Bola.net - Dalam lanjutan kualifikasi Euro 2016 grup I di Estadio da Luz, Lisbon, Senin (30/03), Portugal sukses memetik poin penuh dengan kemenangan tipis, 2-1 atas Serbia.
Langsung mengambil inisiatif untuk menguasai pertandingan, Portugal terus mengembangkan tekanan. Tusukan Nani dan tendangan bebas Danny belum menghasilkan gol.
Saat masuk menit 10 jala Stojkovic bergetar. Dari skema tendangan sudut yang diambil pendek, Fabio Coentrao melepas umpan lambung ke depan gawang, sama sekali tak terkawal, Ricardo Carvalho membenamkan bola dengan sundulan keras. Sayang bek Monaco itu tak bisa melanjutkan pertandingan. Tujuh menit kemudian ia harus diganti oleh Jose Fonte karena cedera.
Serbia berusaha memberi reaksi setelah tertinggal 1-0. Beberapa kali mereka berhasil melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti tuan rumah, namun solidnya pertahanan menggagalkan tiap serangan.
Tak mampu mengancam gawang Rui Patricio, Cristiano Ronaldo mempertontonkan kebolehannya, setengah jam laga berjalan, ia melepas tendangan keras terarah dari luar kotak penalti, untung Stojkovic sigap menepisnya.
Dua menit berikutnya Ronaldo menusuk dari kiri hingga dekat tiang kanan dan melepas umpan rendah ke depan gawang, sia-sia karena tak ada yang menyambar si kulit bundar.
Tiago dan Moutinho sama-sama mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, namun tak membuahkan hasil. Tanpa tambahan gol, kedudukan 1-0 untuk Seleccao bertahan hingga turun minum.
Seperti juga pada babak pertama, Serbia mencoba membangun serangan lewat sayap kiri, tapi tetap saja mereka gagal menyulitkan Rui Patricio. Namun di menit 61 mereka sukses menyamakan skor.
Berawal dari skema tendangan sudut, bola dibelokkan oleh Radosav Petrovic dan Nemanja Matic yang berdiri di tiang jauh menyambarnya dengan tendangan akrobatik.
Sayang momentum itu hilang begitu saja, dua menit kemudian Fabio Coentrao merestorasi keunggulan tuan rumah. Umpan silang yang dilepas rendah oleh Joao Moutinho dengan mudah diteruskan oleh bek kiri Real Madrid itu.
Keunggulan yang membuat Portugal tetap tenang dalam memindahkan bola dan nyaman dalam menguasai pertandingan. Sejumlah pergantian pemain dilakukan kedua tim, tapi tak ada perubahan berarti.
10 menit terakhir Serbia berusaha semakin meningkatkan serangan, hal ini justru membuat lini belakang mereka berlubang. Dengan tidak adanya ancaman-ancaman berbahaya, skor tak berubah kala peluit panjang dibunyikan wasit Gianluca Rocchi.
Tambahan tiga poin ini mengangkat posisi Portugal menjadi pemimpin klasemen grup I dengan sembilan poin dari empat laga. Sementara Albania dan Denmark di posisi berikutnya dengan masing-masing tujuh poin.
Susunan pemain
Langsung mengambil inisiatif untuk menguasai pertandingan, Portugal terus mengembangkan tekanan. Tusukan Nani dan tendangan bebas Danny belum menghasilkan gol.
Saat masuk menit 10 jala Stojkovic bergetar. Dari skema tendangan sudut yang diambil pendek, Fabio Coentrao melepas umpan lambung ke depan gawang, sama sekali tak terkawal, Ricardo Carvalho membenamkan bola dengan sundulan keras. Sayang bek Monaco itu tak bisa melanjutkan pertandingan. Tujuh menit kemudian ia harus diganti oleh Jose Fonte karena cedera.
Serbia berusaha memberi reaksi setelah tertinggal 1-0. Beberapa kali mereka berhasil melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti tuan rumah, namun solidnya pertahanan menggagalkan tiap serangan.
Tak mampu mengancam gawang Rui Patricio, Cristiano Ronaldo mempertontonkan kebolehannya, setengah jam laga berjalan, ia melepas tendangan keras terarah dari luar kotak penalti, untung Stojkovic sigap menepisnya.
Dua menit berikutnya Ronaldo menusuk dari kiri hingga dekat tiang kanan dan melepas umpan rendah ke depan gawang, sia-sia karena tak ada yang menyambar si kulit bundar.
Tiago dan Moutinho sama-sama mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, namun tak membuahkan hasil. Tanpa tambahan gol, kedudukan 1-0 untuk Seleccao bertahan hingga turun minum.
Seperti juga pada babak pertama, Serbia mencoba membangun serangan lewat sayap kiri, tapi tetap saja mereka gagal menyulitkan Rui Patricio. Namun di menit 61 mereka sukses menyamakan skor.
Berawal dari skema tendangan sudut, bola dibelokkan oleh Radosav Petrovic dan Nemanja Matic yang berdiri di tiang jauh menyambarnya dengan tendangan akrobatik.
Sayang momentum itu hilang begitu saja, dua menit kemudian Fabio Coentrao merestorasi keunggulan tuan rumah. Umpan silang yang dilepas rendah oleh Joao Moutinho dengan mudah diteruskan oleh bek kiri Real Madrid itu.
Keunggulan yang membuat Portugal tetap tenang dalam memindahkan bola dan nyaman dalam menguasai pertandingan. Sejumlah pergantian pemain dilakukan kedua tim, tapi tak ada perubahan berarti.
10 menit terakhir Serbia berusaha semakin meningkatkan serangan, hal ini justru membuat lini belakang mereka berlubang. Dengan tidak adanya ancaman-ancaman berbahaya, skor tak berubah kala peluit panjang dibunyikan wasit Gianluca Rocchi.
Tambahan tiga poin ini mengangkat posisi Portugal menjadi pemimpin klasemen grup I dengan sembilan poin dari empat laga. Sementara Albania dan Denmark di posisi berikutnya dengan masing-masing tujuh poin.
Susunan pemain
Portugal : Rui Patricio; Bosingwa, Alves, Carvalho (Jose Fonte 17), Eliseu; Moutinho, Tiago, Coentrao (Quaresma 78); Nani, Danny (William 85), Ronaldo
Serbia : Stojkovic; Basta, Ivanovic, Nastasic, Kolarov; Petrovic, Matic; Markovic (Djuricic 65), Ljajic (Skuletic 85), Tadic (Tosic 78); Mitrovic.
Attempts (on target) : 11 (6) - 11 (4)
Tendangan sudut : 8 - 5
Pelanggaran : 9 - 12. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Prancis 2-0 Denmark
Piala Eropa 30 Maret 2015, 03:55
-
Hasil Pertandingan: Portugal 2-1 Serbia
Piala Eropa 30 Maret 2015, 03:37
-
Hasil Pertandingan: Belanda 1-1 Turki
Piala Eropa 29 Maret 2015, 04:49
-
Hasil Pertandingan: Bulgaria 2-2 Italia
Piala Eropa 29 Maret 2015, 04:42
-
Hasil Pertandingan: Jerman 2-2 Australia
Piala Dunia 26 Maret 2015, 04:35
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR