
Bola.net - Gelandang andalan Jerman, Ilkay Gundogan bicara mengenai peluang timnya untuk meraih kemenangan dalam partai perdana Grup F Euro 2020 melawan Prancis, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB mendatang.
Banyak pihak yang menyebut bahwa pertemuan Prancis versus Jerman ini seharusnya terjadi di partai final, mengingat kedua negara tersebut merupakan para favorit juara.
Selain Jerman dan Prancis, Grup F juga dihuni oleh tim favorit juara lainnya yang juga merupakan sang jawara bertahan, Portugal. Inilah yang membuat grup ini disebut sebagai grup neraka.
Kisi-Kisi Gundogan
Melawan Prancis, Gundogan pun memberikan kisi-kisi mengenai taktik yang mungkin bakal diperagakan timnya untuk mengungguli taktik tim besutan Didier Deschamps.
"Kami tahu kami bermain melawan tim dengan banyak pesepakbola berbakat," ujar Gundogan seperti dikutip Goal International.
"Bisa jadi kami harus mengorbankan sebagian besar penguasaan bola. Kami tahu bahwa kami bisa bekerja secara agresif tanpa menguasai bola," tambahnya.
"Dengan dua gelandang bertahan dalam formasi 3-4-3, sangat penting untuk menggunakan bek tengah dengan cara yang tepat. bahwa mereka dapat membantu kita maju juga," tukasnya.
Kunci Permainan Jerman
Lebih lanjut, Gundogan menilai bahwa para pemain belakang Jerman bisa menjadi kunci permainan timnya kal meladeni tantangan Prancis nanti.
“Senang mengetahui bahwa ada dua pemain di belakang kami yang dapat melindungi ruang. Ini membuat semakin penting bahwa para pemain di belakang mendukung kami. Kami dapat mengandalkan itu," tutur Gundogan.
:Ini bisa menjadi kunci bagi kami untuk banyak memenangkan kembali penguasaan bola dan membuat Prancis mengejar kita." tandasnya.
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bisakah Jerman Kalahkan Juara Dunia Prancis di Euro 2020?
Piala Eropa 11 Juni 2021, 14:50
-
Tidak Ada Eksperimen, Jerman Harus Sempurna Lawan Prancis
Piala Eropa 11 Juni 2021, 07:40
-
Melempem di Chelsea, Timo Werner Diklaim Bakal Bersinar di Euro 2020
Piala Eropa 10 Juni 2021, 18:43
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR