
Bola.net - Banyak pemain bertemu untuk pertama kali ketika bergabung dengan sebuah klub. Ada yang hanya menjadi rekan setim selama beberapa musim, ada pula yang membangun persahabatan seumur hidup.
Bagi Meksiko, kisah itu hidup dalam sosok Cesar Montes dan Johan Vasquez. Keduanya bukan hanya tandem di jantung pertahanan, tetapi juga sahabat yang telah berjalan bersama sejak masa kanak-kanak.
Ikatan tersebut kini menjadi salah satu kekuatan terbesar El Tri di Piala Dunia 2026. Setelah empat pertandingan, gawang Meksiko masih belum tersentuh satu gol pun.
Catatan itu tentu lahir dari kerja kolektif seluruh tim. Namun, chemistry yang telah dipupuk Montes dan Vasquez selama bertahun-tahun memberi rasa tenang setiap kali keduanya mengawal lini belakang.
Bertemu di Usia Belia, Bersatu dalam Mimpi
Pertemuan pertama mereka terjadi di akademi Pachuca saat masih berusia sekitar 10 hingga 11 tahun. Mereka cepat akrab setelah mengetahui berasal dari negara bagian dan kawasan yang sama.
"Saya kira saat itu usia saya sekitar 10 atau 11 tahun ketika pertama kali melihatnya. Kami bertemu di Pachuca, dan di sanalah kami mengetahui bahwa kami berasal dari negara bagian, kawasan, dan daerah yang sama," kata Vasquez kepada FIFA.
Jalan mereka terus beririsan dari satu fase ke fase berikutnya. Setelah kembali bermain bersama di Cimarrones de Sonora dan Monterrey, keduanya akhirnya mengenakan seragam tim nasional Meksiko.
"Bertemu lagi di Cimarrones de Sonora, kemudian di Monterrey, dan sekarang kami bermain bersama di tim nasional," ujar Vasquez.
Selalu Ada Wajah yang Dikenal
Berpindah klub sering kali menjadi tantangan bagi seorang pesepak bola. Lingkungan baru dan rekan setim yang belum dikenal membuat proses adaptasi tidak selalu berjalan mudah.
Di setiap persimpangan perjalanan itu, Montes dan Vasquez hampir selalu menemukan satu sama lain. Kehadiran sahabat dari daerah asal yang sama membuat setiap langkah terasa lebih ringan.
"Ketika saya datang ke klub baru, dia menyambut saya dan banyak membantu. Rasanya seperti berada di rumah karena kami sudah berteman selama bertahun-tahun dan saling mengenal dengan sangat baik," tutur Vasquez.
Persahabatan tersebut kemudian berkembang menjadi pemahaman yang sulit dibangun dalam waktu singkat. Mereka mengetahui kapan harus saling menutup ruang, kapan maju, dan kapan memberi perlindungan kepada rekan setim.
Kepercayaan yang Menjadi Benteng Meksiko
Sebelum tampil di Piala Dunia 2026, Montes dan Vasquez lebih dahulu menikmati momen bersejarah saat membawa Meksiko meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020. Pengalaman itu menjadi pondasi bagi generasi yang kini mengisi skuad El Tri.
"Di tim nasional, kami seperti keluarga. Kami sudah saling mengenal dan bermain bersama selama bertahun-tahun. Itulah kuncinya," ucap Vasquez.
Meski belum kebobolan sepanjang empat pertandingan, bek berusia 26 tahun itu menolak menganggap seluruh pujian layak diberikan kepada lini belakang. Ia menilai catatan tersebut merupakan hasil kerja semua pemain di lapangan.
"Kami berusaha menjalankan tugas, tetapi belum kebobolan bukan berarti pertahanan kami sudah sempurna. Terkadang rekan setim atau penjaga gawang juga menyelamatkan kami, jadi ini adalah hasil kerja kolektif," kata Vasquez.
Baginya, kekuatan utama Meksiko bukan hanya organisasi permainan, melainkan rasa saling percaya yang telah tumbuh selama bertahun-tahun. Saat banyak duet bertahan dibangun lewat latihan, Montes dan Vasquez membawanya dari sebuah persahabatan yang dimulai sejak kecil.
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Inggris 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:15
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR