Bola.net - Timnas Prancis akan berhadapan dengan Timnas Jerman di matchday 1 Grup F Euro 2020, Rabu (16/6/2021). Berikut beberapa data dan fakta yang melatarbelakangi pertandingan di Allianz Arena, Munich ini.
Prancis telah memenangi 14 dari 31 pertemuan dengan Jerman, kalah 9 kali (M14 S8 K9), mencetak 49 gol dan kebobolan 46 gol.
Pertemuan terakhir mereka tersaji di ajang UEFA Nations League pada tahun 2018. Di Munich, mereka bermain imbang 0-0. Di Stade de France, Prancis mengalahkan Jerman 2-1 lewat sepasang gol Antoine Griezmann setelah sempat tertinggal oleh gol Toni Kroos.
Sebelum itu, Prancis dan Jerman bertemu di babak semifinal Euro 2016. Prancis, yang kala itu bertindak sebagai tuan rumah Euro, menang 2-0 lewat dua gol Antoine Griezmann (1 penalti).
Prancis tak terkalahkan dalam 5 laga terakhirnya melawan Jerman (M3 S2 K0). Terakhir kali mereka dikalahkan Jerman adalah dengan skor 0-1 di perempat final Piala Dunia 2014, di mana gol tunggal dicetak oleh Mats Hummels.
Prancis tak terkalahkan dalam 5 laga tandang terakhirnya melawan Jerman (M3 S2 K0).
Rekor tandang Prancis melawan Jerman adalah M4 S4 K5.
Rekor kepelatihan Didier Deschamps melawan Jerman adalah M3 S2 K2.
Rekor kepelatihan Joachim Loew melawan Prancis adalah M2 S2 K4.
Statistik-statistik Lain
Prancis sebelumnya telah tampil di 9 edisi Euro (1960, 1984, 1992, 1996, 2000, 2004, 2008, 2012, 2016). Les Bleus 2 kali juara pada tahun 1984 dan 2000.
Prancis lolos dari Kualifikasi Euro 2020 sebagai juara Grup H dengan 25 poin dari 10 laga (M8 S1 K1). Mereka mencetak 25 gol dan hanya kebobolan 6 gol.
Top skor Prancis di Kualifikasi Euro 2020 adalah Olivier Giroud dengan torehan 6 golnya. Di bawahnya, ada Kylian Mbappe, Kingsley Coman, dan Antoine Griezmann dengan torehan masing-masing 3 gol.
Tak menghitung extra time, Prancis cuma kalah 1 kali dalam 17 laga terakhirnya di Euro, termasuk kualifikasi (M13 S3 K1), yakni 0-2 tandang vs Turki di Kualifikasi Euro 2020.
Rekor keseluruhan Prancis di tanah Jerman, baik melawan Jerman maupun tim-tim lain, adalah M8 S8 K7.
Jerman sebelumnya sudah tampil di 12 edisi Euro (1972, 1976, 1980, 1984, 1988, 1992, 1996, 2000, 2004, 2008, 2012, 2016). Die Mannschaft 3 kali juara pada edisi 1972, 1980, dan 1996.
Bersama Spanyol (1964, 2008, 2012), Jerman adalah pemegang rekor juara terbanyak di Piala Eropa.
Jerman lolos dari Kualifikasi Euro 2020 sebagai juara Grup C dengan 21 poin dari 8 laga (M7 S0 K1). Mereka mencetak 30 gol dan hanya kebobolan 7 gol.
Top skor Jerman di Kualifikasi Euro 2020 adalah Serge Gnabry dengan torehan 8 golnya. Di urutan kedua adalah Leon Goretzka dengan 4 gol.
Rekor Jerman di kota Munich adalah M13 S5 K7.
Jerman memenangi 4 dari 7 laga terakhirnya di Allianz Arena (M4 S1 K2).
Sumber: UEFA.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- WAGs Piala Eropa: Leonita Lekaj, si Cantik Blasteran Kosovo - Albania
- WAGs Piala Eropa: Sophie Christin yang Cantik dan Menawan Hati
- WAGs Piala Eropa: Christina Ginter yang Ayu dan Murah Senyum
- WAGs Piala Eropa: Doina Turcanu yang Cantik dan Anggun
- WAGs Piala Eropa: Anna Lewandowska dan Senyum Manisnya
- WAGs Piala Eropa: April Ivy, Penyanyi Muda nan Menawan dari Portugal
- WAGs Piala Eropa: Camilla Bresciani, si Cantik dari Negeri Spaghetti
- WAGs Piala Eropa: Vlada Sedan, Jurnalis Jelita Ukraina
- WAGs Piala Eropa: Cristiana yang Menawan dan Multitalenta
- WAGs Piala Eropa: Marina, Penyanyi dan Aktris Cantik dari Polandia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Data dan Fakta Euro 2020: Prancis vs Jerman
Piala Eropa 14 Juni 2021, 15:04
-
Prediksi Euro: Prancis vs Jerman 16 Juni 2021
Piala Eropa 14 Juni 2021, 15:03
-
Liverpool Pantau Pemain Ini di Gelaran Euro 2020
Piala Eropa 12 Juni 2021, 18:40
-
Bisakah Jerman Kalahkan Juara Dunia Prancis di Euro 2020?
Piala Eropa 11 Juni 2021, 14:50
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR