Sepanjang turnamen Euro 2016 ini, Portugal memang kerap menjadi sasaran kritik dari berbagai pihak. Hal ini dikarenakan Cristiano Ronaldo dkk kerap memainkan skema yang membosankan sehingga penonton dibuat bosan dan tidak terhibur sepanjang laga.
Santos sendiri cuek dengan segala kritikan yang masuk, karena menurutnya taktiknya sudah terbukti sukses membawa Portugal ke babak Final Euro 2016. "Portugal selalu memiliki rencana permainan baik pada skema bertahan atau menyerang" ungkap Santos kepada ESPN.
"Kami tidak mudah dikalahkan. Kami memiliki cara tersendiri untuk melawan musuh yang berbeda, karena setiap musuh punya karakteristik yang berbeda juga"
"Kami memiliki gaya bermain kami sendiri. Kami tidak peduli jika permainan kami dinilai cantik atau tidak. Namun hari ini anda harus mengakui kami bermain dengan cantik dan saya sendiri senang semua orang menyaksikan permainan kami dengan bahagia" tutup pelatih 61 tahun ini.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Alasan Wales Tersingkir dari Euro 2016
Editorial 7 Juli 2016, 20:11
-
Nani Merasa Terhormat Bawa Portugal ke Final
Commercial 7 Juli 2016, 16:10
-
Nani Masih Kaget Dengan Golnya Ke Gawang Wales
Commercial 7 Juli 2016, 15:50
-
Ronaldo: Kisah Euro 2004 Tidak Akan Terulang di Euro 2016
Commercial 7 Juli 2016, 15:30
-
Meski Menang, Portugal Tetap Puji Semangat Juang Wales
Commercial 7 Juli 2016, 15:10
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persib vs Persijap
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 14:01
-
George Russell Kuasai Kualifikasi Sprint Formula 1 GP Kanada 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 12:48
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR