
Pertandingan babak pertama dimulai kedua tim dengan tempo yang cukup sedang. Argentina berusaha mendominasi laga dengan mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu. Meskipun begitu Belanda tetap melakukan perlawanan atas lawannya.
Memasuki menit ke-13 Wesley Sneijder yang mempunyai ruang tembak mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti namun usahanya masih melebar di sisi gawang Sergio Romero.
Argentina pun tak mau kalah dan berusaha membalas dua menit berselang. Lionel Messi punya peluang matang dari situasi freekick, ternyata sepakan kerasnya berhasil diselamatkan Jasper Cillessen.
Peluang emas bagi Tim Tango kembali muncul. Di menit ke-24 Ezequiel Garay hampir saja membobol gawang Belanda andai sundulannya tak melebar setelah memanfaatkan sepak pojok dari Ezequiel Lavezzi.
Setelah itu baik Oranje maupun Albiceleste sudah semakin panas dan terus melancarkan serangan. Namun kedua tim tak banyak menciptakan peluang emas karena kesulitan menembus ketatnya pertahanan lawannya masing-masing. Saat wasit Cuneyt Cakir menghentikan babak pertama skor imbang tanpa gol masih bertahan.
Selepas dari kamar ganti Argentina masih menggeber serangan. Belanda ternyata selalu sigap mematahkan tekanan dari Albiceleste dan sering mengancam lewat serangan balik.
Saat laga memasuki menit ke-76 Argentina kembali mengancam. Sepakan Gonzalo Higuain ternyata masih menerpa tiang gawang setelah memanfaatkan umpan dari Lavezzi.
Merasa permainan anak asuhnya tak begitu berkembang, Alejandro Sabella memutuskan untuk memasukkan dua pemain sekaligus, Sergio Aguero dan Rodrigo Palacio, masing-masing menggantikan Higuain dan Enzo Perez.
Menjelang babak kedua usai serangan dari kubu Belanda justru semakin intensif. Jordy Clasie dan Arjen Robben sempat mengancam gawang Romero tapi masih belum membuahkan hasil. Skor 0-0 bertahan hingga waktu normal berakhir, membuat laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Belanda ingin mendominasi di babak perpanjangan waktu dengan mengambil inisiatif serangan. Kedua tim perlahan justru bermain sangat hati-hati di babak ini.
Pelatih Louis Van Gaal akhirnya menggunakan pergantian pemain terakhirnya dengan memasukkan Klaas-Jan Huntelaar untuk menggantikan Robin Van Persie yang tampil kurang maksimal. Robben pun kembali mengancam gawang Argentina. Tapi bola sepakannya masih nyaman berada di pelukan Romero.
Sementara itu Argentina juga tak lupa memakai kesempatan pergantian pemain terakhir mereka. Sabella menarik Lavezzi dan memasukkan Maxi Rodriguez.
Pada babak perpanjangan waktu kedua, Argentina dan Belanda masih kesulitan untuk menciptakan gol. Lini depan mereka semakin frustrasi membongkar pertahanan lawan.
Albiceleste mendapatkan dua peluang emas dari Palacio dan Maxi Rodriguez jelang akhir laga. Sayang keduanya masih belum bisa menggetarkan jala Cillessen. Skor 0-0 membuat laga dilanjutkan ke babak adu penalti.
Di babak adu penalti, dua penendang Belanda yaitu Ron Vlaar dan Wesley Sneijder gagal menaklukkan Romero. Sementara itu Arjen Robben, Dirk Kuyt berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik.
Di kubu Argentina, keempat penendang yaitu Lionel Messi, Ezequiel Garay, Sergio Aguero, dan Maxi Rodriguez berhasil menjebol gawang Belanda.
Kemenangan ini mengantar Argentina lolos ke babak final untuk menghadapi Jerman di Estadio do Maracana. Sedangkan Belanda bertemu Brasil dalam perebutan juara ketiga.
Susunan Pemain Kedua Tim:
Belanda: Cillessen; Martins Indi (Janmaat 46'), De Vrij, Vlaar; Blind, De Jong (Clasie 62'), Sneijder, Wijnaldum, Kuyt; Robben, Van Persie (Huntelaar 96').
Argentina: Romero; Zabaleta, Demichelis, Garay, Rojo; Perez (Palacio 81'), Biglia, Mascherano; Lavezzi (Rodriguez 101'), Messi, Higuain (Aguero 82'). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Argentina Hentikan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Piala Dunia 10 Juli 2014, 05:51
-
Review: Drama Adu Penalti Bawa Oranje ke Semifinal
Piala Dunia 6 Juli 2014, 05:55
-
Review: Pecah Telur, Higuain Bikin Belgia Hancur
Piala Dunia 6 Juli 2014, 04:21
-
Review: Dua Gol Bek Tengah, Brasil ke Semifinal
Piala Dunia 5 Juli 2014, 04:49
-
Review: Hummels Bawa Jerman ke Semifinal
Piala Dunia 5 Juli 2014, 00:57
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR