
Bola.net - Sepanjang kariernya, Cristiano Ronaldo pernah mengisi beberapa posisi di lapangan. Dia mulai sebagai winger kiri dengan pergerakan gesit, lalu menjelma jadi striker mematikan dengan keunggulan fisik dan visi.
Kualitas Ronaldo dalam menjebol gawang lawan tidak perlu diragukan lagi. Terbaru, di usia 39 tahun, dia baru saja memecahkan rekor top skor Liga Arab Saudi dengan catatan 35 gol.
Ronaldo, berdasarkan pengalaman dan kerja keras selama bertahun-tahun, unggul dalam membaca peluang di kotak penalti lawan. Kapten Portugal ini menjelma jadi predator mematikan setiap kali memasuki area tersebut.
Ketajaman Ronaldo ini pun diperhatikan oleh rekannya di Portugal, Cedric Soares. Bahkan menurutnya semua penyerang muda harus mempelajari cara Ronaldo menyerang kotak penalti.
Pemain komplet, harus belajar dari Ronaldo
Ancaman Ronaldo di depan gawang lawan memang tidak perlu dipertanyakan lagi. Sudah banyak kiper top yang dibuat menderita oleh Ronaldo. Dia bisa mencetak gol dengan kaki kiri, kaki kanan, dan sundulan dengan sama baiknya.
Soares pun melihat rekannya di tim nasional itu sebagai contoh sempurna. Ronaldo adalah role model untuk penyerang yang ingin meningkatkan ketajaman mereka.
"Cristiano adalah pemain yang sangat komplet. Dia sangat bagus dalam situasi satu lawan satu, dia bisa menggiring bola, dan tembakannya hampir selalu tepat sasaran," kata Soares.
"Anda membutuhkan kualitas tinggi untuk melakukan semua itu."
Belajar dari Ronaldo
Selain ketajaman dalam menembak bola, Soares juga menyoroti kecerdikan Ronaldo dalam membuat pergerakan di kotak penalti. Ronaldo bisa memilih waktu dengan pas, visinya luar biasa.
"Saya sering bicara dengan rekan-rekan setim saya dan berkata: 'Belajarlah dari Cristiano. Ketika menyerang kotak penalti, dia adalah contoh terbaik yang bisa dipelajari'. Pemilihan waktunya memang luar biasa," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ingin Jadi Penyerang Top? Coba Amati Pergerakan Cristiano Ronaldo!
Piala Eropa 29 Mei 2024, 09:45
-
Bukan Ronaldo, Wayne Rooney Malah Sebut Messi Sebagai GOAT
Liga Inggris 28 Mei 2024, 19:38
LATEST UPDATE
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR