
Bola.net - Akhirnya, Jerman Lolos Juga ke Prancis!
Walau sedikit kesulitan, Jerman akhirnya mampu meraih satu tiket ke Prancis usai mengalahkan Georgia 2-1 di babak kualifikasi Euro 2016 grup D di Leipzig, Senin (11/10).
Perbandingan kekuatan di antara kedua tim ini membuat Jerman menguasai sebagian besar jalannya pertandingan. Namun mereka justru kesulitan mencetak gol ke gawang Georgia. Pada akhirnya, gol penalti Thomas Muller dan sepakan Max Kruse sukses membuat tim Panser lolos ke Prancis walau lawan sempat membalas melalui Jaba Kankava.
berstatus sebagai tim tuan rumah dan tim terkuat di Eropa saat ini, Jerman langsung mengendalikan jalannya pertandingan. Terlebih ada motif yang mendorong mereka agar bisa segera menang lawan Georgia, yakni satu tiket otomatis ke Prancis tahun depan.
Serangan terus dilancarkan, dan bola sebagian besar selalu dikuasai oleh Jerman. Namun, Georgia sudah mempersiapkan diri dengan baik. Mereka pun bisa mengantisipasi semua hal itu dengan cukup cekatan. Alhasil sang tuan rumah sedikit kesulitan menembus lini belakang tamunya tersebut.
Peluang akhirnya baru didapat pada menit ke-13. Muller memberikan umpan pada Reus di dalam kotak penalti. Sayang, pemain Borussia Dortmund itu gagal menuntaskan peluang tersebut. Ia membuat bola melambung di atas mistar gawang. Ia juga kembali mendapat peluang di menit ke-19, namun lagi-lagi juga gagal untuk mencetak gol.
Di menit ke-37, peluang kembali didapat Reus. Namun tendangan volinya mampu dibendung oleh kiper lawan. Bola muntah lantas disambar oleh Muller, namun kembali digagalkan oleh Revishvili.
Pertandingan di babak pertama berakhir dengan skor imbang 0-0.
Usai jeda, Jerman kembali mengendalikan jalannya pertandingan. Dan berselang lima menit usai peluit babak kedua dibunyikan, anak-anak asuh Joachim Loew itu mendapatkan hadiah tendangan penalti.
Hukuman itu diberikan pada Georgia setelah Kankava melanggar Mesut Ozil di dalam kotak penalti. Eksekusi itu dituntaskan dengan sempurna oleh Muller. Skor kini menjadi 1-0.
Akan tetapi, skor itu tak bertahan lama karena di menit ke-53 mampu menyamakan kedudukan. Jaba Kankava berhasil menebus kesalahan yang ia lakukan sebelumnya. Ia menyambar bola clearance salah satu bek Jerman dengan tendangan first time kaki kirinya dari jarak sekitar 17 meter. Neuer tak mampu berkutik sedikitpun untuk menghadang laju bola.
Sukses menyamakan kedudukan, pemain Georgia kian semangat dalam bermain. Namun mereka memilih untuk menggunakan taktik bertahan dan sesekali melakukan serangan balik.
Jerman pun dipaksa bekerja keras untuk bisa membongkar pertahanan Georgia. Serangan demi serangan terus mereka lancarkan. Dan pada akhirnya, serangan mereka kembali membuahkan hasil pada menit ke-79 melalui aksi sang pemain pengganti, Max Kruse.
Setelah merangsek masuk ke kotak penalti, ia langsung menendang bola dengan kaki kirinya ke arah tiang jauh memanfaatkan umpan sempurna dari Mesut Ozil. 2-1!
Jerman terus mendominasi penguasaan bola dalam 10 menit terakhir. Alhasil, Georgia pun tak mendapat kesempatan untuk kembali mengancam gawang Neuer.
Pertandingan ini akhirnya berakhir dengan skor 2-1. Kemenangan ini memastikan Jerman tetap berada di puncak klasemen grup D dengan koleksi poin 22 dan mereka mendapat tiket yang mereka idamkan sebelumnya. Sementara itu Georgia tetap berada di posisi lima klasemen dengan poin 9.
Walau sedikit kesulitan, Jerman akhirnya mampu meraih satu tiket ke Prancis usai mengalahkan Georgia 2-1 di babak kualifikasi Euro 2016 grup D di Leipzig, Senin (11/10).
Perbandingan kekuatan di antara kedua tim ini membuat Jerman menguasai sebagian besar jalannya pertandingan. Namun mereka justru kesulitan mencetak gol ke gawang Georgia. Pada akhirnya, gol penalti Thomas Muller dan sepakan Max Kruse sukses membuat tim Panser lolos ke Prancis walau lawan sempat membalas melalui Jaba Kankava.
berstatus sebagai tim tuan rumah dan tim terkuat di Eropa saat ini, Jerman langsung mengendalikan jalannya pertandingan. Terlebih ada motif yang mendorong mereka agar bisa segera menang lawan Georgia, yakni satu tiket otomatis ke Prancis tahun depan.
Serangan terus dilancarkan, dan bola sebagian besar selalu dikuasai oleh Jerman. Namun, Georgia sudah mempersiapkan diri dengan baik. Mereka pun bisa mengantisipasi semua hal itu dengan cukup cekatan. Alhasil sang tuan rumah sedikit kesulitan menembus lini belakang tamunya tersebut.
Peluang akhirnya baru didapat pada menit ke-13. Muller memberikan umpan pada Reus di dalam kotak penalti. Sayang, pemain Borussia Dortmund itu gagal menuntaskan peluang tersebut. Ia membuat bola melambung di atas mistar gawang. Ia juga kembali mendapat peluang di menit ke-19, namun lagi-lagi juga gagal untuk mencetak gol.
Di menit ke-37, peluang kembali didapat Reus. Namun tendangan volinya mampu dibendung oleh kiper lawan. Bola muntah lantas disambar oleh Muller, namun kembali digagalkan oleh Revishvili.
Pertandingan di babak pertama berakhir dengan skor imbang 0-0.
Usai jeda, Jerman kembali mengendalikan jalannya pertandingan. Dan berselang lima menit usai peluit babak kedua dibunyikan, anak-anak asuh Joachim Loew itu mendapatkan hadiah tendangan penalti.
Hukuman itu diberikan pada Georgia setelah Kankava melanggar Mesut Ozil di dalam kotak penalti. Eksekusi itu dituntaskan dengan sempurna oleh Muller. Skor kini menjadi 1-0.
Akan tetapi, skor itu tak bertahan lama karena di menit ke-53 mampu menyamakan kedudukan. Jaba Kankava berhasil menebus kesalahan yang ia lakukan sebelumnya. Ia menyambar bola clearance salah satu bek Jerman dengan tendangan first time kaki kirinya dari jarak sekitar 17 meter. Neuer tak mampu berkutik sedikitpun untuk menghadang laju bola.
Sukses menyamakan kedudukan, pemain Georgia kian semangat dalam bermain. Namun mereka memilih untuk menggunakan taktik bertahan dan sesekali melakukan serangan balik.
Jerman pun dipaksa bekerja keras untuk bisa membongkar pertahanan Georgia. Serangan demi serangan terus mereka lancarkan. Dan pada akhirnya, serangan mereka kembali membuahkan hasil pada menit ke-79 melalui aksi sang pemain pengganti, Max Kruse.
Setelah merangsek masuk ke kotak penalti, ia langsung menendang bola dengan kaki kirinya ke arah tiang jauh memanfaatkan umpan sempurna dari Mesut Ozil. 2-1!
Jerman terus mendominasi penguasaan bola dalam 10 menit terakhir. Alhasil, Georgia pun tak mendapat kesempatan untuk kembali mengancam gawang Neuer.
Pertandingan ini akhirnya berakhir dengan skor 2-1. Kemenangan ini memastikan Jerman tetap berada di puncak klasemen grup D dengan koleksi poin 22 dan mereka mendapat tiket yang mereka idamkan sebelumnya. Sementara itu Georgia tetap berada di posisi lima klasemen dengan poin 9.
Susunan Pemain:
Jerman (4-2-3-1): Neuer; Ginter, Boateng, Hummels, Hector; Gundogan, Kroos; Muller, Ozil, Schurrle (Kruse 76'); Reus (Bellarabi 90').
Georgia (5-4-1): Revishvili; Lobzhanidze, Kverkvelia, Amisulashvili, Kashia, Navalovski; Qazaishvili (Kobakhidze 90'), Kankava, Kvekveskiri (Khizanishvili 78'), Okriashvili; Gelashvili (Vatsadze 46'). (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Lolos, Loew Belum Puas Dengan Performa Jerman
Piala Eropa 12 Oktober 2015, 15:57
-
Sia-Siakan Banyak Peluang, Marco Reus Dapat Pembelaan
Piala Eropa 12 Oktober 2015, 12:02
-
Hummels Ingin Jerman Lebih Garang di Depan Gawang
Piala Eropa 12 Oktober 2015, 10:31
-
Highlights Kualifikasi Euro 2016: Jerman 2-1 Georgia
Open Play 12 Oktober 2015, 04:20
-
Hasil Pertandingan Jerman vs Georgia: Skor 2-1
Piala Eropa 12 Oktober 2015, 03:57
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR