
Bola.net - Piala Dunia 2026 menghadirkan perubahan menarik terkait penghargaan Man of the Match yang diberikan setelah setiap pertandingan. FIFA mengambil langkah khusus untuk delapan pemain yang berasal dari negara dengan mayoritas penduduk Muslim.
Perubahan tersebut tidak mengubah nilai penghargaan maupun proses pemilihannya. Namun, FIFA menyesuaikan tampilan seremoni dan materi promosi yang berkaitan dengan sponsor penghargaan tersebut.
Penghargaan Man of the Match di Piala Dunia 2026 didukung oleh merek bir Michelob ULTRA. Karena alkohol dianggap terlarang dalam ajaran Islam, FIFA memilih pendekatan berbeda untuk sejumlah pemain tertentu.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap latar belakang budaya dan keyakinan para pemain. FIFA tetap mempertahankan penghargaan tersebut tanpa menghilangkan identitas kompetisi secara keseluruhan.
FIFA Sesuaikan Tampilan Penghargaan
Lionel Messi es el @MichelobUltra Superior Player of the Match.#FIFAWorldCup #SuperiorPOTM pic.twitter.com/2aOO2KeP3b
— Futbo Simple (@YoanMG86) June 17, 2026
Sebanyak 104 penghargaan Man of the Match akan diberikan sepanjang Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Hingga kini, puluhan pemain telah menerima penghargaan tersebut, termasuk Lionel Messi, Erling Haaland, Harry Kane, dan Michael Olise.
Untuk sebagian besar pemain, seremoni penghargaan dilakukan dengan latar yang menampilkan logo Michelob ULTRA. Foto-foto pemenang kemudian dipublikasikan melalui kanal resmi Piala Dunia FIFA.
Namun, FIFA menerapkan format berbeda kepada delapan pemain tertentu. Logo sponsor tidak ditampilkan pada papan latar belakang yang digunakan saat sesi foto penghargaan.
8 Pemain Mendapat Perlakuan Khusus
🚨 OFFICIAL: Ismael Saibari wins the Man of the Match award after scoring the winner against Scotland. 🇲🇦🔥🏆 pic.twitter.com/44dzOEulKw
— World Cup 2026 (@WorldCupMedia_) June 20, 2026
Pemain yang menerima format khusus tersebut antara lain Ismael Kone dari Kanada, Mahmoud Abunada dari Qatar, dan Yan Diomande dari Pantai Gading. Selain itu terdapat Ramin Rezaeian dari Iran, Emam Ashour dari Mesir, Ali Olwan dari Yordania, Ismael Saibari dari Maroko, serta Johan Manzambi dari Swiss.
Sebagai pengganti branding sponsor, latar belakang hanya memuat tulisan "Superior Player of the Match" dan emblem resmi Piala Dunia. Trofi yang diberikan tetap memiliki desain yang hampir identik dengan versi standar.
Perubahan itu membuat logo Michelob ULTRA tidak terlihat dalam dokumentasi resmi penghargaan. Dengan demikian, FIFA tetap dapat menghormati sensitivitas agama tanpa menghapus penghargaan yang sudah menjadi bagian dari turnamen.
Bukan Pertama Kali Terjadi di Sepak Bola

Kasus serupa pernah terjadi pada Piala Dunia 2018. Kiper Mesir, Mohamed El-Shenawy, menolak menerima penghargaan Man of the Match karena sponsor hadiah saat itu berasal dari merek bir Budweiser.
Di kompetisi domestik Inggris, penghargaan pemain terbaik pertandingan juga pernah disertai hadiah berupa minuman beralkohol. Sejumlah pemain Muslim, termasuk Yaya Toure, memilih tidak menerimanya karena alasan keyakinan.
Kini, penyelenggara kompetisi umumnya menggunakan penghargaan yang lebih netral. Perayaan gelar juara pun sering memakai sampanye non-alkohol agar dapat diterima oleh seluruh pemain dari berbagai latar belakang.
Keputusan FIFA dalam Piala Dunia 2026 menunjukkan upaya menjaga keseimbangan antara kepentingan sponsor dan penghormatan terhadap keberagaman peserta. Langkah tersebut sekaligus menjadi contoh bagaimana sepak bola global beradaptasi dengan perbedaan budaya dan agama.
Sumber: SPORTbible
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28






















KOMENTAR