Bola.net - Keberhasilan Brasil melewati Chile dalam babak 16 besar Piala Dunia 2014 tak lepas dari kegemilangan kiper Julio Cesar. Selain melakukan sejumlah penyelamatan penting dalam 120 menit laga, pria 34 tahun ini juga tampil gemilang saat membawa timnya menang 3-2 di babak adu penalti.
Performa tersebut membuat nama Cesar dielu-elukan sebagai pahlawan oleh fans Selecao. Sang kiper juga mengaku puas dengan penampilan heroiknya tersebut, ia lega berhasil lepas dari label kambing hitam yang melekat padanya sejak empat tahun lalu.
Saat Samba disisihkan Belanda 1-2 pada Piala Dunia 2010, publik Brasil menuding permainan buruk Cesar sebagai penyebab kekalahan timnya.
"Saya sudah menyiapkan diri dari segi mental dan juga fisik untuk adu penalti. Sungguh sulit bisa keluar dari bayang-bayang kambing hitam yang saya dapatkan pada Piala Dunia 2010 lalu, namun saya mendapatkan dukungan penuh dari rekan setim dan juga suporter," ungkap Cesar seperti dilansir situs FIFA.
"Saya tak pernah menyembunyikan fakta bahwa saya adalah orang yang emosional. Laga ini membuktikan bahwa jika kita memiliki mimpi, kita harus terus mengejarnya."[initial]
(fifa/mri)
Performa tersebut membuat nama Cesar dielu-elukan sebagai pahlawan oleh fans Selecao. Sang kiper juga mengaku puas dengan penampilan heroiknya tersebut, ia lega berhasil lepas dari label kambing hitam yang melekat padanya sejak empat tahun lalu.
Saat Samba disisihkan Belanda 1-2 pada Piala Dunia 2010, publik Brasil menuding permainan buruk Cesar sebagai penyebab kekalahan timnya.
"Saya sudah menyiapkan diri dari segi mental dan juga fisik untuk adu penalti. Sungguh sulit bisa keluar dari bayang-bayang kambing hitam yang saya dapatkan pada Piala Dunia 2010 lalu, namun saya mendapatkan dukungan penuh dari rekan setim dan juga suporter," ungkap Cesar seperti dilansir situs FIFA.
"Saya tak pernah menyembunyikan fakta bahwa saya adalah orang yang emosional. Laga ini membuktikan bahwa jika kita memiliki mimpi, kita harus terus mengejarnya."[initial]
Baca Juga
- Fobia Adu Penalti, Thiago Silva Ogah Jadi Eksekutor
- Legenda Prancis Kagumi Kolektivitas Neymar
- Alves Waspadai Alexis Sebagai Pembeda Pertandingan
- Fred Cetak 'Gol Kumis' Berkat Saran Neymar
- Fred: Neymar Pembeda, Brasil Bersinar
- Bernard Sebut Finishing Sebagai Masalah Klasik Bagi Brasil
- Scolari: Pengganti Hulk Bisa Saya Pilih Dengan Mata Tertutup
- Scolari: Saya Sebenarnya Ingin Panggil Diego Costa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadi Target Lawan, Scolari Sebut Neymar Seperti Ronaldo
Piala Dunia 30 Juni 2014, 22:50
-
Ketum PSSI Kritisi Kondisi Brasil Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 30 Juni 2014, 22:25
-
Jackson Martinez: Kolombia Tak Takut Brasil
Piala Dunia 30 Juni 2014, 20:40
-
Video: Fans Brasil Tak Sengaja Buang Angin ke Arah Kekasih Neymar
Open Play 30 Juni 2014, 15:46
-
Galeri Suporter: Brasil vs Chile
Open Play 30 Juni 2014, 12:09
LATEST UPDATE
-
Jadwal Siaran Langsung Brighton vs Man United: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:25
-
Prediksi AC Milan vs Cagliari 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:23
-
Prediksi Torino vs Juventus 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:21
-
Hubungan dengan CEO Juventus Retak, Spalletti Bakal Resign?
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:14
-
Prediksi Tottenham vs Everton 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:10
-
Manchester United Tawarkan Joshua Zirkzee ke Juventus dan AS Roma
Liga Inggris 24 Mei 2026, 14:27
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR