
Bola.net - Timnas Norwegia mencuri perhatian dunia setelah mengalahkan Senegal pada matchday kedua Grup I Piala Dunia 2026. Laga yang berakhir 3-2 itu bukan hanya penting secara klasemen, tetapi juga meninggalkan momen ikonik di luar pertandingan.
Erling Haaland kembali menjadi motor kemenangan dengan dua gol yang memastikan Norwegia melaju ke babak 32 besar. Marcus Holmgren Pedersen turut menyumbang gol penting dalam laga yang berlangsung ketat tersebut.
Namun, sorotan terbesar justru datang setelah peluit akhir dibunyikan di MetLife Stadium. Para pemain Norwegia menciptakan selebrasi unik yang langsung viral di media sosial.
Selebrasi tersebut melibatkan seluruh skuad, termasuk pelatih kepala Stale Solbakken, yang duduk bersama di lapangan. Mereka kemudian melakukan gerakan mendayung serempak yang disebut sebagai 'Viking row'.
Selebrasi Viking Row yang Mengguncang Media Sosial

Momen 'Viking row' menjadi pusat perhatian karena dilakukan secara kompak oleh seluruh elemen tim Norwegia. Martin Odegaard bahkan memimpin ritme dengan memukul drum sebelum semua pemain mulai bergerak serempak.
Formasi yang mereka bentuk menyerupai perahu panjang Viking, lengkap dengan gerakan mendayung yang sinkron. Atmosfer di stadion berubah menjadi perayaan besar yang melampaui sekadar kemenangan di lapangan.
Selebrasi ini juga memiliki kemiripan dengan 'Viking Clap' yang pernah dipopulerkan Islandia di Euro 2016. Namun Norwegia menghadirkan versi mereka sendiri yang lebih teatrikal dan terstruktur.
Erling Haaland mengakui bahwa ide tersebut sudah menjadi perbincangan sebelum pertandingan dimulai. Menurutnya, selebrasi itu lahir secara spontan dari diskusi ringan di ruang tim.
Digagas Erling Haaland dan Martin Odegaard

Erling Haaland menyebut bahwa selebrasi tersebut langsung viral di media sosial setelah pertandingan selesai. Ia mengaku tidak keberatan ikut serta karena ide itu muncul secara natural di dalam tim.
Martin Odegaard juga disebut sebagai salah satu penggagas utama momen tersebut. Kapten Norwegia itu bahkan mengajak rekan setimnya untuk mencoba sesuatu yang berbeda jika berhasil meraih kemenangan.
Pelatih Stale Solbakken menilai selebrasi itu sebagai hiburan tambahan bagi para pendukung. Namun ia menegaskan bahwa momen seperti itu kemungkinan tidak akan menjadi tradisi permanen di turnamen.
Meski demikian, 'Viking row' sudah terlanjur menjadi salah satu momen paling ikonik di Piala Dunia 2026. Norwegia bukan hanya menang di lapangan, tetapi juga memenangkan perhatian dunia lewat selebrasi mereka.
Baca Ini Juga
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
PSG Jadi Tim Ketiga yang Mampu Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 06:35
-
Real Madrid Menang Tipis atas Deportivo, Brahim Diaz Jadi Penentu
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 06:22
-
Tinggalkan Napoli, Romelu Lukaku Resmi Gabung Fenerbahce
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 05:35
-
Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
Piala Dunia 13 Agustus 2026, 05:18
-
Selamat! PSG Juara Piala Super Eropa 2026
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:58
-
Man of the Match PSG vs Aston Villa: Desire Doue
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:29
-
Hasil Uji Coba: Manchester United Menang Adu Penalti atas Leeds United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 04:07
-
Hasil PSG vs Aston Villa: Les Parisiens Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:02
-
Marcus Rashford Lebih Pilih Tinggalkan Manchester United? Ini Situasi Terbarunya
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 01:13
-
Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Asia 12 Agustus 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59






















KOMENTAR