Harry Kane Jawab Keraguan di Laga Besar, Inggris Balikkan Keadaan atas RD Kongo

Harry Kane Jawab Keraguan di Laga Besar, Inggris Balikkan Keadaan atas RD Kongo
Ekspresi Harry Kane usai mencetak gol di laga 32 Besar Piala Dunia 2026, Inggris vs RD Kongo, Rabu (1/7/2026) (c) AP Photo/Jacob Kupferman

Bola.net - Timnas Inggris memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan RD Kongo dengan skor 2-1. Kemenangan itu diraih melalui perjuangan keras setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Harry Kane menjadi pahlawan kemenangan The Three Lions lewat dua gol pada babak kedua. Sang kapten menjawab keraguan yang selama ini mengiringinya ketika tampil di pertandingan besar bersama tim nasional.

Laga di Atlanta sempat berjalan di luar rencana Thomas Tuchel. RD Kongo tampil berani sejak awal pertandingan dan mampu mengejutkan salah satu favorit juara tersebut.

Kemenangan ini membuat Inggris lolos ke fase gugur untuk turnamen besar ketiga secara beruntun. Namun, penampilan mereka masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah sebelum menghadapi Meksiko.

1 dari 4 halaman

RD Kongo Kejutkan Inggris Sejak Menit Awal

Selebrasi Harry Kane usai mencetak gol keduanya ke gawang Timnas RD Kongo, Kamis (2/7/2026) (c) AP Photo/Erik S. Lesser

Selebrasi Harry Kane usai mencetak gol keduanya ke gawang Timnas RD Kongo, Kamis (2/7/2026) (c) AP Photo/Erik S. Lesser

RD Kongo membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan sekitar enam setengah menit. Gol Cipenga berawal dari buruknya koordinasi lini belakang Inggris yang gagal mengawal pergerakan pemain lawan.

Djed Spence mengikuti satu pemain di tiang jauh sehingga memberikan ruang kepada pemain lain. Posisi Ezri Konsa dan Marc Guehi juga dinilai kurang ideal ketika proses gol terjadi.

Menurut catatan Opta, Inggris belum pernah memenangi pertandingan Piala Dunia setelah kebobolan lebih dulu sejak final tahun 1966. Rekor tersebut akhirnya berakhir dalam pertandingan melawan DR Kongo.

Tim asal Afrika itu juga tidak tampil bertahan seperti banyak diperkirakan sebelumnya. Mereka justru menekan tinggi dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik yang cepat.

2 dari 4 halaman

Perubahan Tuchel Perlahan Mengubah Jalannya Pertandingan

Pemain Inggris Harry Kane berselebrasi pada akhir laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris vs RD Kongo di Atlanta, Rabu, 1 Juli 2026 (c) AP Photo/Mike Stewart

Pemain Inggris Harry Kane berselebrasi pada akhir laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris vs RD Kongo di Atlanta, Rabu, 1 Juli 2026 (c) AP Photo/Mike Stewart

Inggris mulai menemukan ritme permainan setelah jeda pendinginan pertama. Baik Kane maupun Tuchel sama-sama menilai momen tersebut menjadi titik balik kebangkitan tim.

Sebelum jeda tersebut, Inggris belum mencatatkan satu pun tembakan maupun sentuhan di kotak penalti lawan. Setelahnya, penguasaan bola meningkat hingga mencapai 70 persen sebelum turun minum dan 77 persen pada fase akhir pertandingan.

Meski mendominasi permainan, efektivitas serangan Inggris belum maksimal. Mereka hanya melepaskan 16 tembakan dan banyak umpan silang gagal menemui sasaran.

Penjaga gawang RD Kongo Lionel Mpasi juga tampil luar biasa sepanjang pertandingan. Ia melakukan lima penyelamatan penting yang membuat Inggris frustrasi hingga pertengahan babak kedua.

3 dari 4 halaman

Harry Kane Akhirnya Menjadi Pembeda

Pemain Inggris Harry Kane, tengah, merayakan gol dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris vs RD Kongo di Atlanta, Rabu, 1 Juli 2026 (c) AP Photo/Mike Stewart

Pemain Inggris Harry Kane, tengah, merayakan gol dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris vs RD Kongo di Atlanta, Rabu, 1 Juli 2026 (c) AP Photo/Mike Stewart

Kebuntuan Inggris akhirnya pecah pada menit ke-74. Kane menanduk umpan silang Anthony Gordon untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Empat menit menjelang waktu normal berakhir, Gordon kembali memberikan assist kepada Kane. Kali ini striker Bayern Munchen tersebut melepaskan penyelesaian keras yang memastikan kemenangan Inggris.

Dua gol itu membuat Kane mengoleksi lima gol di Piala Dunia 2026. Total, ia telah mencetak 13 gol sepanjang sejarah penampilannya di Piala Dunia sehingga masuk enam besar pencetak gol terbanyak sepanjang masa.

Kane mengaku kemenangan tersebut lahir berkat kontribusi seluruh pemain. Menurutnya, setiap anggota tim memiliki kesempatan menjadi pahlawan ketika dibutuhkan.

4 dari 4 halaman

Inggris Hadapi Tantangan Berat Melawan Meksiko

Harry Kane melepaskan tembakan di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Inggris vs RD Kongo, Kamis (2/7/2026) (c) AP Photo/Erik S. Lesser

Harry Kane melepaskan tembakan di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Inggris vs RD Kongo, Kamis (2/7/2026) (c) AP Photo/Erik S. Lesser

Setelah lolos ke babak 16 besar, Inggris akan menghadapi Meksiko di Stadion Azteca. Pertandingan tersebut diprediksi berlangsung lebih sulit dengan dukungan penuh suporter tuan rumah.

Tuchel masih memiliki sejumlah persoalan yang harus dibenahi sebelum laga tersebut. Lini pertahanan beberapa kali kehilangan organisasi ketika menghadapi serangan cepat RD Kongo.

Selain itu, Inggris kembali gagal mencetak gol pada babak pertama untuk ketiga kalinya dalam empat pertandingan di turnamen ini. Efektivitas penyelesaian akhir menjadi perhatian utama menjelang fase gugur.

Meski demikian, kemenangan dramatis atas RD Kongo memberi suntikan kepercayaan diri bagi Inggris. Kebangkitan dari ketertinggalan juga menjadi modal penting saat menghadapi tantangan yang lebih berat di babak selanjutnya.

Sumber: Flashscore


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL