Kurang rapih di belakang, Denmark harus menerima banyak serangan sejak dimulainya pertandingan. Dua set piece langsung diperoleh tuan rumah pada empat menit pertama. Sementara pemain yang begitu enerjik, Benoit Tremoulinas kerap maju menyerang dari posisi bek kiri dan benar-benar merepotkan tim tamu.
Pada menit ke-14 pendukung tuan rumah bersorak merayakan gol. Alexandre Lacazette berhasil memanfaatkan rebound hasil tendangan Antoine Griezmann yang digagalkan Kasper Schmeichel.
Serangan kembali dibangun oleh Tremoulinas, umpannya berhasil dikontrol dengan baik oleh Payet, sayang sundulan Giroud belum tepat sasaran. Menuju 30 menit berjalannya laga, Schmeichel kembali harus berjuang karena lunaknya pertahanan. Kali ini ia menggagalkan tendangan Lacazette.
Tetapi Schmeichel kembali tak berdaya di menit 38, dengan cerdik Geoffrey Kondogbia melepas umpan terobosan yang membelah pertahanan lawan, dan Olivier Giroud melanjutkannya dengan tendangan silang ke kiri gawang.
Satu menit jelang turun minum, Denmark mendapat peluang bagus. Bendtner yang mencetak hattrick ke gawang Amerika Serikat, kali ini gagal memaksimalkan chip ball Krohn Dehli. Kedudukan pun tak berubah, 2-0 bagi Prancis.
Di awal babak kedua pun terlihat tidak ada perbedaan dengan 45 menit sebelumnya. Prancis menguasai bola dan berusaha untuk terus menyerang.
Tuan rumah meminta penalti setelah Lacazette dipepet dua bek lawan seusai menerima umpan Tremoulinas, wasit tak bergeming pertandingan pun terus berlanjut.
Lewat satu jam berjalannya laga, Denmark mulai terlihat lebih hidup. Tendangan Eriksen digagalkan Ruffier sementara tendangan Nicklas Bendtner membentur mistar.
Ketajaman Les Bleus di lini depan sama sekali tak terlihat di babak kedua ini sampai muncul Koscielny. Setelah usaha pertamanya diblok, peluang keduanya dengan berusaha memanfaatkan rebound belum juga mengubah skor. Tiga menit injury time terlewati, kemenangan 2-0 pun membuat publik sepakbola Prancis bisa kembali tersenyum.
Susunan pemain
Prancis : Ruffier; Jallet (Sagna 90), Varane, Koscielny, Tremoulinas; Schneiderlin (Kurt Zouma 82), Kondogbia (Guilavogui 60); Lacazette (Matuidi 71), Payet (Valbuena 83), Griezmann (Fekir 60); Giroud.
Denmark : Schmeichel; L. Jacobsen, Sviatchenko (K Hansen 77), Kjaer, Boilesen (A Christiansen 46); Eriksen (Schone 83), Wass (S Poulsen 46), Kvist (Delaney 88), Krohn-Dehli; Bendtner, Vibe (N Jorgensen 58)
Statistik pertandingan
Attempts (on target) : 16 (5) - 10 (2)
Tendangan sudut : 11 - 5
Pelanggaran : 10 - 5
Ball poss : 51 - 49. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Prancis 2-0 Denmark
Piala Eropa 30 Maret 2015, 03:55
-
Hasil Pertandingan: Portugal 2-1 Serbia
Piala Eropa 30 Maret 2015, 03:37
-
Hasil Pertandingan: Belanda 1-1 Turki
Piala Eropa 29 Maret 2015, 04:49
-
Hasil Pertandingan: Bulgaria 2-2 Italia
Piala Eropa 29 Maret 2015, 04:42
-
Hasil Pertandingan: Jerman 2-2 Australia
Piala Dunia 26 Maret 2015, 04:35
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 13:33
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 9 Januari 2026, 13:15
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR