
Bola.net - Di era modern ini, hanya segelintir tim yang memercayai kiper alias penjaga gawang untuk mengenakan ban kapten. Di Euro 2024 pun demikian, hanya sedikit kiper yang juga ditunjuk sebagai kapten, tepatnya ada tiga pemain.
Sekarang tidak banyak kiper yang dipercaya sebagai kapten karena aturan FIFA dan UEFA. Yaitu bahwa hanya kapten yang diizinkan protes secara langsung kepada wasit di lapangan, tanpa perlu khawatir dengan hukuman kartu.
Oleh sebab itu, tidak efektif memercayai kiper sebagai kapten. Posisi kiper umumnya terlalu jauh dari wasit di lapangan. Mereka tidak akan bisa melayangkan protes sewaktu-waktu, apalagi jika insiden terjadi di lini serang.
Nah menariknya, di tengah kesulitan tersebut, masih ada beberapa tim yang memercayai kipernya sebagai kapten. Kepercayaan ini menunjukkan bahwa di tengah risiko dan kesulitan yang dihadapi, si penjaga gawang masih jadi pilihan terbaik.
Euro 2024 pun menunjukkan situasi tersebut. Ada tiga negara yang memercayai kiper sebagai kapten dan ketiganya berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Eropa 2024. Siapa saja?
Gianluigi Donnarumma - Kapten Italia

Italia punya beberapa pemain senior, tapi Luciano Spalletti memilih Gianluigi Donnarumma sebagai kapten tim. Diduga Spalletti mengutamakan kualitas si pemain, bukan hanya senioritas.
Pasalnya, harus diakui bahwa Donnarumma adalah salah satu penjaga gawang terbaik di era modern ini. Dia juga bermain sangat baik di tiga laga Italia di fase grup Euro 2024 sejauh ini.
Benar bahwa posisi Donnarumma seringkali terlalu jauh untuk protes kepada wasit. Namun, di sisi lain, mental skuad bakal terangkat ketika menyaksikan kiper sekaligus kapten mereka membuat penyelamatan krusial.
Jan Oblak - Kapten Slovenia

Slovenia juga menunjukan kiper mereka, Jan Oblak sebagia kapten. Alasannya jelas, Oblak adalah salah satu pemain terbaik dalam tim dengan catatan penampilan yang cukup banyak.
Lalu, untuk mengatasi persoalan protes terhadap wasit, pelatih Slovenia Matzjas Kek lantas menunjuk bek tengah Jaka Bijol untuk menggantikan posisi Oblak.
Jadi, ternyata tim juga bisa menggantikan posisi kapten dengan pemain lain untuk menjadi perwakilan ketika harus bicara dengan wasit.
Kasper Schmeichel - Kiper Denmark

Secara teknis, kapten Denmark sebenarnya adalah Simon Kjaer. Namun, karena bek AC Milan itu tidak pernah bermain, sejauh ini ban kapten dikenakan oleh Kasper Schmeichel di tiga laga fase grup.
Keputusan ini tepat dan menguntungkan Denmark. Meski mereka tidak main begitu bagus di fase grup, penampilan Schmeichel terbilang sangat baik. Mental tim pun jadi ikut terangkat.
Nah itu dia catatan menarik soal tiga kiper yang sekaligus berperan sebagai kapten untuk mengantar timnya lolos ke babak 16 besar Euro 2024. Menarik ya, Bolaneters!
Jangan lewatkan momen-momen seru Euro 2024. Segera catat jadwal lengkap Euro 2024 dan pastikan kamu kunjungi Bola.net sekarang untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Piala Eropa 2024. Jangan lupa ya Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Nonton Live Streaming Swiss vs Italia, Euro 2024
Piala Eropa 29 Juni 2024, 22:00
-
Link Live Streaming Euro 2024 Swiss vs Italia di RCTI dan Vision+
Piala Eropa 29 Juni 2024, 21:00
-
Link Nonton Euro 2024 Swiss vs Italia, Live Streaming di RCTI dan Vision+
Piala Eropa 29 Juni 2024, 20:02
-
Prediksi Euro: Swiss vs Italia 29 Juni 2024
Piala Eropa 29 Juni 2024, 09:19
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR