
Bola.net - Kejadian tidak menyenangkan dialami putra Roberto Mancini, Andrea, saat menyaksikan final Euro 2020. Tempat duduknya diserobot penonton yang masuk stadion tanpa tiket.
Laga final Euro 2020 mempertemukan Italia dan Inggris. Duel tersebut berlangsung di Stadion Wembley, London, Inggris, pada Senin (12/7/2021) dini hari WIB.
Gli Azzurri menang adu penalti dengan skor 3-2. Penalti harus dilakukan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sampai babak tambahan.
Dua penendang Italia Andrea Bellotti dan Jorginho gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Di kubu Inggris, Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka tak mampu mencetak gol.
Suporter Tanpa Tiket Masuk Stadion
Sebelum pertandingan dimulai, ada sedikit kekacauan yang terjadi di Wembley. Ratusan penonton tak bertiket yang diduga fans Inggris merangsek masuk ke stadion.
People trying to get into Wembley without tickets pic.twitter.com/qwqWrXAUsc
— FootballFunnys (@FootballFunnnys) July 11, 2021
Salah satu oknum penonton tanpa tiket itu bahkan menduduki kursi Andrea Mancini. Alhasil, mantan pemain Mancheser City itu mengaku terpaksa duduk di tangga Stadion Wembley pada babak pertama final Euro 2020.
"Ada kekacauan dengan suporter tanpa tiket dan tempat duduk saya diserobot. Jadi saya harus menonton babak pertama duduk di tangga stadion," ungkap Andrea Mancini kepada Sky Sports.
"Saya mendapatkan tempat duduk lain di babak kedua. Mungkin itu membawa keberuntungan," imbuhnya.
Kesempatan Kedua
Roberto Mancini pernah kalah di Wembley dalam final Liga Champions melawan Barcelona 29 tahun lalu. Namun, dia akhirnya berhasil membalas dendamnya itu saat memimpin Gli Azzurri.
"Hidup selalu menawarkan kesempatan kedua dan membuka takdir ayah," lanjut Andrea.
“Ini merupakan perjalanan panjang, Italia mendominasi hampir setiap pertandingan selama Euro."
Jimat untuk Mancini
Sebelum turnamen, Andrea dan kakaknya sempat memberikan 'jimat' kepada sang ayah. Percaya atau tidak, benda tersebut ternyata mampu memberikan keberuntungan bagi Italia di final Euro 2020.
"Sebelum turnamen, saya dan kakak saya menghadiahkan sepatu kuda warna biru, menyampaikan padanya bahwa itu akan mendatangkan keberuntungan. Dia menyimpannya di koper," sambung Andrea.
"Tiga tahun lalu, dia adalah satu-satunya orang yang yakin Italia bisa mencapai hasil ini," pungkasnya.
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Komentar Antri Mainstream Owen Soal Penalti Bukayo Saka
Piala Eropa 13 Juli 2021, 23:39
-
Kolom Bolanet: Euro 2020, Prediksi Tepat yang Ketiga
Piala Eropa 13 Juli 2021, 16:23
-
Italia, Unbeaten 34 Pertandingan, Lanjutkan?
Piala Eropa 13 Juli 2021, 15:59
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR