
Bola.net - Spanyol menatap gelaran Piala Dunia 2010 dengan optimistis. Berbekal meraih gelar Euro 2008 dan skuat yang begitu mumpuni, La Furia Roja sangat diunggulkan untuk meraih trofi Piala Dunia pertamanya di Benua Afrika.
Skuat asuhan Vicente Del Bosque membawa pemain-pemain bintang dalam masa keemasan saat itu, sebut saja seperti Iker Casillas (Real Madrid), Carles Puyol (Barcelona), Sergio Ramos (Real Madrid), hingga David Villa (Valencia). Tergabung di grup H bersama Swiss, Chile, dan Honduras. Spanyol meraih dua kemenangan dan satu kali kalah melawan Swiss.
Hasil itu membuat Iker Casillas dan kolega melaju ke babak 16 besar menghadapi tetangganya, Portugal. Sejak menit awal, mereka menyerang, tetapi terus mengalami kesulitan mencetak gol. Di sisi lain, selepas menit ke-20, meski tak kebobolan, mereka mulai mendapatkan sejumlah ancaman dari Portugal yang memainkan serangan balik.
Tak mau kehilangan momen, Spanyol terus melancarkan tekanan yang berujung gol dari David Villa pada menit ke-63. Dari tengah kotak penalti, memanfaatkan bola muntah hasil tembakannya sendiri yang diblok Eduardo, Villa mengirim bola ke tengah gawang Portugal. Gol itu membuat kepercayaan diri Selecao runtuh.
Cetak Gol ke-200
Satu gol dari David Villa ke gawang Portugal sudah cukup meloloskan Spanyol ke perempat final. Lawan pun sudah menanti kala itu, Paraguay.
Gol dari striker berjuluk El Guaje itu mencatatkan sejarah sendiri. Berdasarkan laporan resmi FIFA, gol Villa ke gawang Eduardo adalah gol ke-200 pemain La Liga sepanjang sejarah Piala Dunia.
Villa pun menyamai pencapaian Telmo Zarra, striker legendaris La Furia Roja. Seperti halnya Zarra pada Piala Dunia 1950, Villa sukses mencetak gol pada tiga pertandingan secara berturut-turut.
Sejajar dengan Thomas Muller
Puncak karier seorang David Villa bersama timnas Spanyol memang di kejuaraan Piala Dunia 2010. Eks Barcelona itu memiliki peranan besar dalam membawa trofi Piala Dunia ke tanah Spanyol untuk pertama kalinya. Sepanjang turnamen, La Furia Roja hanya berhasil mencetak delapan gol, dengan Villa mencetak lima gol bagi La Furia Roja.
Total lesakan gol yang ia cetak sama dengan striker Jerman, Thomas Muller saat itu. Namun talenta Der Panzer lah yang lebih berhak meraih Sepatu Emas karena jumlah assist yang dicetak oleh Muller lebih unggul dari Villa.
Namun, performa Villa di Piala Dunia 2010 membuat namanya tercetak di dalam sejarah Spanyol, dan mengangkat tinggi namanya di dunia sepak bola.
Pencetak Gol Terbanyak Spanyol
David Villa masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak timnas Spanyol hingga kini. Debut sejak Februari 2005, Villa telah membela La Furia Roja dalam 98 pertandingan.
Dari penampilannya tersebut, striker ini sukses mencetak 63 gol. David Villa mengakhiri karier sepak bolanya pada November 2019.
(Bola.net/Yoga Radyan)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2010: David Villa dan Mimpi Portugal yang Kandas di 16 Besar
Piala Dunia 29 Agustus 2022, 20:38
-
Ketika Jerman Buyarkan Mimpi Diego Maradona di Piala Dunia 2010
Piala Dunia 29 Agustus 2022, 18:08
-
Piala Dunia 2010: David Villa, Sang 'Unsung Hero' Timnas Spanyol
Piala Dunia 24 Agustus 2022, 19:51
-
Piala Dunia 2010: Langkah Mengejutkan Korea Selatan Lolos dari Fase Grup
Piala Dunia 24 Agustus 2022, 15:30
-
Mengenang Paul, Gurita yang Jadi Primadona di Piala Dunia 2010
Piala Dunia 16 Agustus 2022, 19:56
LATEST UPDATE
-
Tiket Persib vs Persija Sold Out, GBLA Bakal Dipenuhi Bobotoh
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 22:33
-
Skuad Lengkap Real Madrid untuk Piala Super Spanyol 2026: Tanpa Kylian Mbappe
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 22:04
-
CPNS 2026: Syarat Pendaftaran dan Waspada Hoaks yang Mengintai
News 6 Januari 2026, 21:54
-
Stiker Presiden di WhatsApp, Bisa Dipidana? Ini Penjelasan Menteri Hukum
News 6 Januari 2026, 21:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40























KOMENTAR