
Bola.net - Spanyol memastikan lolos ke semifinal Piala Konfederasi 2013 dengan sempurna. Melawan Nigeria pada laga pamungkas Grup B, La Furia Roja sukses menenggelamkan Elang Super dengan skor 3-0.
Kemenangan Spanyol diraih berkat gol Jordi Alba (3', 89'). Dan tak mau ketinggalan Fernando Torres yang turut menyumbangkan gol pada menit ke 62.
Sempurna, Itulah kata yang tepat menggambarkan kekuatan Spanyol di Piala Konfederasi kali ini. Bermain menggila saat menghancurkan Tahiti pada pertandingan sebelumnya, tidak ada perubahan berarti pada permainan anak asuh Vicente del Bosque kali ini. Sepanjang pertandingan mereka mendominasi permainan. Bahkan Nigeria terkesan didikte oleh pasukan La Furia Roja.
Victor Valdes yang diturunkan menggantikan Iker Casillas juga tampak tangguh menghalau serangan-serangan Nigeria. Terbukti gawang Spanyol tetap perawan hingga pertandingan berakhir.
Sebaliknya di pihak Nigeria, mereka harus mengakui bahwa Spanyol kali ini bukanlah Spanyol pada tahun 1998 silam. Kala itu Elang Super sukses menundukkan La Furia Roja di ajang Piala Dunia Prancis dengan skor 3-2. Spirit kemenangan itulah yang diusung mereka kali ini.
Namun sayang, misi tersebut gagal mereka wujudkan. Alih-alih memenangkan pertandingan, mencetak gol pun mereka tak mampu. Meski Spanyol mendominasi pertandingan, bukan berarti Nigeria tak memiliki peluang. Pada pertengahan babak kedua, mereka sempat bangkit dari tekanan. Namun penyelesaian yang kurang baik menjadi kendala Nigeria dalam laga tersebut.
John Obi Mikel yang menjadi andalan Elang Super seolah dibuat mati kutu oleh kekuatan lini tengah Spanyol. Praktis permainan mereka hanya menunggu untuk melakukan serangan balik.
Hingga wasit meniupkan peluitnya tanda pertandingan berakhir, Nigeria tak mampu mencetak gol. Dengan kekalahan ini Spanyol dipastikan bakal bertemu dengan Italia di semifinal nanti. Sebaliknya, Nigeria harus pulang dari Brasil. Kekalahan tersebut tak mampu membuat Elang Super melaju ke semifinal. Mereka hanya bertengger di posisi ketiga, digeser Uruguay yang sukses membantai Tahiti dengan skor 8-1 dan sukses menjadi runner-up Grup B.
Starting Line-up Kedua Tim:
Nigeria (4-3-3): Enyeama; Ambrose, Omeruo (Egwueke 11'), Oboabona, Echiejile; Mikel, Ogude, Mba (Ogu 63'); Ideye, Akpala (Gambo 71'), Musa.
Spanyol (4-3-3): Valdes; Arbeloa, Ramos, Pique, Jordi Alba; Xavi, Busquets, Fabregas (Silva 54'); Iniesta, Soldado (Torres), Pedro (Villa 75'). (bola/gag)
Kemenangan Spanyol diraih berkat gol Jordi Alba (3', 89'). Dan tak mau ketinggalan Fernando Torres yang turut menyumbangkan gol pada menit ke 62.
Sempurna, Itulah kata yang tepat menggambarkan kekuatan Spanyol di Piala Konfederasi kali ini. Bermain menggila saat menghancurkan Tahiti pada pertandingan sebelumnya, tidak ada perubahan berarti pada permainan anak asuh Vicente del Bosque kali ini. Sepanjang pertandingan mereka mendominasi permainan. Bahkan Nigeria terkesan didikte oleh pasukan La Furia Roja.
Victor Valdes yang diturunkan menggantikan Iker Casillas juga tampak tangguh menghalau serangan-serangan Nigeria. Terbukti gawang Spanyol tetap perawan hingga pertandingan berakhir.
Sebaliknya di pihak Nigeria, mereka harus mengakui bahwa Spanyol kali ini bukanlah Spanyol pada tahun 1998 silam. Kala itu Elang Super sukses menundukkan La Furia Roja di ajang Piala Dunia Prancis dengan skor 3-2. Spirit kemenangan itulah yang diusung mereka kali ini.
Namun sayang, misi tersebut gagal mereka wujudkan. Alih-alih memenangkan pertandingan, mencetak gol pun mereka tak mampu. Meski Spanyol mendominasi pertandingan, bukan berarti Nigeria tak memiliki peluang. Pada pertengahan babak kedua, mereka sempat bangkit dari tekanan. Namun penyelesaian yang kurang baik menjadi kendala Nigeria dalam laga tersebut.
John Obi Mikel yang menjadi andalan Elang Super seolah dibuat mati kutu oleh kekuatan lini tengah Spanyol. Praktis permainan mereka hanya menunggu untuk melakukan serangan balik.
Hingga wasit meniupkan peluitnya tanda pertandingan berakhir, Nigeria tak mampu mencetak gol. Dengan kekalahan ini Spanyol dipastikan bakal bertemu dengan Italia di semifinal nanti. Sebaliknya, Nigeria harus pulang dari Brasil. Kekalahan tersebut tak mampu membuat Elang Super melaju ke semifinal. Mereka hanya bertengger di posisi ketiga, digeser Uruguay yang sukses membantai Tahiti dengan skor 8-1 dan sukses menjadi runner-up Grup B.
Starting Line-up Kedua Tim:
Nigeria (4-3-3): Enyeama; Ambrose, Omeruo (Egwueke 11'), Oboabona, Echiejile; Mikel, Ogude, Mba (Ogu 63'); Ideye, Akpala (Gambo 71'), Musa.
Spanyol (4-3-3): Valdes; Arbeloa, Ramos, Pique, Jordi Alba; Xavi, Busquets, Fabregas (Silva 54'); Iniesta, Soldado (Torres), Pedro (Villa 75'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Iniesta Tak Takut Balas Dendam Italia
Piala Dunia 24 Juni 2013, 20:15
-
Balotelli Out, Italia Pakai 3-5-2
Piala Dunia 24 Juni 2013, 18:20
-
Pique Tak Begitu Peduli Tanggapi Protes di Brasil
Piala Dunia 24 Juni 2013, 13:41
-
Villa Tak Terobsesi Jadi Top Skor Piala Konfederasi
Piala Dunia 24 Juni 2013, 12:40
-
Torres Puji Peran Krusial Alba di Tim Matador
Piala Dunia 24 Juni 2013, 12:23
LATEST UPDATE
-
Menunggu Flick vs Mourinho di El Clasico Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 16:23
-
Jadwal Siaran Langsung Liverpool vs Brentford: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 16:14
-
Akhir Musim Barcelona, Gol Perpisahan Lewandowski Jadi Momen Spesial
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 16:00
-
Jadwal Siaran Langsung Brighton vs Man United: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:25
-
Prediksi AC Milan vs Cagliari 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:23
-
Prediksi Torino vs Juventus 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:21
-
Hubungan dengan CEO Juventus Retak, Spalletti Bakal Resign?
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:14
-
Prediksi Tottenham vs Everton 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:10
-
Manchester United Tawarkan Joshua Zirkzee ke Juventus dan AS Roma
Liga Inggris 24 Mei 2026, 14:27
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR