
Bola.net - Timnas Kamerun akan mengandalkan kemampuan Vincent Aboubakar dalam menggedor pertahanan lawan dalam ajang Piala Dunia 2022 di Qatar. Tak hanya itu, ia akan diberi mandat untuk memimpin rekan-rekannya buat tampil all-out bersaing di Grup G bersama Brasil, Serbia, dan Swiss.
Kamerun berhasil lolos ke Piala Dunia 2022 setelah mengandaskan perlawanan Aljazair di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia Zona Afrika. Ini merupakan Piala Dunia ketujuh bagi Kamerun dan menjadi satu-satunya negara di Afrika yang paling sering tampil di turnamen empat tahunan milik FIFA.
Oleh karena itu, arsitek timnas Kamerun Rigobert Song, telah memanggil armada terbaiknya untuk bisa bersaing dan memperbaiki prestasi The Indomitable Lions di Piala Dunia nanti. Song diprediksi akan membawa nama-nama beken seperti Eric Maxim Choupo-Moting, Andre Onana, Karl Toko Ekambi, hingga sang kapten, Vincent Aboubakar.
Namun, tak berlebihan bila Aboubakar layak disebut sebagai pemain bintang di skuat timnas Kamerun. Karena, striker berusia 30 tahun ini punya catatan mengilap di Piala Afrika 2022. Di kejuaraan tersebut, Aboubakar sukses menjadi top skorer dengan raihan enam gol.
Dengan bekal mentereng tersebut, ketajamannya di jantung pertahanan lawan sangat menentukan nasib Kamerun di Piala Dunia 2022. Berikut profil singkat Vincent Aboubakar, juru gedor milik timnas Kamerun.
Awal Karier
Vincent Aboubakar mengawali karier sepak bolanya dengan bergabung ke akademi Coton Sport di Kamerun. Setelah mengenyam pendidikan sepak bola di sana, ia kemudian pindah ke Eropa pada bursa transfer musim panas 2010 untuk membela klub Ligue 1, Valenciennes dan Lorient.
Sesudah sukses mencatat torehan impresif selama berkarier di Liga Prancis dengan mencetak 26 gol dari 109 penampilannya di kedua klub tersebut, ketajaman Aboubakar tercium oleh FC Porto dan kemudian dia direkrut pada tahun 2014.
Meledak Bersama FC Porto
Lantas, ketajaman Aboubakar makin menjadi bersama FC Porto. Bersama tim yang bermarkas di Estadio do Dragao itu, ia menuai sukses dengan mempersembahkan dua gelar juara Liga Portugal dan satu juara Piala Portugal.
Selama lima musim memperkuat Porto, Aboubakar total mengemas 58 gol dalam 125 pertandingan. Sayangnya dengan torehan mentereng tersebut, Aboubakar justru dipinjamkan oleh Porto ke klub Turki, Besiktas. Karena, pada saat itu ia dianggap kalah bersaing dengan striker Andre Silva maupun Diogo Jota.
Moncer Bersama Besiktas dan tengah Bermain Bersama Al-Nassr
Vincent Aboubakar sebenarnya di tahun 2016/17 sempat dipinjamkan ke Besiktas, namun ia hanya semusim tampil di Vodafone Park dengan torehan 19 gol dari 38 pertandingan. Namun, di tahun 2020/21 ia memutuskan pindah permanen ke Besiktas.
Bersama Elang Hitam selama dua musim, Aboubakar mencetak 35 gol dari 67 pertandingan di semua kompetisi. Aboubakar juga membantu Besiktas dua kali menjuarai Liga Turki dan Piala Turki.
Kini, Aboubakar melanjutkan petualangannya di Benua Asia dengan memperkuat klub Liga Arab Saudi, Al-Nassr. Sejauh ini ia mengemas delapan pertandingan dan mencetak dua gol.
Kiprah Bersama Timnas Kamerun
Berkat torehan gemilangnya bersama klub-klub yang ia bela, nama Aboubakar otomatis membuat para pelatih tim nasional senang. Sebelumnya, karier Aboubakar bersama timnas Kamerun dimulai sejak usianya masih remaja.
Sejak usianya masih 18 tahun, dia sudah melakukan debut untuk timnas senior. Debutnya terjadi kurang dari setahun setelah dipanggil membela Kamerun U-20 pada Francophone Games 2009 di Beirut.
Vincent Aboubakar tercatat sudah mengemas 83 caps untuk Kamerun dengan mencetak 31 gol. Prestasi terbaiknya bersama Kamerun adalah menjuarai Piala Afrika 2017.
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Juga:
- Prancis vs Argentina di Piala Dunia 2018, ketika 2 Assist Lionel Messi Terasa Hambar
- Yuk Berburu La'eeb Maskot Piala Dunia 2022 di Surabaya Akhir Pekan Ini
- Semua Bermain di Eropa! 4 Calon Mesin Gol Korea Selatan di Piala Dunia 2022
- Piala Dunia, Panggung Akbar Saksi Lahirnya Teknik Cruyff Turn yang Melegenda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Profil Aaron Mooy: Tumpuan Lini Tengah Timnas Australia di Piala Dunia 2022
Piala Dunia 19 Oktober 2022, 20:40
-
Lini Tengah Denmark di Piala Dunia 2022: Trio Delaney, Eriksen, Hojbjerg Jadi Tumpuan
Piala Dunia 19 Oktober 2022, 20:36
-
Profil Vincent Aboubakar: Kapten dan Andalan Lini Depan Kamerun di Piala Dunia 2022
Piala Dunia 19 Oktober 2022, 20:28
-
Prancis vs Argentina di Piala Dunia 2018, ketika 2 Assist Lionel Messi Terasa Hambar
Piala Dunia 19 Oktober 2022, 15:41
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:22
-
Man of the Match Newcastle vs Qarabag: Sandro Tonali
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:19
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR