Jerman baru saja mengalami mimpi buruk di Piala Dunia 2018. Datang ke Rusia dengan status juara bertahan, Jerman justru melangkah dengan gontai. Der Panzer harus tersingkir pada penyisihan grup.
Kegagalan tersebut sejatinya menjadi tanggung jawab bersama semua anggota tim. Tapi, yang mendapat sorotan paling tajam adalah Mesut Ozil. Tak pelak, situasi ini membuat pihak keluarga Ozil begitu kecewa.
Mereka menilai Ozil layak diperlakukan lebih baik jika melihat apa yang selama ini sudah dia berikan untuk Jerman. (sky/asa)
Minta Ozil Mundur

Mustafa menilai perlakukan yang sudah diterima oleh Ozil sungguh tidak layak dan sangat menyakitkan. Jika dia menjadi Ozil, maka dia akan memutuskan untuk mundur dari timnas Jerman. Tapi, dia belum tahu keputusan Ozil seperti apa.
"Dia harus membuat keputusan untuk dirinya sendiri. Tetapi, jika saya yang berada di tempatnya, maka saya akan berkata terima kasih banyak," buka Mustafa pada Bild.
"Rasa sakitnya telah tumbuh begitu kuat dan saya pikir siapa yang tahu apa yang akan terjadi pada laga selanjutnya. Jika saya menjadi Ozil, saya akan mundur. Tapi, itu sebatas pendapat pribadi saya," tandasnya.
Kecam Oliver Bierhoff

Manajer timnas Jerman, Oliver Bierhoff, menjadi salah satu pihak yang membuat keluarga Ozil berang. Sebab, Bierhoff telah membuat pernyataan jika Ozil harusnya tak masuk skuat Jerman di Piala Dunia 2018.
Sebab, Bierhoff menilai keputusan Ozil, dan Ilkay Gundogan, berfoto bersama Recep Tayyip Edogan sebagai hal yang bisa mengganggu fokus tim. Pernyataan Bierhoff ini dinilai sebagai upaya untuk cuci tangan belaka.
"Pernyataan yang tidak pantas. Menurut pendapat saya, dia bertujuan untuk cuci tangan saja," ucap Mustafa.
"Ozil telah memberikan kontribusi besar bagi Jerman. Jika kami menang, kami menang bersama. Jika kalah, kita kalah karena Ozil? Dia sedang mencari kambing hitam. Jadi, saya bisa mengerti jika dia merasa terhina," tandas Mustafa.
Tak Perlu Ragukan Ozil

Bukan hanya kepada Bierhoff, Mustafa juga memastikan pada semua fans Jerman untuk tidak meragukan Ozil. Pemain yang bermain untuk Arsenal tersebut punya komitmen yang tinggi untuk Jerman dan sudah memberi bukti.
"Ozil telah bermain untuk tim nasional selama sembilan tahun, termasuk meraih gelar Piala Dunia [tahun 2010]."
"Ozil tidak ingin menjelaskan apa pun tentang kondisi dirinya sendiri pada saat ini. Dia tidak ingin terus melakukan pembelaan pada dirinya sendiri," tutup Mustafa.
Simak Video Menarik Ini

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ozil Jadi Kambing Hitam, Sang Ayah: Lebih Baik Mundur!
Piala Dunia 9 Juli 2018, 01:33
-
Brasil Lagi-lagi Dijegal Wakil Eropa
Piala Dunia 7 Juli 2018, 10:53
-
Perombakan Dianggap Perlu di Timnas Jerman
Piala Dunia 6 Juli 2018, 19:48
-
Bierhoff Sebut Ozil Mestinya Tak Diajak ke Piala Dunia 2018
Liga Inggris 6 Juli 2018, 19:14
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR