Disebut Ogah Bela Prancis Lagi Usai Kegagalan Penalti di Euro 2022, Kylian Mbappe Beri Reaksi Keras!

Bola.net - Bintang Prancis, Kylian Mbappe ogah tinggal diam terhadap pernyataan Presiden federasi sepak bola negaranya, Noel Le Graet soal kekecewaan usai kegagalan di Euro 2020.
Kala itu, langkah Prancis yang berstatus sebagai juara Piala Dunia 2018 harus terhenti di babak 16 besar usai Les Bleus dipaksa menyerah lewat babak adu penalti oleh Swiss.
Mbappe bisa jadi disebut menjadi kambing hitam kekalahan Prancis setelah eksekusi penaltinya bisa dibendung Yann Sommer. Mbappe pun sangat terpukul atas kekalahan tersebut.
Pengakuan Noel Le Graet

Baru-baru ini, Le Graet mengungkapkan bahwa Mbappe sempat merasa sangat kecewa atas kurangnya dukungan yang diberikan federasi terhadapnya yang dibanjiri kritik.
Bahkan, Le Graet mengklaim bahwa saking marah dan kecewanya, Mbappe sampai terpikirkan untuk berhenti membela Prancis usai pentas Euro 2020 itu.
"Saya bertemu dengannya setelah Euro, dia merasa Federasi tidak membelanya setelah gagal mengeksekusi penalti dan kritik di media sosial," ujar Le Graet kepada Le Journal Du Dimanche.
"Kami bertemu selama lima menit di kantor saya. Dia marah, dia tidak ingin bermain untuk tim Prancis lagi – yang jelas tidak dia maksudkan.
“Anda tahu bagaimana dia, dia seorang pemenang, dia sangat frustrasi, seperti kita semua, karena tereliminasi. Dia sangat ramah media. Dia pria yang hebat, jauh lebih kolektif daripada yang dipikirkan orang."
Reaksi Kylian Mbappe

Rupanya, pernyataan Le Graet tersebut tak begitu saja diterima Mbappe. Bintang PSG itu pun memberikan reaksi keras lewat unggahan di akun Twitter pribadinya.
"Ya akhirnya saya menjelaskan kepadanya di atas segalanya dengan baik bahwa itu terkait dengan rasisme dan TIDAK dengan penalti. Tapi dia menganggap bahwa tidak ada rasisme..." tulis Mbappe.
Dari tulisan tersebut, Mbappe seperti ingin menyatakan bahwa yang menjadi alasan dirinya ingin pensiun dari tim nasional bukanlah kegagalan penalti, akan tetapi sikap abai Le Graet terhadap pelecehan rasisme di Ligue 1.
Cuitan Kylian Mbappe
Oui enfin je lui ai surtout bien expliqué que c’était par rapport au racisme et NON au penalty.
— Kylian Mbappé (@KMbappe) June 19, 2022
Mais lui considérait qu’il n’y avait pas eu de racisme… https://t.co/wZ1nQfb4l4
Sumber: Twitter @KMbappe
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39

























KOMENTAR