Bola.net - Korea Selatan menghadapi Aljazair dalam pertandingan matchday kedua Grup H Piala Dunia 2014. laga ini digelar di Estadio Beira Rio, Porto Alegre pada Senin (22/06).
Banjir gol terjadi dalam pertandingan ini. Aljazair mencetak empat gol lewat Slimani, Halliche, Djabou dan Brahimi. Korea Selatan hanya bisa membalas dua gol lewat Son dan Koo.
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat dengan Korsel mencoba mengendalikan permainan. Korsel nampak lebih sabar dalam membangun serangan dengan umpan-umpan rapi dari lini tengah.
Sementara itu Aljazair lebih memilih mengandalkan serangan frontal. Setiap menguasai bola, Aljazair mencoba mengarahkannya secepat mungkin ke arah gawang lawan. Mereka bahkan sudah mengemas dua peluang apik ketika laga baru berjalan sepuluh menit.
Kecepatan serangan Aljazair terbukti mematikan pada menit ke-26. Medjani melepas umpan jauh yang sukses dikuasai oleh Islam Slimani. Meski dijepit dua bek lawan, Slimani berhasil mengarahkan bola ke gawang Korsel.
Petaka kembali menghampiri Korsel dua menit berselang. Mendapatkan tendangan sudut, Djabou mengirim bola ke depan gawang Korsel. Rafik Halliche tanpa ampun menyundul bola di depan kiper Korsel Jung. 2-0 untuk Aljazair.
Sepuluh menit berselang, Aljazair kembali menambah keunggulan, lagi-lagi diawali dengan umpan jauh. Pergerakan Slimani berhasil menarik dua bek Korsel. Ia lalu mengirim umpan kepada Djabou yang sudah berdiri bebas dan mencetak gol ketiga bagi Aljazair. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Korsel segera menggebrak begitu babak kedua dimulai. Lima menit berjalan, Son Heung-Min memperkecil ketertinggalan timnya. Menerima umpan jauh dari Ki, Son mengontrol bola dengan punggung, menggocek sebentar dan melepas tembakan yang sukses melewati dua kaki kiper Aljazair.
Korsel terus menekan Aljazair dengan serangan bergelombang, tapi Aljazair justru semakin menjauh. Lewat serangan yang tertata rapi, Yacine Brahimi sukses mencetak gol keempat Aljazair.
Korsel kembali memperkecil kedudukan lewat Koo Ja-Cheol pada menit ke-72. Memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan, Lee Keun-Ho mengirim umpan yang diselesaikan dengan tap in mudah oleh Koo.
Skor 4-2 bagi Aljazair bertahan hingga pertandingan berakhir. Dengan hasil ini, Korea Selatan berada di posisi buncit Grup H dengan satu poin. Sementara itu, Aljazair sukses berada di peringkat dua dengan tiga poin.
Susunan pemain Korea Selatan: Jung Sung-Ryong, Kim Young-Gwon, Yong Lee, Hong Jeong-Ho, Yoon Suk-Young, Ki Sung-Yong, Lee Chung-Yong (Keun-Ho Lee, 64'), Koo Ja-Cheol, Han Kook-Young (Dong-Won Ji, 78'), Son Heung-Min, Park Chu-Young (Shin-Wook Kim, 57').
Susunan pemain Aljazair: M'Bolhi; Mandi, Bougherra (Belkalem Essaid, 89'), Halliche, Mesbah; Medjani, Bentaleb; Feghouli, Brahimi (Lacen, 77'), Djabou (Nabil Ghilas, 73'); Slimani. (bola/hsw)
Banjir gol terjadi dalam pertandingan ini. Aljazair mencetak empat gol lewat Slimani, Halliche, Djabou dan Brahimi. Korea Selatan hanya bisa membalas dua gol lewat Son dan Koo.
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat dengan Korsel mencoba mengendalikan permainan. Korsel nampak lebih sabar dalam membangun serangan dengan umpan-umpan rapi dari lini tengah.
Sementara itu Aljazair lebih memilih mengandalkan serangan frontal. Setiap menguasai bola, Aljazair mencoba mengarahkannya secepat mungkin ke arah gawang lawan. Mereka bahkan sudah mengemas dua peluang apik ketika laga baru berjalan sepuluh menit.
Kecepatan serangan Aljazair terbukti mematikan pada menit ke-26. Medjani melepas umpan jauh yang sukses dikuasai oleh Islam Slimani. Meski dijepit dua bek lawan, Slimani berhasil mengarahkan bola ke gawang Korsel.
Petaka kembali menghampiri Korsel dua menit berselang. Mendapatkan tendangan sudut, Djabou mengirim bola ke depan gawang Korsel. Rafik Halliche tanpa ampun menyundul bola di depan kiper Korsel Jung. 2-0 untuk Aljazair.
Sepuluh menit berselang, Aljazair kembali menambah keunggulan, lagi-lagi diawali dengan umpan jauh. Pergerakan Slimani berhasil menarik dua bek Korsel. Ia lalu mengirim umpan kepada Djabou yang sudah berdiri bebas dan mencetak gol ketiga bagi Aljazair. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Korsel segera menggebrak begitu babak kedua dimulai. Lima menit berjalan, Son Heung-Min memperkecil ketertinggalan timnya. Menerima umpan jauh dari Ki, Son mengontrol bola dengan punggung, menggocek sebentar dan melepas tembakan yang sukses melewati dua kaki kiper Aljazair.
Korsel terus menekan Aljazair dengan serangan bergelombang, tapi Aljazair justru semakin menjauh. Lewat serangan yang tertata rapi, Yacine Brahimi sukses mencetak gol keempat Aljazair.
Korsel kembali memperkecil kedudukan lewat Koo Ja-Cheol pada menit ke-72. Memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan, Lee Keun-Ho mengirim umpan yang diselesaikan dengan tap in mudah oleh Koo.
Skor 4-2 bagi Aljazair bertahan hingga pertandingan berakhir. Dengan hasil ini, Korea Selatan berada di posisi buncit Grup H dengan satu poin. Sementara itu, Aljazair sukses berada di peringkat dua dengan tiga poin.
Susunan pemain Korea Selatan: Jung Sung-Ryong, Kim Young-Gwon, Yong Lee, Hong Jeong-Ho, Yoon Suk-Young, Ki Sung-Yong, Lee Chung-Yong (Keun-Ho Lee, 64'), Koo Ja-Cheol, Han Kook-Young (Dong-Won Ji, 78'), Son Heung-Min, Park Chu-Young (Shin-Wook Kim, 57').
Susunan pemain Aljazair: M'Bolhi; Mandi, Bougherra (Belkalem Essaid, 89'), Halliche, Mesbah; Medjani, Bentaleb; Feghouli, Brahimi (Lacen, 77'), Djabou (Nabil Ghilas, 73'); Slimani. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Honda: Selama Ada Peluang Jepang Tak Akan Menyerah
Piala Dunia 23 Juni 2014, 23:53
-
Prandelli Tetap Yakin Italia Lolos
Piala Dunia 23 Juni 2014, 23:48
-
Pelatih Pantai Gading Incar Kemenangan
Piala Dunia 23 Juni 2014, 23:42
-
Prandelli Waspadai Duet Cavani-Suarez
Piala Dunia 23 Juni 2014, 23:24
-
Fowler Minta Hodgson Tak Turunkan Lampard Lawan Kosta Rika
Piala Dunia 23 Juni 2014, 23:16
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR