Bola.net - Menyandang gelar juara Dunia dan Eropa, Spanyol berhasil mengalahkan Uruguay dengan skor 2-1 di ajang Piala Konfederasi 2013, dini hari tadi.
Pedro membawa unggul Spanyol atas Uruguay melalui golnya di menit ke 20. Roberto Soldado tak mau ketinggalan, pada menit ke 32 umpan matang dari Cesc Fabregas diselesaikan dengan tenang dan membuat Matador unggul 2-0. Luiz Suarez memperkecil kekalahan di menit ke 88.
Spanyol benar-benar memberikan bukti dengan gelar yang disandangnya. Mengandalkan ball possession, mereka benar-benar tampil dominan. Pada babak pertama, praktis tak ada serangan dari Uruguay. Mereka tampak berkonsentrasi menjaga pertahanan. Bahkan setengah lapangan dikuasai punggawa Matador.
Pertandingan baru memasuki menit ke 10 Fabregas telah memberikan ancaman terhadap gawang Uruguay. Sayang, Tembakan kerasnya masih membentur mistar gawang.
Serangan bertubi-tubi yang dilakukan Andres Iniesta dan kawan-kawan benar-benar membuat Uruguay kesulitan. Tak banyak aksi yang dilakukan Cavani maupun Suarez. Hingga turun minum, Spanyol unggul 2-0 atas Uruguay.
Babak kedua berjalan, tak banyak perubahan yang terjadi. Spanyol masih menguasai jalannya pertandingan. Seolah belum puas, mereka masih membombardir pertahanan Uruguay.
Begitu juga sebaliknya, Uruguay yang berusaha mengejar ketertinggalan belum mampu keluar dari tekanan Spanyol. Sedikit peluang yang mereka ciptakan, hanya sesekali saja melalui serangan balik. Namun, Iker Casillas masih terlalu tangguh untuk mengamankan ancaman Uruguay yang datang hanya sesekali.
Baru di pertengahan babak kedua Uruguay mendapatkan gairah menyerang. Mereka mulai berani keluar membangun serangan. Dan akhirnya, gol yang ditunggu-tunggu tiba. Melalui tendangan bebas Suarez berhasil membawa negaranya memperkecil kekalahan di menit ke 88.
Setelah gol tersebut, serangan semakin dilancarkan oleh Uruguay. Keasyikan menyerang, Uruguay hampir kecolongan di menit-menit akhir. Namun masih bisa diselamatkan oleh kiper mereka, Muslera.
Wasit memberikan tambahan waktu empat menit. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol lagi tercipta. Kemenangan menjadi milik Spanyol.
Starting Line-up Kedua Tim:
Spanyol (4-3-3):
Pedro membawa unggul Spanyol atas Uruguay melalui golnya di menit ke 20. Roberto Soldado tak mau ketinggalan, pada menit ke 32 umpan matang dari Cesc Fabregas diselesaikan dengan tenang dan membuat Matador unggul 2-0. Luiz Suarez memperkecil kekalahan di menit ke 88.
Spanyol benar-benar memberikan bukti dengan gelar yang disandangnya. Mengandalkan ball possession, mereka benar-benar tampil dominan. Pada babak pertama, praktis tak ada serangan dari Uruguay. Mereka tampak berkonsentrasi menjaga pertahanan. Bahkan setengah lapangan dikuasai punggawa Matador.
Pertandingan baru memasuki menit ke 10 Fabregas telah memberikan ancaman terhadap gawang Uruguay. Sayang, Tembakan kerasnya masih membentur mistar gawang.
Serangan bertubi-tubi yang dilakukan Andres Iniesta dan kawan-kawan benar-benar membuat Uruguay kesulitan. Tak banyak aksi yang dilakukan Cavani maupun Suarez. Hingga turun minum, Spanyol unggul 2-0 atas Uruguay.
Babak kedua berjalan, tak banyak perubahan yang terjadi. Spanyol masih menguasai jalannya pertandingan. Seolah belum puas, mereka masih membombardir pertahanan Uruguay.
Begitu juga sebaliknya, Uruguay yang berusaha mengejar ketertinggalan belum mampu keluar dari tekanan Spanyol. Sedikit peluang yang mereka ciptakan, hanya sesekali saja melalui serangan balik. Namun, Iker Casillas masih terlalu tangguh untuk mengamankan ancaman Uruguay yang datang hanya sesekali.
Baru di pertengahan babak kedua Uruguay mendapatkan gairah menyerang. Mereka mulai berani keluar membangun serangan. Dan akhirnya, gol yang ditunggu-tunggu tiba. Melalui tendangan bebas Suarez berhasil membawa negaranya memperkecil kekalahan di menit ke 88.
Setelah gol tersebut, serangan semakin dilancarkan oleh Uruguay. Keasyikan menyerang, Uruguay hampir kecolongan di menit-menit akhir. Namun masih bisa diselamatkan oleh kiper mereka, Muslera.
Wasit memberikan tambahan waktu empat menit. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada gol lagi tercipta. Kemenangan menjadi milik Spanyol.
Starting Line-up Kedua Tim:
Spanyol (4-3-3):
Casillas; Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Xavi (Martínez 77'), Busquets, Iniesta; Pedro (Mata 81'), Soldado, Cesc (Cazorla 65').
Uruguay (4-3-3):
Muslera; M Pereira, Lugano, Godin, Caceres; Perez (Forlán 69'), Gargano (Lodeiro 63'), Ramirez (Gonzalez 46'); Cavani, Rodriguez, Suarez. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Casillas Mulai Terbiasa Jadi Cadangan
Piala Dunia 17 Juni 2013, 21:00
-
Para Pemain Barca Tersenyum Melihat Gol Neymar
Piala Dunia 17 Juni 2013, 18:59
-
Tabarez: Uruguay Malu Kalah Dari Spanyol
Piala Dunia 17 Juni 2013, 13:50
-
'Spanyol Jelas Lebih Superior Ketimbang Uruguay'
Piala Dunia 17 Juni 2013, 11:34
-
Iniesta: Selalu Penting Menang di Laga Awal
Piala Dunia 17 Juni 2013, 11:20
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR