Italia harus susah payah untuk menundukkan Malta yang memang tampil bertahan. Italia baru bisa mencetak gol tunggal mereka menjelang menit ke-70.
Seperti diperkirakan, Italia langsung mendominasi pertandingan sejak awal. Italia dibiarkan bebas menguasai bola oleh Malta yang memilih tampil bertahan dan menunggu kesempatan lewat serangan balik.
Italia menunjukkan permainan yang tertata dari belakang. Umpan-umpan mereka sangat akurat tetapi tetap kesulitan menembus pertahanan Malta yang berlapis. Malta memang menumpuk pemain di belakang dengan harapan bisa mencuri poin di kandang sang raksasa.
Terus menyerang tanpa membuahkan hasil membuat Italia sedikit frustrasi. Bukan cuma penyerang Italia saja yang mencoba melepas tembakan, para gelandang pun kerap melepas tendangan dari luar kotak. Sementara itu, para bek ikut membantu menyerang utamanya jika dalam situasi bola mati.
Namun gelombang serangan Italia bisa diredam dengan sangat baik oleh Malta. Hingga babak pertama berakhir, Italia masih belum bisa menembus rapatnya pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, Italia masih berkuasa di atas lapangan. Permainan berjalan nyaris hanya di separuh lapangan milik Malta saja. Namun Italia masih belum juga bisa menemukan ide untuk mendobrak pertahanan lawan.
Antonio Conte pun melakukan beberapa perubahan untuk meningkatkan ketajaman timnya. Hasilnya, pada menit ke-69, Italia akhirnya sukses menjebol gawang Malta. Umpan silang Antonio Candreva sukses dikonversi oleh Graziano Pelle untuk membawa Italia unggul.
Setelah sukses meraih gol, permainan Italia nampak lebih rileks. Mereka mulai nyaman memainkan bola di daerah sendiri dan tak terburu-buru untuk mengalirkan bola ke depan.
Namun meski pertandingan berjalan semakin terbuka, tetap tidak ada gol tambahan yang muncul. Kemenangan ini membuat Italia sejajar dengan Kroasia di pucuk Grup H,. Sementara itu, Malta berada di posisi paling belakang.
Susunan Pemain Italia: Buffon; Darmian, Bonucci, Chiellini, Pasqual; Verratti (Soriano, 78'), Pirlo, Bertolacci (Parolo, 55'); Gabbiadini (Candreva, 64'), Pelle, Eder.
Susunan Pemain Malta: Hogg; A. Muscat, Borg, Z. Muscat, Agius, Failla; R. Muscat, Fenech, Briffa (Sciberras, 90'); Effiong (Mifsud, 90'), Schembri (Kristensen, 73'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Eropa 4 September 2015, 06:26

-
Hasil Pertandingan Italia vs Malta: Skor 1-0
Piala Eropa 4 September 2015, 04:03
-
Dua Kemenangan Bawa Italia ke Prancis 2016
Piala Eropa 2 September 2015, 11:53
-
Bertolacci: Duet Pirlo - Verratti Mustahil Diredam
Piala Eropa 2 September 2015, 11:06
-
Conte Ungkap Syarat Masuk Timnas Italia
Piala Eropa 1 September 2015, 10:08
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR