Italia menunjukkan permainan dominan namun tidak cukup tajam. Sempat tertinggal cukup lama lewat gol Alexander Tettey, Italia akhirnya bisa membalik kedudukan lewat Alessandro Florenzi dan Graziano Pelle.
Kedua tim mengawali pertandingan dengan lambat dan sama-sama sering membuat kesalahan sendiri. Pola permainan kedua tim sulit dikembangkan karena banyaknya kesalahan elementer yang dilakukan.
Italia perlahan-lahan mulai menguasai permainan dan mendominasi penguasaan bola. Hanya saja, lini tengah Italia tampil kurang kreatif sehingga dominasi mereka tidak berbuah peluang berbahaya.
Norwegia lebih banyak mengancam dengan serangan-serangan cepat. Saat mendapatkan bola, Norwegia selalu berusaha mengalirkan bola ke depan sesegera mungkin. Usaha Norwegia ini terbukti lebih efektif.
Pada menit ke-23, Norwegia sukses mencetak gol. Berawal dari tendangan bebas, bola diayunkan ke depan kotak penalti Italia. Bola bisa dihalau namun Alexander Tettey menyambar bola liar dan menjebol gawang Gianluigi Buffon dari luar kotak penalti.
Italia seperti tersentak akibat gol itu namun tetap tak bisa berbuat banyak untuk bisa menjebol gawang lawan. Hingga babak pertama usai, Norwegia masih sukses mempertahankan keunggulan mereka.
Italia terus berusaha menggempur pertahanan Norwegia begitu babak kedua dimulai. Antonio Conte pun melakukan beberapa perubahan susunan pemain untuk meningkatkan intensitas serangan timnya.
Usaha Italia berbuah hasil pada menit ke-73. Umpan silang Sebastian Giovinco salah diantisipasi oleh Aleesami. Bola di depan gawang kemudian disambar oleh Alessandro Florenzi untuk menyamakan kedudukan.
Sekitar tujuh menit berselang, Italia sukses mencetak gol, lagi-lagi lewat Florenzi. Namun wasit menganulir gol itu karena Candreva dianggap sudah berada dalam posisi offside dalam prosesnya. Tayangan ulang menunjukkan bahwa Candreva berada dalam posisi onside.
Namun Italia akhirnya sukses mendapatkan gol kedua mereka pada menit ke-82. Florenzi yang menyisir sayap kanan mengirim umpan silang yang diselesaikan dengan tembakan terarah oleh Graziano Pelle.
Italia sukses mempertahankan keunggulan mereka hingga laga usai. Dengan hasil ini, Italia dipastikan menjadi juara Grup H sementara Norwegia harus menjalani playoff untuk menentukan kelolosan mereka ke Euro 2016.
Susunan Pemain Italia: Buffon; Barzagli (Candreva, 72'), Bonucci, Chiellini; Darmian, Florenzi, Montolivo (Bertolacci, 68'), Soriano, De Sciglio; Pelle, Eder (Giovinco, 62').
Susunan Pemain Norwegia: Nyland; Elabdellaoui, Hovland, Forren, Aleesami; Johansen, Tettey; Skjelbred (Samuelsen, 51'), Henriksen, Berget (Berisha, 78'); Soderlund (King, 60'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Brasil vs Venezuela: Skor 3-1
Amerika Latin 14 Oktober 2015, 09:57
-
Hasil Pertandingan Belanda vs Republik Ceko: Skor 2-3
Piala Eropa 14 Oktober 2015, 04:29
-
Hasil Pertandingan Italia vs Norwegia: Skor 2-1
Piala Eropa 14 Oktober 2015, 03:51
-
Hasil Pertandingan Ukraina vs Spanyol: Skor 0-1
Piala Eropa 13 Oktober 2015, 03:43
-
Hasil Pertandingan Denmark vs Prancis: Skor 1-2
Piala Eropa 12 Oktober 2015, 04:04
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR