Jagokan Inggris Juara Piala Dunia 2026? Ini Kekuatan, Kelemahan, dan Peluangnya

Jagokan Inggris Juara Piala Dunia 2026? Ini Kekuatan, Kelemahan, dan Peluangnya
Pemain Inggris Jude Bellingham merayakan gol dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia vs Inggris di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Rebecca Blackwell

Bola.net - Inggris kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu kandidat terkuat dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026. Performa tim asuhan Thomas Tuchel hingga babak perempat final memperlihatkan kombinasi kualitas individu, mental bertanding, dan efektivitas ketika menghadapi tekanan.

The Three Lions mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas Kroasia. Setelah itu, mereka sempat kehilangan ritme ketika bermain imbang tanpa gol melawan Ghana dan hanya menang tipis atas RD Kongo.

Meski demikian, Inggris mampu bangkit saat fase gugur berlangsung semakin ketat. Mereka menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2 sebelum mengatasi Norwegia 2-1 untuk mengamankan tiket ke semifinal.

Hasil tersebut memperlihatkan karakter tim yang tidak mudah menyerah dalam situasi sulit. Walau masih memiliki sejumlah kekurangan, Inggris tetap berada di jalur yang tepat untuk mengejar trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.

1 dari 3 halaman

Mental Juara dan Kualitas Skuad Jadi Modal Utama Inggris

Jude Bellingham, kiri, dan Harry Kane merayakan kemenangan Inggris atas Norwegia dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Julio Cortez

Jude Bellingham, kiri, dan Harry Kane merayakan kemenangan Inggris atas Norwegia dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Julio Cortez

Inggris datang ke turnamen ini dengan materi pemain yang termasuk terbaik di dunia. Thomas Tuchel juga berhasil membangun tim yang tetap kompetitif meski melakukan beberapa keputusan kontroversial dalam pemilihan skuad.

Jude Bellingham tampil luar biasa sebagai motor permainan di lini tengah. Declan Rice dan Elliot Anderson turut memberikan keseimbangan yang membuat permainan Inggris tetap solid.

Di lini depan, Harry Kane kembali menjadi tumpuan berkat ketajamannya. Sementara itu, Marc Guehi tampil impresif setelah berhasil meredam pengaruh Erling Haaland pada laga perempat final.

Thomas Tuchel bahkan mengapresiasi daya juang anak asuhnya setelah kemenangan atas Norwegia. "Ini murni mentalitas. Anda bisa mengemasnya dalam botol lalu menjualnya," kata Tuchel.

2 dari 3 halaman

Kelemahan Inggris Masih Terlihat di Beberapa Posisi

Pemain Inggris Bukayo Saka, kedua dari kiri, mengontrol bola saat dikawal oleh pemain Panama Jorge Gutierrez dalam laga Grup L Piala Dunia 2026 Panama vs Inggris di East Rutherford, 27 Juni 2026 (c) AP Photo/Frank Franklin II

Pemain Inggris Bukayo Saka, kedua dari kiri, mengontrol bola saat dikawal oleh pemain Panama Jorge Gutierrez dalam laga Grup L Piala Dunia 2026 Panama vs Inggris di East Rutherford, 27 Juni 2026 (c) AP Photo/Frank Franklin II

Di balik performa positif tersebut, Inggris belum sepenuhnya bebas dari masalah. Tuchel mengakui timnya cukup beruntung saat menghadapi Norwegia karena masih melakukan banyak kesalahan sepanjang pertandingan.

Persoalan terbesar berada di sektor bek sayap dan pemain sayap. Ezri Konsa harus dimainkan sebagai bek kanan, sementara kedalaman skuad di posisi tersebut belum benar-benar meyakinkan.

Kondisi Declan Rice juga menjadi perhatian karena masih bergelut dengan cedera. Jika Bukayo Saka belum berada dalam kondisi terbaik, pilihan di sisi kanan lapangan menjadi semakin terbatas.

3 dari 3 halaman

Peluang Inggris Juara Tetap Terbuka Lebar

Pemain Inggris Harry Kane, kiri, Jude Bellingham, tengah, dan Morgan Rogers merayakan kemenangan atas Norwegia dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Julio Cortez

Pemain Inggris Harry Kane, kiri, Jude Bellingham, tengah, dan Morgan Rogers merayakan kemenangan atas Norwegia dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Julio Cortez

Walau memiliki sejumlah celah, Inggris tetap memperlihatkan kemampuan untuk memenangkan pertandingan dalam berbagai situasi. Mereka mampu melewati atmosfer sulit di Estadio Azteca hingga cuaca panas di Miami tanpa kehilangan semangat bertanding.

Kekuatan mental menjadi nilai pembeda yang terus terlihat sepanjang turnamen. Tim ini berkali-kali mampu bangkit ketika pertandingan berjalan tidak sesuai rencana.

Apabila Rice pulih dan para pemain inti tetap bugar, peluang Inggris mengangkat trofi Piala Dunia 2026 masih sangat besar. Kombinasi kualitas pemain, pengalaman pelatih, dan karakter pantang menyerah membuat mereka layak diperhitungkan hingga laga terakhir.

Sumber: Sporting News


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL