Bola.net - Kemampuan Tim Nasional Inggris untuk bisa berbicara banyak di kompetisi internasional kembali dipertanyakan. Kali ini suara pesimis datang dari eks penyerang mereka sendiri, Michael Owen.
Pemain yang mengoleksi 89 caps dan juga 40 gol bagi The Three Lions tersebut mencibir kualitas pemain yang dimiliki oleh negaranya saat ini. Owen menganggap Inggris tak punya cukup kualitas untuk bisa bersaing.
"Kami masih memiliki beberapa pemain berkualtas di negeri ini, namun tak ada satupun yang berani menjagokan kami akan menjuarai Piala Dunia," ungkap Owen seperti dilansir oleh Daily Star.
"Publik menganggap Inggris bermain buruk di Piala Dunia 2006 padahal kami memiliki sederet pemain bagus. Sekarang lihat komposisi pemain yang dimiliki Inggris sekarang dan anda bisa katakan bahwa mustahil bagi kami untuk menjadi juara dunia."
Owen bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 1998. (c) Telegraph
Owen mengungkapkan pendapatnya tersebut dalam acara peluncuran Shinpad Insurance, sebuah program asuransi cedera bagi para pesepakbola yang bermain di Lower Division.
Pemain yang baru saja memutuskan pensiun di akhir musim lalu ini sempat menjadi bagian dari skuad Inggris dalam tiga perhelatan Piala Dunia mulai dari 1998 sampai 2006.
Dalam tiga kali kesempatan tersebut, Owen dan Inggris dua kali gagal di babak perempat final dan sekali tereliminasi di tahap 16 besar. [initial]
Pemain yang mengoleksi 89 caps dan juga 40 gol bagi The Three Lions tersebut mencibir kualitas pemain yang dimiliki oleh negaranya saat ini. Owen menganggap Inggris tak punya cukup kualitas untuk bisa bersaing.
"Kami masih memiliki beberapa pemain berkualtas di negeri ini, namun tak ada satupun yang berani menjagokan kami akan menjuarai Piala Dunia," ungkap Owen seperti dilansir oleh Daily Star.
"Publik menganggap Inggris bermain buruk di Piala Dunia 2006 padahal kami memiliki sederet pemain bagus. Sekarang lihat komposisi pemain yang dimiliki Inggris sekarang dan anda bisa katakan bahwa mustahil bagi kami untuk menjadi juara dunia."
Owen bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 1998. (c) TelegraphOwen mengungkapkan pendapatnya tersebut dalam acara peluncuran Shinpad Insurance, sebuah program asuransi cedera bagi para pesepakbola yang bermain di Lower Division.
Pemain yang baru saja memutuskan pensiun di akhir musim lalu ini sempat menjadi bagian dari skuad Inggris dalam tiga perhelatan Piala Dunia mulai dari 1998 sampai 2006.
Dalam tiga kali kesempatan tersebut, Owen dan Inggris dua kali gagal di babak perempat final dan sekali tereliminasi di tahap 16 besar. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Owen: Inggris Tak Mungkin Juara Piala Dunia
Piala Dunia 16 Juli 2013, 16:30
-
Piala Dunia 16 Juli 2013, 05:45

-
Lahm Favoritkan Brasil di Piala Dunia 2014
Piala Dunia 13 Juli 2013, 17:40
-
Stadion Maracana Terapkan Kode Etik Baru
Piala Dunia 13 Juli 2013, 11:23
-
Liga Spanyol 12 Juli 2013, 00:27

LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Brentford
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:56
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Sunderland vs Chelsea
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:51
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Man City vs Aston Villa
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:51
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Crystal Palace vs Arsenal
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:47
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Sunderland vs Chelsea
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:33
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Palace vs Arsenal
Liga Inggris 24 Mei 2026, 20:17
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Brentford
Liga Inggris 24 Mei 2026, 19:58
-
Apakah Pertandingan Brighton vs MU Ditayangkan SCTV?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 19:54
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25






















KOMENTAR