
Bola.net - Skipper timnas Inggris, Steven Gerrard, membantah pengakuan soal dukungan melalui pesan singkat kepada manajer Queens Park Rangers (QPR), Harry Redknapp.
Bantahan tersebut dilontarkan Gerrard, menyusul sejumlah pengakuan Redknapp melalui buku otobiografi yang baru saja dirilisnya. Dalam sebuah bagian, Redknapp mengaku didukung oleh para pemain senior The Three Lions untuk menjadi manajer timnas tahun lalu.
Kala itu, Redknapp memang menjadi kandidat kuat pengganti Fabio Capello menjelang bergulirnya turnamen Euro 2012. Namun diungkapkan Gerrard jika dirinya tidak pernah secara langsung mengirim pesan kepada Redknapp, karena ia mendukung siapapun manajer yang ditugaskan.
"Saya bisa menjelaskan hal ini. Saya tidak mengirim pesan kepada Harry secara personal, bahkan saya tak punya nomor pribadinya. Tetapi saya adalah penggemarnya dan teman dekat dari putranya, Jamie," ujar Gerrard.
"Saya berbincang dengan Jamie ketika Harry sedang ramai dibicarakan. Ia menjadi favorit dan semua hanya masalah waktu sebelum ia menjadi manajer timnas."
Sesaat setelah itu, pihak Football Association justru menunjuk Roy Hodgson sebagai manajer, meski Redknapp sudah melepas jabatan manajer Tottenham Hotspur. Dan Gerrard pun sama sekali tak keberatan dengan hal itu.
"Saya sudah bekerja dengan Hodgson sebelumnya, ia yang menjadikan saya sebagai kapten, dan saya pikir telah bermain sepakbola secara konsisten bersamanya. Jadi saya justru harus berterima kasih kepadanya." [initial]
(sky/atg)
Bantahan tersebut dilontarkan Gerrard, menyusul sejumlah pengakuan Redknapp melalui buku otobiografi yang baru saja dirilisnya. Dalam sebuah bagian, Redknapp mengaku didukung oleh para pemain senior The Three Lions untuk menjadi manajer timnas tahun lalu.
Kala itu, Redknapp memang menjadi kandidat kuat pengganti Fabio Capello menjelang bergulirnya turnamen Euro 2012. Namun diungkapkan Gerrard jika dirinya tidak pernah secara langsung mengirim pesan kepada Redknapp, karena ia mendukung siapapun manajer yang ditugaskan.
"Saya bisa menjelaskan hal ini. Saya tidak mengirim pesan kepada Harry secara personal, bahkan saya tak punya nomor pribadinya. Tetapi saya adalah penggemarnya dan teman dekat dari putranya, Jamie," ujar Gerrard.
"Saya berbincang dengan Jamie ketika Harry sedang ramai dibicarakan. Ia menjadi favorit dan semua hanya masalah waktu sebelum ia menjadi manajer timnas."
Sesaat setelah itu, pihak Football Association justru menunjuk Roy Hodgson sebagai manajer, meski Redknapp sudah melepas jabatan manajer Tottenham Hotspur. Dan Gerrard pun sama sekali tak keberatan dengan hal itu.
"Saya sudah bekerja dengan Hodgson sebelumnya, ia yang menjadikan saya sebagai kapten, dan saya pikir telah bermain sepakbola secara konsisten bersamanya. Jadi saya justru harus berterima kasih kepadanya." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bosingwa: Redknapp Berhalusinasi Dirinya Seperti Alex Ferguson
Liga Inggris 11 Oktober 2013, 16:10
-
Gerrard Bantah Pengakuan Soal SMS Harry Redknapp
Piala Dunia 11 Oktober 2013, 01:50
-
Redknapp Khawatirkan Adaptasi Bale di Madrid
Liga Spanyol 9 Oktober 2013, 08:11
-
Liga Spanyol 9 Oktober 2013, 05:12

-
Redknapp: Bale Harus Keluar Dari Bayang-bayang Ronaldo
Liga Spanyol 8 Oktober 2013, 18:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR