Bola.net - Allenatore Timnas Italia, Cesare Prandelli, membela filosofi sepakbola bertahan yang belakangan ini kerap mendapat kritik dari publik.
Menurut Prandelli, taktik yang kerap disebut sebagai catenaccio dalam bahasa Italia tersebut bukan berarti tidak bisa dinikmati oleh penggemar sepakbola. Menurutnya, bahkan tim yang tampil bertahan pun masih menyimpan keindahan di dalam permainannya.
"Ide akan sepakbola yang baik tidak seharusnya dipisah-pisahkan dan mengakibatkan adanya kritik terhadap catenaccio, filosofi, teknik, atau sepakbola menyerang. Sepakbola yang indah bisa hadir dalam berbagai macam bentuk yang berbeda," tuturnya pada AS.
"Kesalahan terbesar yang dibuat banyak orang adalah terlalu membeda-bedakan filosofi sepakbola," tutup Prandelli. [initial]
(as/rer)
Menurut Prandelli, taktik yang kerap disebut sebagai catenaccio dalam bahasa Italia tersebut bukan berarti tidak bisa dinikmati oleh penggemar sepakbola. Menurutnya, bahkan tim yang tampil bertahan pun masih menyimpan keindahan di dalam permainannya.
"Ide akan sepakbola yang baik tidak seharusnya dipisah-pisahkan dan mengakibatkan adanya kritik terhadap catenaccio, filosofi, teknik, atau sepakbola menyerang. Sepakbola yang indah bisa hadir dalam berbagai macam bentuk yang berbeda," tuturnya pada AS.
"Kesalahan terbesar yang dibuat banyak orang adalah terlalu membeda-bedakan filosofi sepakbola," tutup Prandelli. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ronaldo: Yang Penting Madrid Raih La Decima
Liga Champions 9 Mei 2014, 23:58
-
Cristiano Ronaldo: Atletico Madrid Tim Fantastis
Liga Champions 9 Mei 2014, 22:43
-
Musim Depan, Ajax Amsterdam Targetkan Liga Champions
Liga Champions 9 Mei 2014, 22:30
-
Ibrahimovic: PSG Ingin Jadi Yang Terbaik di Dunia
Liga Champions 9 Mei 2014, 20:53
-
Diego Costa Terancam Absen di Final Liga Champions
Liga Champions 9 Mei 2014, 20:40
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR