Main Dua Menit, Lalu Ditunjuk Jadi Eksekutor Penalti Pertama Spanyol, Pablo Sarabia Tetap Gagal Bersinar

Bola.net - Malam yang terlalu kelam bagi Pablo Sarabia. Penyerang sayap Spanyol itu punya satu tugas khusus, yaitu cetak gol di adu penalti, tetapi ia gagal melaksanakannya.
Sarabia saat itu dimasukkan di menit ke-118 saat melawan Maroko pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 di Education City Stadium, Selasa (6/12/2022) malam WIB. Ketika sang pemain masuk, skor masih 0-0.
Sampai pertandingan berakhir, Spanyol dan Maroko tak kunjung mencetak gol. Laga dilanjutkan ke babak adu penalti.
Sarabia yang ditunjuk sebagai penendang pertama, bersama dua penendang Spanyol lainnya gagal menyarangkan bola. Sedangkan Maroko mencetak tiga gol dari empat penendang. Alhasil, Spanyol kalah 0-3.
Punya Peluang Emas
Sebelum masuk ke babak adu penalti, Sarabia punya peluang emas. Peluang emas itu diperoleh di menit ke-120. Ya, tepat di ujung laga.
Sarabia menerima bola di sisi kanan dekat dengan gawang. Walaupun jaraknya dekat, sudutnya sempit untuk mengeksekusi tendangan.
Sarabia tetap melakukan tendangan tersebut. Nyaris! Tendangan kerasnya yang diarahkan ke tiang jauh itu justru membentur mistar. Itu jadi peluang terakhir sebelum masuk ke babak adu penalti.
Ditunjuk Jadi Eksekutor Pertama
Dilihat dari menit dimasukkannya Sarabia, pemain Paris Saint-Germain itu jelas-jelas disiapkan sebagai eksekutor penalti. Apalagi dirinya memang sudah mengemban tugas tersebut sejak lama.
“Kami sudah mendiskusikannya, jika ada penalti, maka saya akan mengambilnya. Morata juga sudah mengerti,” kata dia saat mencetak gol kemenangan Spanyol 1-0 atas Yunani di Kualifikasi Piala Dunia 2022 (12/11/2021).
Maka tidak heran, Sarabia didaulat jadi eksekutor pertama Spanyol. Ia diharapkan bisa mencetak gol.
Nahas, tendangannya justru mencium mistar gawang. Sarabia gagal bersinar saat harus menunaikan tugasnya mengonversi tendangan penalti jadi gol.
Pembelaan Enrique

Sementara itu, Enrique yang memang mempercayakan Sarabia jadi eksekutor penalti bertangunggjawab atas hasil tersebut. Menurutnya, Sarabia tidak layak mendapatkan kritik akibat kegagalannya.
“Para pemain telah menjalankan rencana 100 persen. Itu saja, sekarang laga sudah berakhir. Saya tidak punya satu pun celaan untuk para pemain,” kata dia seusai laga.
“Tentunya sangat tidak adil bagi Pablo Sarabia. Dia harusnya mendapatkan menit bermain lebih banyak, Lalu saya memilih untuk memasukkan dia dan mengambil penalti itu, tetapi dia gagal,” tambahnya.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: FIFA Official
Baca Juga:
- 5 Catatan Mentereng Goncalo Ramos: Gantikan Cristiano Ronaldo, Cetak Hattrick di Piala Dunia 2022
- David de Gea Unggah Foto Sedang Tersenyum Setelah Spanyol Tersingkir dari Piala Dunia 2022, Bentuk S
- Portugal di Babak 16 Besar Piala Dunia 2022: Ganas, Menyeramkan
- Tangkis 2 Penalti Spanyol, Yassine Bounou Catat Sejarah Baru di Piala Dunia
- Selebrasi Penguin Achraf Hakimi: Sindir Luis Enrique yang tak Panggil Sergio Ramos ke Timnas Spanyol
- Yassine Bounou, Kiper Maroko Itu Aslinya Memang Jago Tepis Penalti di Sevilla
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Magis Super-Sub Alvaro Morata Tak Ampuh di Hadapan Maroko
Piala Dunia 7 Desember 2022, 12:35
-
Tangkis 2 Penalti Spanyol, Yassine Bounou Catat Sejarah Baru di Piala Dunia
Piala Dunia 7 Desember 2022, 10:58
LATEST UPDATE
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR