
Bola.net - Hasil pertandingan Slovakia vs Jerman berakhir dengan sebuah kejutan besar. Bertindak sebagai tuan rumah, Slovakia secara luar biasa berhasil menumbangkan Jerman di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup A, Jumat (5/9/2025) dini hari WIB.
Pasukan Julian Nagelsmann tampil sangat mengecewakan sepanjang laga. Mereka terlihat buntu saat menyerang dan begitu rapuh ketika menghadapi serangan balik cepat dari lawan.
Di sisi lain, Slovakia tampil dengan taktik yang sangat brilian dan disiplin. Mereka sukses membuat para pemain bintang Jerman frustrasi sebelum akhirnya menghukum lewat skema serangan yang mematikan.
Kekalahan ini menjadi sebuah pukulan telak dan pengingat pahit bagi Der Panzer. Mari kita simak ulasan lengkap jalannya pertandingan yang penuh drama dan kejutan ini.
Jerman yang Buntu dan Rapuh

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Jerman sebenarnya mencoba untuk mengambil alih kendali permainan. Namun, serangan mereka sama sekali tidak menunjukkan tajinya dan sangat mudah dipatahkan.
Absennya Jamal Musiala terasa begitu signifikan di lini tengah. Trio lini depan yang diisi Nick Woltemade, Florian Wirtz, dan Serge Gnabry pun terlihat mati kutu dan minim kreasi.
Bahkan, Joshua Kimmich yang diharapkan bisa menjadi motor serangan justru lebih banyak bermain di area pertahanan sendiri. Ia tercatat lebih sering berada di dekat dua bek tengah, Antonio Rudiger dan Jonathan Tah.
Sementara itu, sisi pertahanan Jerman juga terlihat sangat rentan sejak awal. Pemain sayap lincah Slovakia, Leo Sauer, berulang kali merepotkan Nnamdi Collins dan Kimmich dengan aksi individunya.
Pukulan Telak Jelang Jeda
Memasuki akhir babak pertama, bencana bagi Jerman akhirnya datang. Slovakia sukses mencuri gol tiga menit sebelum waktu turun minum melalui sebuah skema serangan balik yang brilian.
Semuanya berawal dari aksi David Hancko yang berhasil merebut bola di area tengah lapangan. Ia kemudian melakukan penetrasi cepat menembus jantung pertahanan Jerman yang seolah terbuka lebar.
Baik Rudiger maupun Tah tidak memberikan tekanan yang berarti kepada Hancko. Hal ini memberinya ruang yang sangat leluasa untuk kemudian bertukar umpan satu-dua dengan David Strelec.
Dengan sangat tenang, Hancko berhasil menaklukkan kiper Oliver Baumann. Gol ini menjadi sebuah ganjaran setimpal atas permainan disiplin dan efektif yang ditunjukkan oleh tim tuan rumah.
Gol Ajaib David Strelec
Tertinggal satu gol, Julian Nagelsmann mencoba melakukan perubahan di awal babak kedua. Ia menarik keluar Nnamdi Collins yang tampil buruk dan memasukkan David Raum untuk menambal sisi pertahanan.
Namun, perubahan tersebut sama sekali tidak memberikan dampak yang diharapkan. Gawang Jerman justru kembali harus kebobolan pada menit ke-55 melalui sebuah gol yang sangat spektakuler.
Sang bintang pertandingan, David Strelec, kali ini mencatatkan namanya sendiri di papan skor. Ia dengan cerdik berhasil melewati Antonio Rudiger hingga membuat bek Real Madrid itu jatuh terduduk.
Setelah itu, Strelec melepaskan sebuah tembakan geledek yang menghujam deras ke pojok atas gawang. Momen ini bahkan disebut-sebut mengingatkan publik pada gol ikonik Lionel Messi ke gawang Jerome Boateng beberapa tahun silam.
Tembok Kokoh Slovakia
Tersengat oleh gol kedua, Nagelsmann langsung bereaksi dengan cepat dari pinggir lapangan. Ia memasukkan dua amunisi baru di lini serang, Nadiem Amiri dan Karim Adeyemi.
Jerman pun langsung mengerahkan segala daya upaya mereka untuk bisa memperkecil ketertinggalan. Serangan bertubi-tubi dilancarkan dari berbagai sisi untuk membongkar pertahanan rapat Slovakia.
Akan tetapi, tembok pertahanan Slovakia tampil begitu kokoh dan luar biasa disiplin. Pada akhirnya, para pemain Jerman dibuat frustrasi dan hanya bisa melepaskan tembakan-tembakan spekulasi dari jarak jauh.
Kini, Jerman harus segera berbenah karena laga melawan Irlandia Utara sudah menanti pada 8 September mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Slovakia vs Jerman: Dipermalukan! Der Panzer Tumbang Secara Mengejutkan
Piala Dunia 5 September 2025, 04:50
-
Hasil Jerman vs Prancis: Skor 0-2
Piala Eropa 8 Juni 2025, 22:01
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso dan Taktik yang Bisa Mengubah Wajah Chelsea
Liga Inggris 21 Mei 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Final Liga Europa: Freiburg vs Aston Villa
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 00:20
-
AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:22
-
Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:16
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
-
Bisakah Juventus Datangkan Bernardo Silva Tanpa Liga Champions?
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:58
-
Juventus Dikritik, Pemain Dinilai Tak Punya Ambisi ke Liga Champions
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:55
-
Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
Tim Nasional 20 Mei 2026, 21:55
-
Juventus Gagal Rekrut Antonio Rudiger, Real Madrid Kunci Bek Andalan
Liga Italia 20 Mei 2026, 21:51
-
Timnas Indonesia dan 6 Kandidat Naturalisasi Pilihan John Herdman
Tim Nasional 20 Mei 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR