- Performa Mesut Ozil di Piala Dunia 2018 mendapatkan banyak respon negatif dari para fans Jerman. Namun, Ozil mendapat pembelaan dari mantan pelatihnya di Arsenal yakni Arsene Wenger.
Ozil dinilai tampil kurang impresif kala membela Jerman di Piala Dunia 2018. Pemain berusia 29 tahun pun menjadi kambing hitam atas kegagalan Jerman. Der Panzer gagal di babak penyisihan grup, meski datang sebagai juara bertahan.
Wenger menilai bahwa Ozil tidak bermain dengan karakter aslinya di Piala Dunia 2018. Ozil tidak mendapatkan dukungan yang baik dari fans. Selain itu, eks Real Madrid juga tidak mendapatkan kebebasan di lapangan. (bein/asa)
1 dari 4 halaman
Mesut Ozil Sang Pembunuh

Wenger pernah melawan Ozil saat masih jadi manajer Arsenal. Wenger pula yang membuat Arsenal rela mengeluarkan 50 juta euro untuk membeli Ozil dari Madrid pada tahun 2013 lalu. Jadi, Wenger tentu tahu potensi yang dimiliki Ozil.
"Dia bermain aman dan saya berpikir 'ayolah, itu bukan seorang Ozil yang selama ini saya kenal. Ozil yang bisa membunuh'," buka Wenger.
"Dia bermain normal tapi saya pikir dia tidak bermain dengan kebebasan penuh. Dia bermain dengan sedikit rem yang dia pegang. Dan, [Ilkay] Gundogan tidak memainkan apapun. Padahal dia pemain hebat," sambungnya.
2 dari 4 halaman
Bermula Sebelum Piala Dunia

Menurut Wenger, apa yang terjadi pada Ozil, dan Gundogan, tidak lepas dari peristiwa yang terjadi sebelum Piala Dunia 2018 dimulai. Peristiwa yang dimaksud oleh Wenger yakni pertemuan dengan Recep Erdogan, presiden Turki.
Pertemuan tersebut disambut negatif oleh fans Jerman lantaran dikaitkan dengan situasi politik yang terjadi. Ozil pun menuai banyak kecaman dan Wenger melihat itu berpengaruh pada persiapan Ozil ke Piala Dunia 2018.
"Saya mengenal Ozil dengan baik, dia pemain sepakbola yang luar biasa. Tapi, Ozil dan Gundogan menderita atas apa yang terjadi sebelum Piala Dunia," tutur pria asal Prancis tersebut.
3 dari 4 halaman
Ozil Butuh Dukungan

Manajer timnas Jerman, Oliver Bierhoff, membuat pernyataan yang mengejutkan tentang Ozil. Bierhoff menilai kehadiran Ozil di skuat Jerman pada Piala Dunia 2018 lalu bisa jadi adalah sebuah kesalahan.
Tapi, Wenger merasa tindakan tersebut kurang tepat dilakukan untuk Ozil. Sebab, eks pemain Werder Bremen dinilai Wenger sebagai sosok yang membutuhkan dukungan, alih-alih bertindak sesuatu yang kontroversial.
"Ozil adalah seorang pria yang membutuhkan dukungan dan dia tidak butuh kontroversi. Ozil sudah memberi bukti bersama Jerman," tutup Wenger.
4 dari 4 halaman
Simak Video Menarik Ini

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wenger: Ozil Bermain Seperti Pembunuh!
Piala Dunia 10 Juli 2018, 17:35
-
Ozil Jadi Kambing Hitam, Sang Ayah: Lebih Baik Mundur!
Piala Dunia 9 Juli 2018, 01:33
-
Brasil Lagi-lagi Dijegal Wakil Eropa
Piala Dunia 7 Juli 2018, 10:53
-
Perombakan Dianggap Perlu di Timnas Jerman
Piala Dunia 6 Juli 2018, 19:48
LATEST UPDATE
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Prancis yang Haus Gol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Kepincut Kiper Timnas Paraguay Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 15:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR