
Bola.net - Carlo Ancelotti resmi memulai petualangan baru sebagai pelatih kepala Timnas Brasil. Keputusan ini menjadi sorotan luas, termasuk dari legenda sepak bola Brasil, Ronaldo Nazario.
Ancelotti datang dengan reputasi besar sebagai pelatih berprestasi di level klub. Kini, ia mengemban tugas berat membawa Brasil kembali menjadi juara dunia.
Tim Samba terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada 2002, saat Ronaldo masih aktif bermain. Kini sang legenda memberi dukungan penuh untuk Ancelotti di misi besar ini.
Apa kata Ronaldo tentang pelatih asal Italia tersebut? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Kombinasi yang Tak Pernah Terbayangkan

Penunjukan Carlo Ancelotti sebagai pelatih Timnas Brasil menjadi kabar mengejutkan bagi banyak pihak. Dalam sejarahnya, Brasil hampir selalu ditangani oleh pelatih lokal.
Namun, keputusan ini disebut Ronaldo sebagai bentuk perubahan zaman. Ia mengakui bahwa dulu hal seperti ini tidak akan pernah terpikirkan terjadi.
"Saya penasaran, penuh antisipasi," kata Ronaldo kepada La Gazzetta dello Sport.
"Mungkin dia adalah pelatih terbaik di dunia, memimpin tim nasional terhebat di dunia. Di masa saya dulu, melihat pelatih asing duduk di bangku Brasil adalah hal yang tak terbayangkan."
Dunia Sepak Bola Sudah Berubah

Sepak bola kini sudah jauh berbeda dibanding dua dekade lalu. Perkembangannya yang semakin global membuka ruang untuk kolaborasi lintas negara.
Ronaldo menyebut Ancelotti bukanlah pelatih asing biasa. Ia menilai pria Italia itu memiliki keistimewaan tersendiri dalam memahami budaya sepak bola.
"Tapi zaman sudah berubah—sepak bola kini lebih global," ucap Ronaldo.
"Dan Ancelotti bukanlah orang asing biasa..."
Dukung Penuh untuk Ancelotti

Meskipun penunjukan ini mengejutkan, Ronaldo memberikan dukungan sepenuhnya kepada Ancelotti. Ia optimistis pelatih 65 tahun itu akan mampu beradaptasi dengan baik.
Menurutnya, Ancelotti tahu betul ekspektasi besar yang dibebankan publik Brasil. Tujuan akhirnya jelas: membawa Brasil berjaya di Piala Dunia 2026.
"Saya mendoakan yang terbaik untuknya," ujar Ronaldo.
"Dia pasti sudah tahu betapa besar cinta orang-orang untuknya, tapi dia butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan realitas baru. Tujuannya jelas, Piala Dunia 2026."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso, Hansi Flick, dan Benang Merah Kedisiplinan
Liga Spanyol 28 Mei 2025, 17:11
LATEST UPDATE
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
-
Dulu Dibuang Milan, Sekarang Jadi Jagoan UCL: Kisah Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 18:43
-
Masa Depan Bruno Fernandes Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 25 Februari 2026, 18:13
-
Dua Singa di Lini Serang Timnas Norwegia: Sorloth dan Haaland!
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Atalanta vs Dortmund - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:45
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






















KOMENTAR