Bola.net - Pemain bertahan Kroasia, Sime Vrsaljko, secara terang-terangan menyebut keputusan wasit untuk memberikan penalti di laga melawan Brasil (13/6) sebagai keputusan yang salah.
Kala pertandingan memasuki babak kedua, Dejan Lovren melakukan kontak minimal terhadap Fred di area terlarang. Namun rupanya hal tersebut sudah cukup bagi wasit Nishimura untuk menjatuhkan hukuman penalti, meski pada akhirnya keputusan tersebut banyak menuai kecaman.
"Itu tadi adalah pertandingan yang bagus. Seluruh dunia bisa melihat penampilan berkualitas Brasil dan Kroasia. Kami mewakili negara kami masing-masing dengan cara terbaik," tutur Vrsaljko pada HSN.
"Terkait tendangan penalti, saya pikir itu merupakan keputusan yang salah, namun kami tidak bisa memutar kembali waktu. Kami harus berkonsentrasi pada Kamerun. Jika kami terus bermain seperti ini, tak ada yang perlu kami takuti," tutup pemain Genoa tersebut.
Kroasia akhirnya kalah 1-3 di laga tersebut. [initial]
(hsn/rer)
Kala pertandingan memasuki babak kedua, Dejan Lovren melakukan kontak minimal terhadap Fred di area terlarang. Namun rupanya hal tersebut sudah cukup bagi wasit Nishimura untuk menjatuhkan hukuman penalti, meski pada akhirnya keputusan tersebut banyak menuai kecaman.
"Itu tadi adalah pertandingan yang bagus. Seluruh dunia bisa melihat penampilan berkualitas Brasil dan Kroasia. Kami mewakili negara kami masing-masing dengan cara terbaik," tutur Vrsaljko pada HSN.
"Terkait tendangan penalti, saya pikir itu merupakan keputusan yang salah, namun kami tidak bisa memutar kembali waktu. Kami harus berkonsentrasi pada Kamerun. Jika kami terus bermain seperti ini, tak ada yang perlu kami takuti," tutup pemain Genoa tersebut.
Kroasia akhirnya kalah 1-3 di laga tersebut. [initial]
Baca Juga:
- Messi: Semoga Beruntung Barca, Tapi Coba Hindari Kami
- 85 Menit Pisahkan Casillas dan Walter Zenga
- Sneijder: Belanda Punya Senjata Lukai Spanyol
- Riedl Sarankan Pemain Timnas Tonton Siaran Ulang Piala Dunia
- Preview: Chile vs Australia, Intip Celah ke Knock-Out
- Van Gaal Akui Manchester United Buat Fokus Terbelah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pembelaan Diri Eto'o Atas Tuduhan Pengkhianatan
Piala Dunia 13 Juni 2014, 23:46
-
Rakitic: Neymar Harusnya Dapat Kartu Merah
Piala Dunia 13 Juni 2014, 22:17
-
Reina: Emosi Costa Bukan Masalah
Piala Dunia 13 Juni 2014, 21:56
-
Komplain Istri Tevez Untuk Argentina
Piala Dunia 13 Juni 2014, 20:49
-
Etoo Dianggap Pengkhianat Kamerun
Piala Dunia 13 Juni 2014, 20:27
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR