
Bola.net - Satu pemain Prancis yang mencuri perhatian para pengamat pertandingan di final Piala Dunia 2018 adalah Olivier Giroud. Bagaimana tidak, striker yang kini tengah merumput bersama AC Milan ikut andil memenangkan laga final Prancis pasca menundukkan Kroasia 4-2 dengan tanpa melakukan 'usaha yang berarti'
Sepanjang turnamen kala itu Giroud, sebenarnya menjadi andalan utama di lini depan Les Bleus. Dia hanya absen sekali sebagai starter yakni saat Prancis menghadapi Australia di laga pembuka, tapi setelah itu dia selalu menjadi starter hingga Prancis menembus babak final.
Di partai final, Giroud bermain selama 81 menit sebelum digantikan gelandang serang Lyon kala itu Nabil Fekir. Giroud mencatatkan hanya memenangkan enam duel bola udara selama pertandingan, sayangnya striker yang memiliki 112 caps dan mencetak 48 gol itu tidak melepaskan satu pun tembakan untuk mencetak gol.
Pada akhirnya, tim besutan Didier Deschamps itu pada akhirnya akhirnya mengangkat trofi turnamen untuk pertama kalinya setelah dua puluh tahun berlalu.
0 Tendangan ke Gawang, 0 Gol Selama Turnamen
Olivier Giroud menjadi salah satu pemain yang mengangkat Piala Dunia 2018 bersama Prancis, terlepas dari dia gagal membuat sebiji gol pun di turnamen ini. Meski terus dimainkan sebagai starter sejak matchday kedua, Giroud gagal mencetak satu gol pun sepanjang turnamen.
Catatan ini semakin ajaib jika melihat statistiknya. Dia malah gagal sekalipun melepaskan tembakan on target, meski ia total melepaskan 13 kesempatan.
Berbeda dengan dua rekannya kala itu tampil begitu menggila Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann, masing-masing mengantongi empat gol di ajang tersebut. Jika dihitung secara total, Giroud tak bisa membuat tembakan ke gawang selama 546 menit tampil bersama Prancis di Piala Dunia 2018. Kontribusinya terhadap lini depan Prancis adalah satu buah assist.
Dipuji Oleh Deschamps
Namun jika melihat kerja keras Giroud selama Piala Dunia 2018 untuk Prancis, kritik terhadap sang penyerang ini patut pertanyakan. Pelatih timnas Didier Deschamps sendiri memuji kerja keras Giroud bagi Timnas Prancis meskipun sang penyerang tak mencetak gol selama di Rusia.
"Dia tidak egois dan tak pernah mengeluh ketika bekerja keras di lapangan, berkat gaya mainnya, dia tak hanya berguna dalam menyerang namun juga berguna saat situasi bertahan." ujar Deschamps dilansir lewat situs resmi timnas Prancis.
Didier Deschamps memang memberi peran bagi Olivier Giroud di lini depan bukan hanya untuk mencetak gol namun juga membuka ruang bagi rekan-rekannya. Sifat tak egois Giroud inilah menjadi salah satu kunci mengapa Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann bisa leluasa bergerak di lini depan.
Kemampuan Lain Seorang Giroud
Selama di Piala Dunia Rusia total mantan pemain Arsenal ini mampu melepas tujuh umpan kunci dimana satu di antaranya bisa dikonversi Kylian Mbappe menjadi gol pada saat Prancis mengalahkan Argentina 4-3 di babak 16 besar kala itu.
Selain itu kemampuan duel udara Oliver Giroud juga membuatnya menjadi pemantul bola yang mumpuni bagi Les Blues. Dilansir lewat Squawka, Giroud mampu memenangi 24 kali duel udara dari total 44 duel udara yang ia lakoni di Rusia. Bahkan pada laga final Olivier Giroud mampu memenangi duel udara sebanyak enam kali dan terbanyak diantara pemain lainnya.
Dominannya Giroud di udara tentu sangat penting bagi Prancis yang kerap kali mengandalkan umpan panjang dan serangan balik selama Piala Dunia 2018.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Calon Pemain Kunci Timnas Prancis di Piala Dunia 2022
Piala Dunia 25 Juli 2022, 19:24
-
Kilas Balik: Piala Dunia 2018 dalam Angka
Piala Dunia 23 Juli 2022, 16:17
-
Tandukan Zidane dan Kegagalan Prancis di Piala Dunia 2006
Piala Dunia 22 Juli 2022, 20:23
LATEST UPDATE
-
Diogo Moreira Ingin Jadi Rookie of The Year MotoGP 2026, Ogah Remehkan Toprak Razgatlioglu
Otomotif 24 Februari 2026, 13:58
-
Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:36
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR