2026, 05:45
-
Ada Baleba, Michael Carrick Bawa 23 Pemain MU ke Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 05:30
-
Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:10
-
Hasil Sevilla vs Barcelona: Hattrick Raphinha Jaga Start Sempurna Blaugrana!
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:00
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33























KOMENTAR