
Bola.net - Marco Verratti menegaskan bahwa Italia harus menunjukkan keyakinan penuh menjelang duel kontra Austria di babak 16 besar Euro 2020. Italia yang sekarang punya potensi besar.
Di awal turnamen, tidak ada yang menyebut Italia sebagai favorit juara. Pasukan Roberto Mancini seolah-olah tidak diperhatikan, bergerak di bawah bayang-bayang.
Namun, segalanya berubah setelah turnamen berlangsung. Italia menyuguhkan salah satu permainan terbaik di Euro 2020. Mereka bermain sangat rapi dan percaya diri.
Verratti sendiri baru bisa bermain di matchday 3 fase grup karena baru pulih dari cedera. Dia yakin betul bahwa Italia yang sekarang punya peluang besar jadi juara.
Keyakinan penuh
Bagi Verratti, langkah ke fase gugur akan menuntut hal baru dari skuad Italia. Mereka harus bermain dengan keyakinan tinggi, tidak boleh ada sedikit pun keraguan. Tim harus bersatu mengatasi tekanan dan berjuang mencapai target.
"Semakin jauh langkah kami, tekanan akan semakin besar, tapi kami membutuhkan antusiasme yang tepat untuk memainkan sepak bola kami. Itulah satu-satunya cara mencapai sesuatu yang istimewa," kata Verratti di Football Italia.
"Jika Anda tidak memasang target, sulit untuk berkembang dan mencapainya. Terkadang detail kecil dapat jadi pembeda di laga-laga alot dan kami harus memberikan segalanya, yakin penuh, dan kita lihat saja apa yang akan terjadi."
Kembali bermain
Verratti sempat diragukan akan bermain karena cedera lutut, bahkan dia harus melewatkan dua laga pertama Italia di Euro 2020. Namun, ternyata dia masih mendapatkan kesempatan dari Roberto Mancini dan baginya itu luar biasa.
"Pertandingan itu [vs Wales] terasa emosional bagi saya dan saya senang bisa kembali melakukann hal yang paling saya suka, bermain sepak bola, khususnya di kompetisi yang sangat penting bagi kami," sambung Verratti.
"Saya selalu menjalin kontak dengan Roberto Mancini dan saya harus berterima kasih kepadanya karena mau menunggu dan memberi saya kesempatan berada di sini," tandasnya.
Sumber: Football Italia
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Lawan Jerman, Kamp Inggris Ogah Bicarakan Semifinal Euro 1996
- No Debat! Cristiano Ronaldo adalah Pencetak Gol Terbaik dalam Sejarah
- Asli Kocak! Ini Meme-meme Lucu Dubravka Saat Bikin Gol Bunuh Diri Lawan Spanyol
- Rapor pemain Juventus di Fase Grup Euro 2020: Ronaldo Wow, Szczesny dan Demiral Waduh
- Cristiano Ronaldo Dominasi Catatan Rekor pada Matchday Pamungkas Fase Grup Euro 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Data dan Fakta Euro 2020: Italia vs Austria
Piala Eropa 25 Juni 2021, 15:04
-
Prediksi Euro: Italia vs Austria 27 Juni 2021
Piala Eropa 25 Juni 2021, 15:03
-
Eks Pelatih Prancis: Italia Calon Juara Euro 2020, yang Lain Meragukan
Piala Eropa 25 Juni 2021, 11:52
-
Timnas Italia 11 Nirbobol Beruntun, Bomber Austria: Siapa Takut!
Piala Eropa 25 Juni 2021, 11:26
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Newcastle vs Qarabag FK: Posisi Hampir Tak Tergoyahkan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:03
-
Inter vs Bodo/Glimt: Nerazzurri Mengejar Mukjizat
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:02
-
Atletico Madrid vs Club Brugge: Penentuan di Metropolitano
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:01
-
Arsenal Memang Terlalu Tangguh! Melihat Rahasia Kemenangan Telak di Derby London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
















KOMENTAR