
Bola.net - Luciano Spalletti yakin dengan nasib timnas Italia yang akan memanfaatkan momentum untuk meraih poin yang mereka butuhkan demi lolos ke Euro 2024, jelang laga krusial menghadapi Ukraina.
Gli Azzurri akan melawan Ukraina dalam partai penentu di Grup C kualifikasi Euro 2024. Rencananya, duel seru kedua tim bakal berlangsung di BayArena, Selasa (21/11/2023) dini hari WIB.
Sementara Inggris telah mengamankan tempat di Euro 2024 sebagai juara Grup C, Italia dan Ukraina akan bertarung untuk memperebutkan posisi kedua dan tempat kualifikasi terakhir.
Jika Italia kalah, maka hal itu akan mengakhiri harapan juara Eropa saat ini untuk lolos langsung ke putaran final tahun depan di Jerman dan mengirim mereka ke babak playoff.
Simak komentar Spalletti di bawah ini.
Waspadai Ukraina
Gianluigi Donnarumma dan kolega hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan diri lolos ke Euro tahun depan, mengingat mereka unggul head to head atas sang lawan usai kemenangan 2-1 di San Siro pada bulan September.
"Tabel klasemen mengatakan bahwa Ukraina memiliki poin yang sama banyaknya dengan Italia, jadi tidak ada yang diunggulkan besok," tegas Spalletti.
"Ukraina mempersiapkan diri sebaik mungkin, saya memperkirakan mereka akan bermain menyerang, karena Serhiy Rebrov memiliki pendekatan yang positif terhadap permainan.
"Kami harus tetap fokus, namun saya rasa cara kami menghadapi lawan sudah tepat. Kita harus memiliki keseimbangan, tentu saja, karena Ukraina sangat berbahaya dalam serangan balik, jadi melakukan pencegahan akan sangat penting."
Kondisi Siap Tempur
Kemudian Spalletti juga mengatakan bahwa seluruh pasukannya dalam berada kondisi siap tempur. Ia berharap pada lawatan mereka di Jerman nanti sanggup meraih tiga poin penting untuk timnas Italia.
"Para pemain dalam kondisi baik, ada kualitas di setiap lini dan potensinya sangat besar. Kami pergi ke Jerman dengan pengetahuan bahwa kami bisa mendapatkan hasil [positif]," imbuh Spalletti.
"Beberapa pemain penting telah bergabung kembali dengan kami, seperti [Federico] Chiesa, yang tahu bagaimana membuat perbedaan, dan kami harus mengetahui beberapa elemen baru yang dapat membawa tim nasional ini maju di masa depan.
"Sikap kami harus memainkan permainan seperti yang telah kami persiapkan dan bicarakan, tidak hanya sejak pekan ini tetapi sejak kami mulai bekerja sama."
Saatnya Curi Hati Penggemar Italia
Italia sendiri tidak terkalahkan dalam sembilan pertemuan terakhir mereka dengan Ukraina, namun Spalletti tetap mewaspadai pada ancaman yang hadir dari Oleksandr Zinchenko dan Mykhaylo Mudryk.
"Mereka kuat dan bertenaga dalam serangan, mereka memiliki pemain-pemain yang sedang dalam performa bagus di liga-liga yang mereka ikuti," ujar pelatih berusia 64 tahun.
"Kami harus bermain sebagai sebuah tim dan memberikan semua yang kami miliki. Besarnya pertandingan ini menunjukkan bahwa kami harus melampaui kemampuan kami. Kami ingin mencuri hati para pendukung Italia dan ini adalah momen yang tepat untuk melakukannya.
"Kami sangat menginginkan kualifikasi ini. Ada beberapa momen sulit, namun kami berhak untuk berada di posisi ini. Kami hanya perlu berpikir untuk meraih hasil tanpa harus bergantung pada orang lain."
Sumber: Tuttomercatoweb
Penulis: Yoga Radyan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Ukraina vs Italia 21 November 2023
Piala Eropa 20 November 2023, 08:31
-
Jagokan Italia Lolos, Pelatih Timnas Ukraina Kecam Komentar Aleksander Ceferin
Piala Eropa 20 November 2023, 08:10
-
Jalani Partai Hidup Mati, Saatnya Timnas Italia Tuntaskan Nasibnya Sendiri Lawan Ukraina
Piala Eropa 20 November 2023, 05:50
-
Italia Tumbang dari Inggris, Bagaimana Peluang Gli Azzurri Lolos ke Euro 2024?
Piala Eropa 18 Oktober 2023, 06:15
LATEST UPDATE
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
-
Swiss Berdiri di Ambang Sejarah dan Yakin Bisa Melampauinya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:36
-
Jude Bellingham, Magis 98 Detik, dan Sebuah Kemenangan Epik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:30
-
Carlos Queiroz Akhiri Kiprah Sebagai Pelatih Ghana
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:21
-
Christian Pulisic, Kepemimpinannya Melampaui Statistik
Piala Dunia 6 Juli 2026, 19:06
-
Nyland Kokoh di Bawah Mistar, Haaland Mematikan di Barisan Depan
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:39
-
Ketika Inggris Keluarkan Kemampuan Terbaik dalam Situasi Paling Sulit
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:13
-
Ini Bukan Akhir, Melainkan Awal Siklus Baru Brasil
Piala Dunia 6 Juli 2026, 18:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR