Bola.net - Lionel Messi mendeskripsikan laga final Piala Dunia 2014 kontra Jerman, Senin (14/07) besok sebagai laga terpenting sepanjang karirnya bagi Argentina.
Tanpa diduga, Argentina berhasil lolos ke partai final Piala Dunia kali ini. Padahal, performa mereka sepanjang turnamen tersebut sebenarnya kurang meyakinkan. Skuat Tango akhirnya bisa kembali menapak ke partai final setelah terakhir kali melakukannya pada tahun 1990 silam. Saat itu, mereka hanya bisa menjadi runner-up setelah dikalahkan oleh Jerman Barat.
Messi pun menyebut bahwa laga yang akan dilakoninya besok merupakan partai terpenting sepanjang karirnya membela Tango. Ia juga mengatakan bahwa rekan-rekannya sudah siap untuk melakoni laga maha penting tersebut.
"Besok, kami akan memainkan laga paling penting sepanjang hidup kami bagi negara kami. Impian dan harapan saya terpenuhi berkat kerja keras dan pengorbanan dari sebuah tim yang sudah memberikan segalanya dari laga pertama. Kami tahu hal tersebut memang memungkinkan. rakyat kami, orang-orang Argentina, mereka menopang kami kemari. Namun impian ini belum berakhir. Besok kami ingin menang dan kami sudah siap! #VamosArgentina #allin." tulis Messi dalam akun Facebook-nya.
Argentina sendiri menjadi tim underdog alias kurang diunggulkan di laga tersebut. Sebab, saat ini Jerman adalah tim yang sangat superior. Skuat Tango sendiri terakhir kali menjadi juara pada tahun 1986 silam, di era sang legenda Diego Maradona. [initial]
(fb/dim)
Tanpa diduga, Argentina berhasil lolos ke partai final Piala Dunia kali ini. Padahal, performa mereka sepanjang turnamen tersebut sebenarnya kurang meyakinkan. Skuat Tango akhirnya bisa kembali menapak ke partai final setelah terakhir kali melakukannya pada tahun 1990 silam. Saat itu, mereka hanya bisa menjadi runner-up setelah dikalahkan oleh Jerman Barat.
Messi pun menyebut bahwa laga yang akan dilakoninya besok merupakan partai terpenting sepanjang karirnya membela Tango. Ia juga mengatakan bahwa rekan-rekannya sudah siap untuk melakoni laga maha penting tersebut.

"Besok, kami akan memainkan laga paling penting sepanjang hidup kami bagi negara kami. Impian dan harapan saya terpenuhi berkat kerja keras dan pengorbanan dari sebuah tim yang sudah memberikan segalanya dari laga pertama. Kami tahu hal tersebut memang memungkinkan. rakyat kami, orang-orang Argentina, mereka menopang kami kemari. Namun impian ini belum berakhir. Besok kami ingin menang dan kami sudah siap! #VamosArgentina #allin." tulis Messi dalam akun Facebook-nya.
Argentina sendiri menjadi tim underdog alias kurang diunggulkan di laga tersebut. Sebab, saat ini Jerman adalah tim yang sangat superior. Skuat Tango sendiri terakhir kali menjadi juara pada tahun 1986 silam, di era sang legenda Diego Maradona. [initial]
Baca Juga:
- Key Player: Muller vs Messi
- Indra Sjafri: Waktu Recovery, Keuntungan Jerman
- Sekilas Final Piala Dunia 2014: Jerman vs Argentina
- Zabaleta: Angkat Piala, Messi Bakal Spesial
- 'Jangan Sampai Messi Lolos Sedetik Pun'
- Takdir Gariskan Messi Jadi Juara Dunia
- Penampilan Messi Buat Legenda Inggris Kecewa Berat
- Thomas Muller: Saya Tak Pernah Kalah Lawan Messi
- 'Jerman Tak Akan Fokus Hentikan Messi'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Messi dan Mascherano, Bartomeu Jagokan Argentina
Piala Dunia 13 Juli 2014, 23:26
-
Bartomeu: Messi dan Neymar Telah Jadi Bintang Piala Dunia
Piala Dunia 13 Juli 2014, 23:15
-
Bolatainment 13 Juli 2014, 22:17

-
'Messi dan Mascherano Harus di Level Terbaik Lawan Jerman'
Piala Dunia 13 Juli 2014, 21:44
-
Raul Gonzales: Argentina Tergantung Kepada Messi
Piala Dunia 13 Juli 2014, 20:45
LATEST UPDATE
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR