
Bola.net - Prediksi kiprah Timnas Inggris di Euro 2020. Tim racikan Gareth Southgate menjadi salah satu unggulan di Euro 2020 dan punya peluang cukup besar untuk meraih gelar juara.
Inggris selalu menang pada enam laga terakhir sebelum tampil di Euro 2020. Inggris bahkan hanya kebobolan satu gol saja. Catatan yang luar biasa bukan?
Inggris juga sangat perkasa pada babak Kualifikasi Euro 2020. Dari delapan laga yang dimainkan, The Three Lions hanya sekali gagal menang yakni ketika kalah dari Rep. Ceko. Selebihnya, Inggris selalu menang dengan selisih gol besar.
Inggris juga punya materi pemain mumpuni di Euro 2020. Sebagai bukti, pemain selevel Jesse Lingard harus terdepak dari skuad timnas Inggris. Selain faktor-faktor di atas, berikut adalah lima alasan Inggris akan menjadi juara Euro 2020.
Pencetak Gol Mumpuni

Inggris memang hanya mencetak dua gol pada dua laga uji coba jelang Euro 2020. Tapi, itu bukan gambaran asli betapa tajamnya lini serang Inggris.
Tengok capaian Inggris pada fase Kualifikasi Euro 2020. Hanya dari delapan laga, Inggris mencetak 37 gol!
Lini depan Inggris dihuni banyak pemain kelas satu. Harry Kane jadi andalan utama untuk mendulang gol. Selain itu, ada nama Raheem Sterling, Marcus Rashford, dan Dominic Calvert-Lewin. Lalu, ada juga Mason Mount, Jadon Sancho, dan Phil Foden yang siap jadi pelayan dari lini kedua.
Punya Banyak Kapten

Salah satu aspek yang menarik dari skuad Inggris di Euro 2020 adalah banyak pemain berlabel kapten. Inggris bakal punya banyak pemimpin dan jika diramu dengan baik oleh Southgate bisa jadi nilai lebih.
Harry Maguire adalah kapten utama Manchester United. Lalu, ada Jordan Henderson yang merupakan kapten Liverpool. Keduanya punya wibawa yang sangat penting bagi ruang ganti.
Selain itu, masih ada dua kapten lain di skuad timnas Inggris pada diri Harry Kane [Tottenham] dan Jack Grealish [Aston Villa]. Keduanya juga menjadi pemain yang sangat menentukan pada level klub.
Dampak Sukses Chelsea dan Man City

Sukses klub-klub Premier League di level Eropa pada musim 2020/2021 memang tidak secara langsung memberi dampak bagi timnas Inggris. Namun, dampak itu tetap terasa dan bakal sangat krusial.
Mason Mount punya musim yang sempurna di Chelsea dengan gelar juara Liga Champions. Begitu juga dengan Reece James dan Ben Chilwell. Lalu, ada Phil Foden yang tampil gemilang di Man City.
Luke Shaw, walau gagal meraih gelar, tampil bagus di Manchester United dan mencapai final Liga Europa. Shaw, bersama Harry Maguire, bakal punya ambisi besar meraih trofi bersama Inggris.
Fase Grup yang Mudah

Inggris mendapat undian yang bagus di fase grup Euro 2020. Sebab, jika melihat materi pemain, Inggris diprediksi bisa lolos dengan cukup mudah dari Grup D.
Selain Kroasia yang diprediksi bisa menyulitkan, Inggris sangat mungkin meraih tiga poin kala bersua Rep Ceko dan Skotlandia. Jika mampu lolos dari fase grup, maka jalan Inggris untuk melaju ke tahap selanjutnya bakal lebih mudah.
Taktik yang Fleksibel

Formasi yang paling sering dipakai Gareth Southgate adalah 4-2-3-1. Akan tetapi, Southgate punya banyak variasi taktik yang membuat cara bermain Inggris sulit ditebak lawan. Selain 4-2-3-1, Southgate juga bisa memakai formasi 4-3-3 dan 3-5-2.
Southgate punya banyak pemain yang fleksibel untuk memainkan formasi di atas. Kyle Walker bisa bermain sebagai bek tengah, bek kanan, dan wingback kanan. Reece James juga punya kemampuan yang sama.
Di lini depan, ada Raheem Sterling, Marcus Rashford, dan Jadon Sancho yang sangat fleksibel. Sedangkan, di lini tengah, ada nama Jack Grealish dan Mason Mount yang juga sangat fleksibel dari sisi peran dan taktik.
Sumber: Bola
Baca Ini Juga:
- WAGs Piala Eropa: Melisa Kerman, Pevoli Cantik Penakluk Hati Gelandang Turki
- Kabar Gembira Prancis! Mulai Pulih, Karim Benzema Siap Main di Laga Pembuka Euro 2020
- Prediksi Euro 2020 Versi Bola.net: Mayoritas Prancis, Tapi Ada Turki Karena Weton!
- WAGs Piala Eropa: Leonita Lekaj, si Cantik Blasteran Kosovo - Albania
- Sempat Punya 4 Bek Kanan, Pemilihan Skuat Timnas Inggris Katanya Bikin Bingung
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inggris Harus Main Seperti Chelsea-Man City, Jangan Seperti Fulham!
Piala Eropa 10 Juni 2021, 16:30
-
Brotherhood! Satu Hal yang Bikin Inggris Era Southgate Berbeda
Piala Eropa 10 Juni 2021, 16:00
-
Seberapa Jauh Inggris Bakal Melaju di Euro 2020?
Piala Eropa 10 Juni 2021, 13:31
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR