
Bola.net - Lamine Yamal memberikan pandangannya mengenai perdebatan Lionel Messi. Pemain Barcelona dan Timnas Spanyol itu menyebut Messi sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah, tetapi bukan sosok yang menjadi idolanya.
Yamal tetap menunjukkan rasa hormat kepada para pemain besar yang membuka jalan sebelum dirinya bersinar di level tertinggi. Namun, ia mengejutkan banyak pihak karena memilih Neymar sebagai figur yang paling menginspirasinya dalam sepak bola.
Perdebatan mengenai pemain terbaik sepanjang masa kembali muncul setelah Yamal memberikan komentarnya. Ia menilai kualitas Messi sudah tidak perlu diperdebatkan lagi melihat konsistensinya di setiap pertandingan.
Di sisi lain, Yamal mengakui gaya bermain Neymar memberikan pengaruh besar terhadap cara dirinya bermain. Winger muda Barcelona itu juga berbicara mengenai kondisi fisiknya jelang laga Spanyol di Piala Dunia 2026.
Yamal Nilai Messi sebagai Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah

Yamal berkembang menjadi salah satu pemain muda yang paling banyak mendapat perhatian setelah tampil bersama Barcelona dan Spanyol. Meski usianya masih muda, ia sudah sering dibandingkan dengan para bintang besar dunia.
Ketika ditanya mengenai Messi, Yamal memberikan jawaban tegas tentang warisan sang legenda Barcelona. Ia menilai kemampuan Messi dalam setiap pertandingan menjadi bukti kuat mengenai statusnya sebagai pemain terbaik.
"Saya pikir di setiap pertandingan dia menunjukkan bahwa dia adalah pemain terbaik dalam sejarah," ujar Yamal.
"Jika seseorang masih memiliki keraguan, itu karena mereka memang mencarinya; tidak ada lagi yang perlu dikatakan. Bagi saya, dia adalah yang terbaik," lanjutnya.
Neymar Jadi Sosok Idola Utama Yamal

Meski menyebut Messi sebagai pemain terbaik, Yamal memiliki jawaban berbeda ketika ditanya mengenai sosok yang menjadi panutannya. Ia memilih Neymar sebagai pemain yang paling memengaruhi gaya bermainnya.
Pengaruh Neymar terlihat dari beberapa karakter permainan Yamal, seperti kemampuan menggiring bola, kelincahan, dan keberaniannya menghadapi lawan. Gaya tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan pemain muda Spanyol itu.
"Jelas, idola saya adalah Neymar karena saya suka melihat cara dia bermain, tetapi Messi adalah yang terbaik, dan tidak ada perdebatan mengenai hal itu," ungkap Yamal.
Yamal Fokus Pulihkan Kondisi Fisik

Spanyol sedang mempersiapkan laga berikutnya melawan Arab Saudi di Piala Dunia 2026. Yamal meminta agar proses pemulihan fisiknya berjalan secara bertahap setelah sempat mengalami masalah cedera.
Pemain berusia 18 tahun tersebut menilai dirinya belum berada dalam kondisi ideal untuk bermain penuh selama 90 menit. Ia memilih mengikuti proses adaptasi agar bisa kembali ke level terbaiknya.
"Saya pikir ini masih terlalu cepat, itu tidak perlu. Saya memiliki proses adaptasi terlebih dahulu," ucap Yamal.
"Saya rasa ini bukan waktu yang tepat untuk bermain satu pertandingan penuh, tetapi saya bisa memainkan menit yang diberikan pelatih," kata Yamal.
Ambisi Hadapi Tim Terbaik Dunia

Yamal menegaskan bahwa Spanyol tidak perlu menghindari lawan berat pada fase gugur Piala Dunia. Ia bahkan menyambut kemungkinan bertemu tim kuat seperti Argentina di babak 16 besar.
Menurutnya, untuk menjadi juara, Spanyol harus siap menghadapi siapa pun tanpa memandang nama besar lawan. Ia juga menyinggung bahwa tantangan terbesar justru menjadi bagian penting dari perjalanan menuju gelar juara.
"Kami adalah Spanyol dan kami ingin bermain melawan yang terbaik," ujar Yamal.
"Gaya bermain saya berbeda, dan saya fokus untuk menikmati dan menang. Saya tidak ingin mencetak 16 gol dan tersingkir di semifinal. Itu bukan yang saya cari," pungkas Yamal.
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
-
Martin Zubimendi Bela Lini Tengah Spanyol Usai Dikritik Main Lambat
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:31
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR